Friday, 10 February 2017

Mekanik Bengkel Di Tenayan Raya Masuk Jeruji Gara-Gara Niduri Anak Usia 13 Tahun

Tags



SukesPos.com, Pekanbaru - Pergaulan anak zaman sekarang sangat mengkhawatirkan. Dalam usia yang masih bau pesing, sudah tahu istilah tidur bareng dan hubungan intim. Hasilnya, anak-anak banyak yang sudah rusak.

Seperti yang terjadi di Kota Pekanbaru ini, seorang siswi berusia 13 tahun sebut saja namanya M, sudah nekat berpacaran dengan seorang mekanik bengkel inisial AD (17) dan berhubungan intim seperti suami istri.

Akibatnya, si gadis kecil ini rusak kehormatannya sementara si pria kandas cita-citanya terkurung di jeruji besi penjara. Semua karena pergaulan yang rusak dan tontonan yang sangat merusak moral, hingga anak-anak menjadi kehilangan akal sehat.

Pria AD ini ditangkap polisi pada Kamis 08 Februari 2017 sekira pukul 12.30 Wib. Dia dilaporkan orangtua pacarnya dengan nomor laporan polisi LP/60/II/2017/Riau/Polresta Pku/Sektor Tenayan Raya tanggal 02 Februari 2017.

Orangtua gadis kecil ini inisial T yang beralamat di Jalan Seroja Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru merasa tidak terima keperawanan anaknya telah direnggut sang pacar yakni AD dalam usia yang masih sangat kecil.

Orangtua gadis pun melaporkan AD yang merupakan mekanik di salah satu bengkel dan tinggal tak jauh dari rumah pelapor yakni di Jalan Seroja Gg Bunga Tanjung Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru.

Hubungan intim kedua anak-anak ingusan ini diketahui orangtua si gadis pada Ahad tanggal 29 Januari 2017 sekira pukul 15.00 Wib. Dimana, awalnya M pamit kepada orangtuanya untuk mengerjakan tugas kelompok di rumah teman sekolahnya inisial F.

M kemudian bertemu dengan AD dan mereka kemudian keliling dan sampai ke Jalan Palembang Ujung kelurahan Kulim kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru. Karena tempatnya yang sepi dan jauh dari keramaian, kedua anak yang masih bau pesing ini kemudian memadu asmara hingga berhubungan intim seperti pasangan suami istri.

Setelah puas, keduanya kemudian bergegas berkemas-kemas dan M diantarkan pulang. Namun yang namanya masih anak kecil masih polos, kejadian itu pun terbongkar dan diketahui orangtuanya yang berujung pada laporan polisi.

AD pun diburu dan disergap polisi kemudian dibawa ke Polsek Tenayan Raya guna keperluan penyidikkan dan setelah pemeriksaan, pelaku dititipkan di Rutan anak-anak Pekanbaru guna untuk penyidikan lebih lanjut.

AD pun dikenakan UU Perlindungan Anak pasal 81 UU RI no.35  tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dari kejadian ini, setidaknya menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kalangan remaja lainnya, jauhi pacaran, jauhi seks bebas, dan jauhi tontonan yang saat ini sangat banyak merusak moral. Sibukkan diri dengan menuntut ilmu dan pilihlah teman yang baik, tak perlu gaul yang penting harga diri terjaga.

Jika kehormatanmu wahai wanita sudah direnggut dengan murahan tanpa mahar pernikahan, ketahuilah, masa depanmu sudah sangat hancur tidak lagi terselamatkan, akan menjadi petaka di malam pertama nantinya dengan suami yang sah, dan azab dosa zina yang ancamannya sangat luar biasa.

Bagi pria, memang tidak akan ada dampak secara kasat mata, namun dinginnya lantai penjara akan menjadi alas tidurmu. Itu baru sekedar hukum di dunia, di akhirat kelak lebih pedih lagi.



EmoticonEmoticon