Thursday, 27 July 2017

42 Kursi Calon Praja IPDN Riau Diperebutkan

Tags



SuksesPos.com, Pekanbaru, Persaingan ketat untuk mengisi 42 kursi calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Provinsi Riau telah sampai pada tahap psikotest.

"Psikotestnya sendiri dilaksanakan di SMA Negeri 8 Pekanbaru dengan diikuti 126 peserta yang dibagi dalam dua ruang ujian," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan di Pekanbaru, Kamis (27/7/2017).

Adapun lima tahapan tes yang harus dilalui calon praja IPDN yakni seleksi Administrasi, Tes Kompetensi Dasar (TKD), Tes Kesehatan, Psikotest, dan Pantokhir.

Pada tahap TKD, mereka akan melalui serangkaian tes yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Menurut Ikhwan, nilai tinggi yang diperoleh dalam CAT saja tidak dapat menjamin kelulusan calon praja. Sebab, pantukhir akan disesuaikan berdasarkan dari hasil seluruh tes, baik tes kesehatan maupun psikotest.

"Ada kejadian ketika hasil CAT nya rangking tiga atau empat, tapi tes kesehatannya tidak lulus. Tidak ada jaminan hanya sari satu tes saja," kata mantan Kepala Biro Hukum dan HAM Setdaprov Riau ini. 


Polisi Pantau Pungutan Forkogip kepada Guru Kuansing Senilai Rp.502,4 Juta

Tags



SuksesPos.com, Telukuantan,Adanya pungutan yang dilakukan Forum Komunikasi Guru dan Insan Peduli Pendidikan (Forkogip) Kuantan Singingi (Kuansing) kepada guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) menjadi sorotan publik.

Begitu juga dengan aparat kepolisian, mengingat dana yang diminta sangat fantastis. Dimana, seorang guru dimintai uang minimal Rp200. Kendati Forkogip tidak memaksa, namun tak sedikit guru yang sudah menyetor.

Jika 2.512 orang memenuhi keinginan Forkogip, maka dana yang terkumpul senilai Rp502,4 juta. Dana tersebut akan dipergunakan untuk biaya advokasi dikarenakan proses hukum belum jelas.

Menanggapi hal ini, Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk, MH melalui Kasat Reskrim AKP Johari menyatakan pihaknya akan memonitor iuran tersebut.

"Kalau ada yang keberatan, silahkan lapor sama kami (polisi). Kami akan memproses kalau ada yang keberatan. Kendati demikian, kita tetap akan awasi," ujar Johari kepada GoRiau.com, Rabu (26/7/2017).

Terkait proses hukum TPG, Johari menyatakan bahwa dalam minggu depan akan dilaksanakan ekspos di Dirkrimsus Polda Riau.

"Saat ekspos besok, kita sudah minta kepada Dirkrimsus agar memperbolehkan penasehat hukum guru hadir. Supaya mereka tahu seperti apa proses hukumnya," ujar Johari.


Wednesday, 26 July 2017

Eko Pemenang Sayembara Desain Logo Hari Jadi Bengkalis ke-505

Tags



SuksesPos.com, Bengkalis, - Dalam rangka menyambut Hari jadi Bengkalis ke 505, dua orang anak muda asal Bengkalis mengadakan Sayembara Desain Logo untuk menyemarakkan perayaan tersebut.

Panitia penyelenggara, Dhonal Jhack dan Sukma Irawan Auzar ketika ditemui menjelaskan bahwa ini adalah bentuk kepedulian terhadap perkembangan kreatifitas anak negeri dan juga merupakan upaya memeriahkan perayaan hari jadi Bengkalis.

"Alhamdulillah, Sayembara Desain Logo Hari Jadi Bengkalis yang sederhana ini telah selesai kami laksanakan. Selamat kepada Eko Ade Atma dengan desain perahu layar yang terbentuk dari angka 505 dan kata Bengkalis yang berbentuk ikan terubuk," kata Dhonal Jhack, Selasa (25/07/2017), dikutip halloriau.com.

Pria yang akrab disapa Jek ini menerangkan bahwa banyak anak Bengkalis yang mempunyai bakat dalam hal desain grafis, namun belum mendapatkan wadah saja untuk menyalurkannya.

"Sangat sayang jika potensi besar seperti ini tersia - sia kan, padahal ini merupakan penyaluran positif buat kreativitas anak muda generasi penerus kedepan," imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Sukma Irawan Auzar bawa dalam kontes sayembara yang berawal dari sosial media facebook, maka harus berakhir di facebook, itulah yang ingin di kedepankan dalam ajang kali ini.

"Dalam sayembara ini, kami melibatkan masyarakat untuk memberikan masukan dan dukungan terhadap hasil karya yang diperlombakan, namun banyaknya komentar dan jumlah like bukanlah jaminan untuk menjadi pemenang," ujar Sukma.

Sukma juga mengatakan, panitia saat ini sedang mengupayakan untuk membuat frame atau bingkai di facebook agar dapat digunakan oleh masyarakat luas.

"Ini salah satu bentuk dukungan kita kepada para desainer. Karya yang menang akan kita nobatkan untuk dijadikan frame di facebook seperti yang sedang ramai dilakukan oleh pengguna sosial media lainnya," pungkasnya.


Debt Collector Adira Aniaya Nasabahnya.

Tags



SuksesPos.com, Aksi brutal debt collector di Kota Pekanbaru, Riau mulai menjadi-jadi. Tak sekedar merampas, kali ini gerombolan penagih utang dari PT Adira ini mengakibatkan nasabahnya mengalami cidera.

Seperti dialami Kliman Tirta Agung, pria berusia 35 tahun itu dianiaya debt collector PT Adira saat salah seorang keluarganya telah menunggak angsuran kredit mobil selama empat bulan.

Dalam peristiwa yang terjadi Selasa (25/7/2017) sekitar pukul 17.30 WIB itu, keluarga korban didatangi segerombolan debt collector PT Adira saat berada di Jalan Siak II, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Salah seorang debt collector berinisial Ag akan menarik mobil yang dikredit oleh keluarga korban. Kemudian nasabah malang tersebut meminta kelonggaran kepada pihak PT Adira dan bersedia membayar tiga bulan tunggakan.

Namun, tiba-tiba saja pelaku Ag tidak terima dan langsung mengeroyok korban Kliman hingga menderita luka memar pada wajah sebelah kanan dan kaki kanannya akibat dianiaya debt collector PT Adira.

Akibat penganiayaan itu, korban akhirnya membuat laporan ke Polresta Pekanbaru, dengan  harapan para pelaku penganiayaan tersebut dapat segera ditangkap dan diproses hukum.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino SH MH, Rabu (26/7/2017) membenarkan adanya laporan terkait kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh segerombolan debt collector PT Adira saat akan melakukan penarikan paksa kendaraan nasabahnya yang telah menunggak empat bulan.

"Kasus pengeroyokan yang dilakukan debt collector sedang kita selidiki, sementara ini sejumlah saksi sudah kita mintai keterangannya, termasuk visum korban," kata Kasubag saat dikonfirmasi GoRiau.com melalui selularnya, Rabu siang.

"Penyidik masih mengumpulkan alat bukti. Ciri-ciri serta identitas para pelaku sudah dikantongi, setelah cukup alat bukti, para pelaku bisa segera diproses hukum," pungkasnya.


Tuesday, 25 July 2017

Kepsek SMP 15 Akui Kesalahan Pihak Sekolah Terkait Seragam Sekolah

Tags



SuksesPos.com, -Pekanbaru, - Kepala SMPN 15 Pekanbaru Inong Roni,S.Pd mengakui adanya kesalahan pihak sekolah terkait seragam sekolah yang belum diterima siswanya.


Diberitakan sebelumnya oleh berbagai media bahwa orang tua siswa menggelar  aksi protes kepada pihak sekolah karena sudah satu tahun yakni sejak tahun 2016 lalu hingga Juli 2017 masih ada siswa yang belum mendapatkan baju seragam sekolah. Informasi yang didapat dari orang tua siswa yang saat ini duduk dikelas VIII( kelas 2 red)tersebut sudah membayar sebesar Rp.1,8 juta per siswa unyuk lima setel pakaian seragam. Namun sampai satu tahun belum semua seragam sekolah diterima oleh siswa. Makanya orang tua siswa menggelar aksi protes mempertanyakan kejelasannya.


Menanggapi hal tersebut diatas, Inong Roni,S.Pd kepala SMPN 15 Pekanbaru ketika dikonformasi, Senin(24/7/2017) diruang kerjanya menngakui hal tersebut adalah kesalahan pihak sekolah dan segera menyelesaikannya.


" Saya akui hal tersebut kesalahan pihak sekolah. Sekolah akan bertanggungjawab untuk menyelesaikan secepatnya. Untuk itu kami mohon orang tua siswa untuk tetap bersabar. Segera kita selesaikan," tegas Inong.


Lebih jauh dikatakannya, persoalan ini sudah diketahui oleh pihak Dinas Pendidikan Kota dan  Komisi III DPRD kota Pekanbaru.


Inong yakin dalam waktu dekat ini, seragam sekolah sudah siap dan dibagikan kepada peserta didik.(jun).


Rangsang Pesisir Belum Ada Puskesmas.

Tags



SuksesPos.com, Selatpanjang,Hingga saat ini, Rangsangpesisir belum memiliki Puskesmas dan kantor camat yang baru. Bupati Kepulauan Meranti Drs H irwan belum berniat membangun kantor pemerintahan di sana.

"Saat ini semua itu belum dapat diakomodir," ujar Irwan.

Dijelaskan H Irwan, belum dibangunkannya kantor pemerintahan dan Puskesmas bukan karena Pemda tidak peduli. Tetapi, Pemda lebih fokus pada pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat. Seperti jalan poros, jembatan, listrik, serta air bersih.

"Yang memberikan dampak langsung pada masyarakat guna memudahkan akses dan perkembangan ekonomi," ujar H Irwan.

Kata Irwan, jika dibangun gedung kecamatan, maka yang bisa menikmati itu hanya orang yang bekerja di kantor tersebut. Tetapi, kalau dibangun jalan maka semua masyarakat dapat menikmatinya. Dicontohkan H Irwan, jika Rp5 miliar dana membangun kantor dialihkan untuk membangun jalan, bisa berpuluh-puluh KM jalan (terbangun).

Tiap tahun Pemda menganggarkan belasan miliar untuk membangun infrastruktur jalan di Kecamatan Rangsangpesisir. Sejauh ini jalan-jalan di Rangsangpesisir sudah bagus meski belum dilakukan hotmix.

Tak hanya itu, kata H Irwan juga, mulai 2018 nantinya, akan diprogramkan pembangunan jalan secara multiyears. Agar, dalam beberapa tahun kedepan semua jalan di Pulau Rangsang dapat selesai (terhubung) dan akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa.

Selain membangun jalan, di Pulau Rangsang juga perlu sentuhan investor. Dimana Rangsangpesisir sangat berpotensi untuk pengembangan pertanian. Potensi ini dapat dijadikan wisata pertanian dan itu telah dimulai oleh Desa Tenggayunraya dengan membuat kawasan tujuan wisata perkebunan.

Saat ini, kabarnya sudah investor dari PT Dipasena Lampung yang bergerak di bidang perikanan, budidaya udang windu tertarik untuk berinvestasi di Pulau Rangsang. Investor ini berencana membeli lahan masyarakat yang tidak terpakai dan jika itu terwujud, tentunya akan banyak membuka lapangan kerja dan otomatis akan mengurangi pengangguran di Rangsangpesisir.

"Ini Pulau masa depan kita. Jangan sampai ketika Rangsang berkembang, masyarakat tempatan justru terhalau keluar, pungkasnya.


Luar Biasa, T.Aliya Putri Indrawita Siswa SMPN 4 Pekanbaru Mewakili Riau Nyanyian Solo FLS2N Tingkat Nasional

Tags



SuksesPos.Com,-Pekanbaru,- Luar biasa,  inilah kata yang patut disampaikan kepada T.Aliya Putri Indrawita siswa SMP 4 Pekanbaru yang akan mewakili Provinsi Riau lomba nyanyian solo pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional(FLS2N) SMP tingkat nasiomal. Dimana sebelumnya Ia telah berhasil meraih juara I pada ajang yang sama di tingkat Provinsi Riau, kemaren.


Kepala SMP 4 Pekanbaru H.Ridwan,S.Pd, M.Pd ketika dikonfirmasi, Senin(24/7/2017) menyebutkan bahwa siswanya yang bernama T.Aliya Putri Indrawita telah sukses meraih juara 1 nyanyian solo FLS2N SMP tingkat Provinsi dan akan menjadi wakil Riau di ajang yang sama pada level nasional.


"Alhamdulillah siswa kita berhasil keluar sebagai juara 1 nyanyian solo FLS2N SMplP tingkat Provinsi Riau dan akan menjadi duta Riau pada FLS2N tingkat nasional mendatang, "ujar Ridwan.


Dikatakan, keberhasilan yang diperoleh adalah prestasi yang cukup membanggakan dan mengharumkan nama sekolah.


Lebih jauh, Ridwan menyebutkan, siswanya tersebut adalah memang mempunyai kompetensi vokal yang sangat bagus. " Pihak sekolah terus mendukung siswa yang berbakat seperti Aliya. Semoga siswa kita yang satu ini dapat pula mengharumkan Riau di tingkat nasional," harap Ridwan.


T.Aliya Putri Indrawita ketika di konfirmasi mengatakan dirinya merasa senang dan bangga atas keberhasilan yang di peroleh.


" Alhamdulillah saya senang dan bangga bisa mengharumkan nama sekolah dan kota Pekanbaru. Semoga juga bisa berhasil pula ditingkat nasional nanti," tutur Aliya.


Menurut Aliya, keberhasilan yang diperoleh berkat kerja keras dan latihan intenship selama ini. Kemudian bimbingan para guru pembimbing, dukungan pihak sekolah maupun Pemko Pekanbaru.


Aliya bertekat akan terus mengasah kemampuan vokalnya agar mampu bersaing dan sukses pula di tingkat nasional.


" Saya akan terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk berjuang mengharumkan nama Riau. Targetnya menjadi sang juara di level naaional nanti," tegas Aliya Optimis.(jun).


Saturday, 22 July 2017

Tari Serindit SMPN 1 Rangsang Optimis Raih Juara 1 FLS2N Tingkat Provinsi Riau 2017

Tags

SuksesPos.com, Pekanbaru, - Group Tari Serindit SMPN 1 Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti Optimis meraih juara 1 pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional(FLS2N) tingkat Provinsi Riau tahun 2017.


Dari 12 peserta utusan Kabupaten dan Kota Se-Riau, graup tari Serindit SMPN 1 Rangsang yang menjadi duta Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut optomis keluar sebagai sang juara.


Pembina yang juga pencipta Tari Serindit SMPN 1 Rangsang Fitriani,S.Pd ketika dikonfirmasi disela-sela acara festival di Hotel Furaya Pekanbaru, Sabtu(22/7/2017) pagi menyebutkan, Target yang ingin dicapai graup tari serindit adalah meraih kemenangan sebagai sang juara.


" Target kita menang, saya yakin tim tari serindit dari SMPN 1 Rangsang keluar sebagai sang juara, Isnya-Allah kita juara 1," Ujar Fitriani Optimis.


Menurut Fitriani, sebelumnya gruop tari asuhannya itu telah keluar sebagai jura 1  pada ajang yang sama di tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti. Sekarang sebagai wakil Kabupaten Meranti di tingkat Provinsi bersaing dengan 11 tim dari Kabupaten/Kota se Riau.

Diakuinya, memang cukup berat menjadi sang juara, karena tim lawan dari Kabupaten lain juga cukup bagus. Namun Fitriani optimis tim tari yang di binanya tersebut meraih juara 1,  karena tim tari serindit ini  sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin dengan latihan secara intenship.


"Dengan persiapan yang matang Saya yakin target yang ingin dicapai akan dapat wujud," tutur Fitriani.


Lebih jauh lagi Fitriani menerangkan bahwa,  pada festival kali ini tema yang diangkat adalah mengenai Flora dan Fauna. Untuk itu,  tim tari dari SMPN 1 Rangsang sengaja mengangkat tari serindit yakni burung yang menjadi Ikon dan kekayaan alam bumi melayu lancang kuning. Dimana burung serindit dalam hidupnya selalu berkelompok dan  bersama-sama, saling berbagi dan saling melindungi. Inilah pelajaran yang dapat dipetik dari tari serindit, jelas Fitriani.


Adapun tim tari serindit tersebut beranggotakan lima siswa yakni Silvi, Mila, Cici, Vina dan Umi.

Ditempat yang sama Offecialnya Muhammmad Fauzi,S.Pd menambahkan,tim tari serindit sengaja dipersiapkan untuk mengikuti FLS2N tingkat provinsi. Targetnya menjadi pemenang dan menjadi wakil Riau pada ajang yang sama di level Nasional bahkan Internasional.


Menurut Fauzi, dalam mengikuti FLS2N tingkat Provinsi Riau, akomodasinya di biayai oleh pihak Pemkab. Kepulauan Meranti. Melalui kesempatan ini kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak, terutama Pemkab Meranti yang telah mendukung sepenuhya,  baik Finansial maupun spirit kepada tim tari serindit. Semoga apa yang diperjuangkan mendapatkan kesuksesan sesuai dengan target yang hendak dicapai, pungkas Fauzi.(jun)




Thursday, 20 July 2017

Presiden Jokowi Akan Hadir HAN di Pekanbaru, Polisi Siapkan Pengamanan

Tags



SuksesPos.com, Pekanbaru - Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 di Pekanbaru yang rangkaian acaranya digelar mulai hari ini, Rabu (19/7/2017) hingga Minggu (23/7/2017) mendatang, sebanyak 819 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan.

Terlebih, Presiden Republik Indonesia Jokowi, dijadwalkan hadir pada puncak acara, yakni hari Minggu di Gedung Daerah, Pekanbaru.

Personel gabungan pengamanan sendiri terdiri dari Satuan Brimob Polda Riau, Dit. Sabhara Polda Riau, Sat. Sabhara Polresta Pekanbaru, Polsek Jajaran, Dinas Perhubungan Pekanbaru, Sat. Pol PP Kota Pekanbaru, serta Damkar kota Pekanbaru.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi saat memimpin gelaran apel kesiapan pengamanan rangkaian kegiatan HAN, Rabu (19/7/2017) pagi di Mapolresta Pekanbaru mengatakan, sasaran pengamanan sendiri meliputi segala aspek.

"Sasaran dari rangkaian kegiatan pengamanan HAN 2017 ini dimulai dari orang, barang atau benda, tempat atau lokasi, serta rangkaian kegiatan itu sendiri," jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengaman untuk dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tegas, namun tetap humanis.

Sementara itu terpisah, Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Dodi Vivino menyebutkan, adapun sejumlah lokasi yang akan diamankan yakni mulai dari bandara SSK II, Hotel SKA Co Ex, Hotel Labersa, dan Gedung Daerah.

"Pengawalan dan pengamanan akan kita lakukan secara maksimal. Pengamanan bersifat berlapis, mulai dari Ring 1, Ring 2, dan Ring 3. Untuk pihak kepolisian dalam hal ini berada di Ring 3, Ring 1 dan Ring 2 akan diisi Paspampres dan TNI," bebernya.

Dikatakan Dodi, menurut informasi, sebanyak 3000 peserta dari kabupaten kota se Riau akan turut ambil bagian dalam acara ini.

Adapun beberapa kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka peringatan HAN di Pekanbaru ini yakni pertemuan Forum Anak Nasional (FAN), penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), dan lain-lain.


Wednesday, 19 July 2017

Gubernur Riau Paparkan Potensi Sagu di Jakarta

Tags


SuksesPos.com, Jakarta, - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Dirjen Penguatan Inovasi telah menetapkan lima provinsi terbaik masuk dalam nominasi Anugrah Iptek 2017 kategori Budhipura.

Kelima provinsi telah mempersentasekan keunggulan daerah masing-masing di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (19/7/17). Kelima provinsi tersebut antara lain Jawa Barat, Lampung, Riau, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman langsung hadir dan memaparkan keunggulan daerahnya, yakni sagu. Dipilihnya sagu, karena merupakan komunitas unggulan di Bumi Lancang Kuning.

"Kita mempersentasekan terkait sagu dan pengembangannya. Begitu juga dengan pembinaan bagi pelaku mulai dari petani hingga pengusaha sagu di kabupaten dan kota. Persentase sendiri langsung disampaikan Pak Gubernur (Arsyadjuliandi Rachman, red)," kata Kepala Badan Penelitiaan dan Pengembangan (Balitbang) Riau, Arbaini, mendampingi Gubri, di Gedung BPPT Kementerian Riset dan Perguruan Tinggi.

Masuknya Riau dalam nominasi tersebut, kata Arbaini, karena dinilai berhasil memanfaatkan dan mengembangkan teknologi serta mengaplikasikan sagu di tengah-tengah masyarakat.

"Konsistensi melaksanakan kerjasama dengan pebisnis dan para akedemi (kampus), bahkan yang lebih penting lagi, Gubernur selalu mempromosikan sagu di berbagai acara yang dia hadiri," sambung Arbaini.

Sagu, kata Arbaini, bisa menjadi pengganti makanan pokok. Produksi sagu terbesar di Riau berada di beberapa kabupaten seperti Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Bengkalis dan beberapa lainnya.

Selain itu juga, kata Arbaini, Gubernur Riau konsisten menjaga keseinambungan terhadap karya iptek dan inovasi serta pembinaan kabupaten dan kota.

"Pemenang Penghargaan Budhipura ini akan diumumkan pada 10 Agustus 2017 mendatang," ujar Arbaini.

Penghargaan Budhipura merupakan penghargaan tahunan dari Kemenristekdikti dan diberikan kepada pemerintah Provinsi yang secara signifikan memberikan perhatian serius kepada pengembangan kelembagaan, sumberdaya dan jaringan iptek. Sehingga menjadi lokomotif pembangunan di daerahnya.

Penghargaan ini dimulai sejak tahun 2012 dan merupakan instrumen kebijakan dari adanya peraturan bersama Menristek dan Mendagri RI tentang penguatan sistem inovasi daerah yang ditandatangani pada April 2012..


Monday, 17 July 2017

Gubri Puji Siswa SMA 8 Pekanbaru Raih Mendali Emas ICHO di Thailand.


SuksesPos.com, Pekanbaru,  - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman jadi inspektur pada upacara bendera di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8, Senin (17/7/17).


Kehadiran orang nomor wahid di Riau ini memberikan apresiasi atas keberhasilan Dean Fanggohans siswa SMAN 8 yang telah berhasil meraih medali emas The International Chemistry Olympiade (ICHO) di Thailand baru-baru ini.


ICHO adalah kompetensi tahunan untuk siswa kimia paling berbakat di dunia. Di mana, total ada 76 negara yang mengikuti kegiatan tersebut.


"Saya pertama ingin mengapresiasi dulu kepada kepala sekolah dan guru yang telah mendidik para siswa termasuk Dean yang telah berhasil meraih emas pada olimpiade kimia," kata Gubernur Riau Andi Sapaanya.


Dikatakan,  kesuksesan  ini begitu membanggakan. Betapa tidak, Dean Fanggohans merupakan salah satu dari empat utusan pelajar Indonesia yang mengikuti ICHO di Thailand serta berhasil meraih medali emas. Spesialnya lagi Dean ini adalah siswa SMAN 8. Berarti SMAN 8 ini hebat," ungkap Andi. 



Lebih jauh, Andi  memberikan motivasi kepada pelajar lainnya termasuk siswa siswa baru yang belajar di sekolah ini. Andi meminta kepada seluruh pelajar SMAN 8 ini dapat memberikan satu cambuk semangat atas keberhasilan yang ditoreh Dean sebagai motivasi.


Kehadiran kami hari ini selain mengucapkan selat atas keberhasilan ini, juga berharap kepada sisiwa baru juga dapat menjadi motivasi atas keberhasilan yang telah dihasilkan kakak kelasnya.


"Kehadiran kami hari ini selain mengucapkan selat atas keberhasilan ini, juga berharap kepada sisiwa baru juga dapat menjadi motivasi atas keberhasilan yang telah dihasilkan kakak kelasnya," pungkas Andi.(jun).


Tim Penggerak PKK Kampar Ikuti Harganas XXIV 2017 di Lampung

Tags


SuksesPos.com, Lampung,  - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kampar menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV 2017, yang diselenggarakan di Provinsi Lampung, 14 - 15 Juli 2017. Delegasi TP- PKK Kampar dipimpin langsung oleh ketua Hj Nuraini Azis Zaenal didampingi Muslimawati Catur Sugeng dan Murdaniati Nurrahmi. Turut serta juga mendampingi, Kadis PPKBP3A Edi Aprizal berama istri Ryades Edi Aprizal dan pengurus PKK lainnya, Drg. Awal Haenniwati.

Peringatan Harganas 2017 yang mengangkat tema  "Dengan Hari Keluarga Nasional, Kita Bangun Karakter Bangsa Melalui Keluarga yang Berketahanan" ini dihadiri oleh Ketua Umum TP PKK, Erni Gurtanti Tjahyo Kumolo didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Yustin Ficardo dan Ketua TP PKK dari beberapa provinsi Se-Indonesia.

Turut hadir Kepala BKKBN, Surya Chandra Surapati, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekda Provinsi Lampung, para pejabat tinggi madya dan pratama, baik Kemendagri dan BKKBN, SKPD Lampung serta Para Pengurus TP PKK dan instansi terkait dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum TP PKK, Erni Tjahyo Kumolo, dalam sambutannya menyebutkan bahwa momentum Hari  Keluarga Nasional merupakan salah satu simbol negara menuju kebangkitan semangat dalam membentuk keluarga yang sehat, sejahtera, berkualitas dan berketahanan.

"Mari bersama-sama bekerja keras untuk bersama-sama dalam menciptakan keluarga yang sehat dan mandiri dengan kerja keras PKK di seluruh Indonesia bersama BKKBN dan seluruh instansi terkait serta sinergi dengan mitra kerja," ungkap Ny. Erni Tjahyo Kumolo.

Ketua TP-PKK Kampar, Hj Nuraini Azis Zaenal dalam kesempatan yang sama menyampaikan, siap mengadopsi empat metode pendekatan dalam membentuk ketahanan keluarga sebagaimana yang menjadi tema Harganas 2017 ini. Keempat pendekatan itu adalah keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, serta keluarga peduli dan berbagi.

Momentum kegiatan Harganas 2017 di Lampung ini, juga digunakan oleh TP-PKK Kampar untuk bersilaturahmi dengan TP-PKK se-Indonesia. Selain itu juga untuk melihat potensi dari seriap daerah mulai dari budaya, kuliner dan kerajinan- kerajinan berupa kain dan lainnya yang digelar di stand bazar yang disiapkan panitia.

"Saya yakin, Kampar kedepan bisa bersaing dan tampil ditingkat Nasional. Kita juga punya kekayaan budaya, kuliner dan kerajinan yang menurut saya tidak kalah bagusnya. Hanya perlu sentuhan dan polesan, itu yang akan kita fokuskan kedepan," tutup Hj Nuraini Azis optimis.



Warga Asal Sumbar Belanjakan Uang Palsu di Riau, Sasaranya Warung Rokok

Tags

SuksesPos.com, Inhu, - Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) mengamankan tiga tersangka terkait uang palsu (upal), Kamis (13/7/2017) sore. Terungkap ketika salah seorang tersangka melakukan pembelian rokok di warung milik Ibu Masnauli Siregar di Dusun Putihan, Kelurahan Pangkalan Kasai.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM kepada Senuju.com membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka yang dilakukan jajaran Polres Inhu. Hal ini berdasarkan Laporan Polisi No.Pol : LP/49/VII/2017/RIAU/RES INHU/POLSEK SEBERIDA tanggal 13 Juli 2017.

Penangkapan di jalan lintas timur Dusun Putihan RT 002 RW 002 Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu. Ada pun ketiga pelaku kasus upal merupakan warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Diantaranya RESS (23) warga Tanjung Raya, JAA (33) warga Lubuk Basung dan Ri (18) warga Lubuk Basung. Sementara korban atas nama Masnauli br Siregar (48), warga RT 002 RW 002 Dusun Putihan, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida.

Guntur juga menjelaskan kronologis dari kejadian, sekira pukul 16.30 WIB, diduga para Pelaku belanja membeli sebungkus rokok Sampoerna Mild, Pop Mie dan snack di warung Ibu Masnauli (Korban) dan mereka langsung meninggalkan warung yang ditipunya itu.

Tak sampai di situ, pemilik warung merasa curiga terhadap 2 lembar uang pecahan Rp100.000 yang digunakan pelaku untuk belanja. Karena, setelah diperiksa uang tersebut memiliki nomor seri yang sama lalu pemilik warung mencatat nomor polisi mobil yang digunakan pelaku Jenis Toyota Avanza warna hitam Nomor Polisi BA 1593 BF.

''Pemilik warung menghubungi Anggota Polsek Seberida dan langsung dilakukan pengejaran. Sekitar pukul 17.30 WIB mobil yang dibawa pelaku berhasil diamankan di Dusun Kelesa, Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu. Anggota langsung melakukan penggeledahan terhadap para pelaku dan menemukan uang berbagai pecahan yang sudah berhasil mereka tukar dengan cara belanja di warung sepanjang jalan, mulai dari Jalan Kiliran Jao Sumbar hingga ke Belilas," jelasnya.

Dengan data yang diperoleh, Guntur juga mengungkapkan bahwa jumlah awal uang palsu adalah pecahan Rp100.000 sebanyak 50 Lembar dengan jumlah total Rp5.000.000.

''Uang palsu tersebut selain digunakan untuk belanja keperluan mereka, para Pelaku juga menggunakan uang tersebut untuk makan dan mengisi BBM selama perjalanan. Dari hasil interogasi didapat keterangan bahwa uang palsu tersebut diperoleh dari temannya yang bernama Andi, saat pulang mudik dari Jakarta sewaktu lebaran sebanyak Rp5.000.000 sebagai uang Tunjangan Hari Raya (THR)," terangnya.

Adapun barang bukti (BB) diantara lain, 2 lembar uang palsu pecahan Rp100.000, uang tunai asli sebanyak Rp3.401.000, 34 bungkus rokok berbagai jenis, 1 unit mobil jenis toyota Avanza warna hitam.

Bernazar itu Terlarang, Baca Penjelasan Berikut

Tags


SuksesPos.com, - Ketika si anak tercinta ingin menjalani ujian akhir nasional, kita sering perhatikan bahwa orang tua atau si anak sendiri bernazar, "Jika lulus ujian, saya akan berpuasa selama seminggu." Ketika ada yang mengajukan apply ke suatu perusahaan, ia pun bernazar, "Jika saya diterima di perusahaan tersebut, saya bernadzar untuk umroh pada bulan Ramadhan besok." Inilah di antara contoh nazar.

Nazar berarti mewajibkan pada diri sendiri suatu perkara yang sebenarnya tidak wajib. Penjelasan nazar secara detail dapat ditelusuri dalam artikel sederhana berikut ini.

Dalil yang Menunjukkan Terlarangnya Memulai Bernadzar

Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu 'anhuma, beliau berkata,

نَهَى النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – عَنِ النَّذْرِ قَالَ « إِنَّهُ لاَ يَرُدُّ شَيْئًا ، وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنَ الْبَخِيلِ »

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang untuk bernazar, beliau bersabda: 'Nazar sama sekali tidak bisa menolak sesuatu. Nazar hanyalah dikeluarkan dari orang yang bakhil (pelit)'." (HR. Bukhari no. 6693 dan Muslim no. 1639)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَنْذُرُوا فَإِنَّ النَّذْرَ لاَ يُغْنِى مِنَ الْقَدَرِ شَيْئًا وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنَ الْبَخِيلِ

"Janganlah bernazar. Karena nazar tidaklah bisa menolak takdir sedikit pun. Nazar hanyalah dikeluarkan dari orang yang pelit." (HR. Muslim no. 1640)

Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ النَّذْرَ لاَ يُقَرِّبُ مِنِ ابْنِ آدَمَ شَيْئًا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ قَدَّرَهُ لَهُ وَلَكِنِ النَّذْرُ يُوَافِقُ الْقَدَرَ فَيُخْرَجُ بِذَلِكَ مِنَ الْبَخِيلِ مَا لَمْ يَكُنِ الْبَخِيلُ يُرِيدُ أَنْ يُخْرِجَ

"Sungguh nazar tidaklah membuat dekat pada seseorang apa yang tidak Allah takdirkan. Hasil nazar itulah yang Allah takdirkan. Nazar hanyalah dikeluarkan oleh orang yang pelit. Orang yang bernazar tersebut mengeluarkan harta yang sebenarnya tidak ia inginkan untuk dikeluarkan." (HR. Bukhari no. 6694 dan Muslim no. 1640)

Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa nazar itu terlarang. Demikianlah pendapat jumhur (mayoritas ulama) yang memakruhkan bernazar. Akan tetapi, jika terlanjur mengucapkan, maka nazar tersebut tetap wajib ditunaikan.

Dalil yang Menunjukkan Wajibnya Menunaikan Nazar

Allah Ta’ala berfirman,

ثُمَّ لْيَقْضُوا تَفَثَهُمْ وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ

"Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka." (QS. Al Hajj: 29)

Allah Ta'ala juga berfirman,

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ نَفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُمْ مِنْ نَذْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُهُ

"Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya." (QS. Al Baqarah: 270)

Allah Ta'ala memuji orang-orang yang menunaikan nazarnya,

إِنَّ الأبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا (٥)عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ اللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًا (٦)يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا (٧)

"Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur, (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana." (QS. Al Insan: 5-7)

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ ، وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلاَ يَعْصِهِ

"Barangsiapa yang bernazar untuk taat pada Allah, maka penuhilah nazar tersebut. Barangsiapa yang bernazar untuk bermaksiat pada Allah, maka janganlah memaksiati-Nya." (HR. Bukhari no. 6696)

Dari 'Imron bin Hushoin radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda,

خَيْرُكُمْ قَرْنِى ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ – قَالَ عِمْرَانُ لاَ أَدْرِى ذَكَرَ ثِنْتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا بَعْدَ قَرْنِهِ – ثُمَّ يَجِىءُ قَوْمٌ يَنْذُرُونَ وَلاَ يَفُونَ ، …

"Sebaik-baik kalian adalah orang-orang yang berada di generasiku, kemudian orang-orang setelahnya dan orang-orang setelahnya lagi. -'Imron berkata, 'Aku tidak mengetahui penyebutan generasi setelahnya itu sampai dua atau tiga kali'-. Kemudian datanglah suatu kaum yang bernazar lalu mereka tidak menunaikannya, …. " (HR. Bukhari no. 2651). Hadits ini menunjukkan berdosanya orang yang tidak menunaikan nazar.

Dari ayat dan hadits di atas, kebanyakan ulama Malikiyah dan sebagian ulama Syafi'iyah –seperti Imam Nawawi dan Al Ghozali- berpendapat bahwa hukum nazar adalah sunnah.

Kompromi Pendapat

Jika kita melihat dua pendapat di atas, yang satu mengatakan makruh dan yang lainnya sunnah. Pendapat jumhur (mayoritas ulama) juga ada sedikit problema. Padahal kita ketahui bersama ada kaedah, wasilah (perantara) kepada ketaatan, maka bernilai ketaatan dan wasilah pada maksiat, maka bernilai maksiat. Lalu kenapa berniat nazar bisa jadi makruh, padahal penunaiannya wajib?!

Cara kompromi yang lebih baik sehingga tidak muncul problema seperti di atas adalah kita katakan bahwa nazar itu ada dua macam:

Pertama, nazar mu'allaq untuk memperoleh manfaat. Maksud nazar ini adalah dengan bersyarat, yaitu jika permintaannya terkabul, barulah ia akan melakukan ketaatan. Contohnya, seseorang yang bernazar, "Jika Allah menyembuhkan saya dari penyakit ini, maka saya akan bersedekah sebesar Rp.2.000.000."

Kedua, nazar muthlaq, artinya tidak menyebutkan syarat. Contohnya, seseorang yang bernazar, "Aku ikhlas pada Allah mewajibkan diriku bersedekah untuk masjid sebesar Rp.2.000.000".

Kita katakan bahwa hadits-hadits yang menjelaskan larangan untuk bernazar dimaksudkan untuk nazar macam yang pertama. Karena nazar macam pertama sebenarnya dilakukan tidak ikhlas pada Allah, tujuannya hanyalah agar orang yang bernazar mendapatkan manfaat. Orang yang bernazar dengan macam yang pertama hanyalah mau bersedekah ketika penyakitnya sembuh. Jika tidak sembuh, ia tidak bersedekah. Itulah mengapa dalam hadits disebut orang yang pelit (bakhil).

Perlu juga diketahui bahwa kenapa dilarang untuk bernazar sebagaimana disebut dalam hadits-hadits larangan? Jawabnya, agar jangan disangka bahwa tujuan nazar itu pasti terwujud ketika seseorang bernazar atau jangan disangka bahwa Allah pasti akan penuhi maksud nazar karena nazar taat yang dilakukan. Sebagaimana dikatakan dalam hadits bahwa nazar sama sekali tidak menolak apa yang Allah takdirkan. Dalam hadits Ibnu 'Umar yang lainnya disebutkan,

النَّذْرُ لاَ يُقَدِّمُ شَيْئًا وَلاَ يُؤَخِّرُهُ وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنَ الْبَخِيلِ

"Nazar sama sekali tidak memajukan atau mengakhirkan apa yang Allah takdirkan. Sungguh nazar hanyalah keluar dari orang yang pelit." (HR. Muslim no. 1639)

Jadi larangan yang dimaksudkan dalam hadits-hadits yang melarang nazar adalah larangan irsyad (alias: makruh) untuk memberi petunjuk bahwa ada cara yang lebih afdhol, yaitu sedekah dan amalan ketaatan bisa dilakukan tanpa mesti mewajibkan diri dengan bernazar. Atau kita bisa bernazar dengan nazar yang tanpa syarat seperti kita katakan ketika penyakit kita sembuh, "Aku ingin bernazar dengan mewajibkan diriku untuk berpuasa." Di sini tidak disebutkan syarat, namun dilakukan hanya dalam rangka bersyukur pada Allah.

Macam Nazar dan Hukumnya

Nazar dilihat dari hal yang dinazari (al mandzur) dibagi menjadi dua macam:

Pertama, nazar taat

Seperti seseorang mewajibkan pada dirinya untuk melakukan amalan yang sunnah (seperti shalat sunnah, puasa sunnah, sedekah sunnah, i’tikaf sunnah, haji sunnah) atau melakukan amalan wajib yang dikaitkan dengan sifat tertentu (seperti bernazar untuk melaksanakan shalat lima waktu di awal waktu).

Adapun jika seseorang bernazar untuk melakukan shalat lima waktu atau melakukan puasa Ramadhan, maka bentuk semacam ini tidak dianggap nazar karena hal tersebut sudah wajib. Hal yang telah Allah wajibkan tentu lebih agung daripada hal yang diwajibkan lewat nazar.

Hukum penunaian nazar taat

Hukum penunaiannya adalah wajib, baik nazar tersebut nazar mu’allaq atau nazar muthlaq. Dalil yang menunjukkan wajibnya adalah,

مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ

“Barangsiapa yang bernazar untuk taat pada Allah, maka penuhilah nazar tersebut.” (HR. Bukhari no. 6696)

Dalil lainnya, dari Ibnu ‘Umar, beliau berkata,

أَنَّ عُمَرَ – رضى الله عنه – نَذَرَ فِى الْجَاهِلِيَّةِ أَنْ يَعْتَكِفَ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ – قَالَ أُرَاهُ قَالَ – لَيْلَةً قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « أَوْفِ بِنَذْرِكَ »

“Dahulu di masa jahiliyah, Umar radhiyallahu ‘anhu pernah bernazar untuk beri’tikaf di masjidil haram –yaitu i’tikaf pada suatu malam-, lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya, ‘Tunaikanlah nazarmu’.” (HR. Bukhari no. 2043 dan Muslim no. 1656)

Jika nazar tidak mampu ditunaikan

Jika nazar yang diucapkan mampu ditunaikan, maka wajib ditunaikan. Namun jika nazar yang diucapkan tidak mampu ditunaikan atau mustahil ditunaikan, maka tidak wajib ditunaikan. Seperti mungkin ada yang bernazar mewajibkan dirinya ketika pergi haji harus berjalan kaki dari negerinya ke Makkah, padahal dia sendiri tidak mampu. Jika nazar seperti ini tidak ditunaikan lantas apa gantinya?

Barangsiapa yang bernazar taat, lalu ia tidak mampu menunaikannya, maka nazar tersebut tidak wajib ditunaikan dan sebagai gantinya adalah menunaikan kafaroh sumpah. Kafaroh sumpah adalah:
-Memberi makan kepada sepuluh orang miskin, atau
-Memberi pakaian kepada sepuluh orang miskin, atau
-Memerdekakan satu orang budak

Jika tidak mampu ketiga hal di atas, barulah menunaikan pilihan berpuasa selama tiga hari. (Lihat Surat Al Maidah ayat 89)

Kedua, nazar yang bukan bentuk taat.

Nazar jenis kedua ini dibagi menjadi dua macam: (1) nazar mubah, (2) nazar maksiat.

(1) Nazar mubah

Seperti seseorang bernazar, “Jika lulus ujian, saya akan berenang selama lima jam.” Nazar seperti ini bukanlah nazar taat, namun nazar mubah. Untuk penunaiannya tidaklah wajib. Bahkan jumhur (mayoritas ulama) menyatakan bahwa bentuk seperti ini bukanlah nazar.

(2) Nazar maksiat

Seperti seseorang bernazar, “Jika lulus ujian, saya akan traktir teman-teman mabuk-mabukan.” Nazar seperti ini tidak boleh ditunaikan berdasarkan hadits,

وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلاَ يَعْصِهِ

“Barangsiapa yang bernazar untuk bermaksiat pada Allah, maka janganlah memaksiati-Nya.” (HR. Bukhari no. 6696)

Lalu apakah ada kafaroh? Jawabnya, tetap ada kafaroh berdasarkan hadits,

النذر نذران : فما كان لله ؛ فكفارته الوفاء وما كان للشيطان ؛ فلا وفاء فيه وعليه كفارة يمين

“Nazar itu ada dua macam. Jika nazarnya adalah nazar taat, maka wajib ditunaikan. Jika nazarnya adalah nazar maksiat -karena syaithon-, maka tidak boleh ditunaikan dan sebagai gantinya adalah menunaikan kafaroh sumpah.” (HR. Ibnu Jarud, Al Baihaqi. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 479)

Semoga sajian singkat ini bermanfaat. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.
________
Referensi:
-Min’atul Mun’im fii Syarh Shahih Muslim, Shofiyurrahman Al Mubarakfuri, terbitan Darul Salam, cetakan pertama, 1420 H, 3/96-96
-Shahih Fiqh Sunnah, Abu Malik Kamal As Sayid Salim, Al Maktabah At Taufiqiyah, 2/315-331
-Sumber : https://rumaysho.com/1731-seputar-hukum-nazar.html


Thursday, 13 July 2017

Gubri Lantik Pengurus KPID dan KI

Tags

   
SuksesPos.com, Pekanbaru, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman lantik kepengurusan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) periode 2017-2020 serta Pelantikan anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau periode 2017-2021.

Pelantikan dua kepengurusan komisioner KPID dan KI tersebut sekaligus melepas Keberangkatan Kafilah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Riau XXIV 2017 ke Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), di Balai Serindit Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Rabu (12/7/2017).

Namun prosesi pelantikan tersebut digelar, terlebih dahulu juga dilakukan pelantikan kepengurusan Persatuan Drumband Indonesia (PDP) Riau oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau Emrizal Pakis.

Ada pun sejumlah kepengurusan kepengurusan Komisi Informasi (KI) yang dilantik tersebut yakni, Joni Setiawan Mundung, Tatang Yudiansyah, Alnov Rizal, Hasnah Gazali, Jupra Irwan.

Sementara untuk Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) yakni, Warsito, Aril Dharma, M Asrar Rais, Nopri Naldi, Hisam setiawan, Wide Munandir Rosa, H Falzan Surahman.

Gubernur Riau dalam sambutan singkatnya pada pelantikan tersebut berharap, dua komisioner yang dilantik tersebut dapat menjalankan tugas dengan baik, sebagaimana amanah yang telah diatur dalam ketentuan masing-masing kepengurusan.

"Saya harap semua dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya," kata Gubernur Riau yang biasa disapa dengan Andi Rachman.


320 Siswa Baru SMPN 13 Pekanbaru Mengikuti MOS

Tags

SuksesPos.com, Pekanbaru, - SMPN 13 Pekanbaru menggelar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah(MOS).


Kegiatan yang diikuti 320 peserta didik baru tersebut berlangsung selama tiga hari sejak Rabu(12/7) hingga Jumat(14/7/2017).


Kepala SMPN 13Pekanbaru Dra.Hj.Desmi Erwinda,M.Pd ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis(13/7/2017) pagi, membenarkan adanya kegiatan MOS bagi siswa baru.


Menurut Desmi,  tujuan dari kegiatan MOS adalah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru sehingga para siswa akan dapat dengan mudah menyesuaikan diri atau  beradaptasi dengan lingkungan sekolah.


Pengenalan lingkungan sekolah sangatlah penting bagi siswa baru agar mereka(siswa) mengenal lingkungan sekolah secara keseluruhan baik dengan para guru, tenaga kependidikan, fasilitas penunjang maupun cara belajar. Dengan demikian diharapkan siswa nantinya dapat mengikuti   pembelajaran dengan baik, jelasnya


Disamping itu, para siswa juga diperkenalkan cara berorganisasi dan berbagai kegiatan ekstakurikuler seperti  OSIS, Pramuka, PMR dan Rohis.


Lebih jauh lagi, Desmi menyebutkan, kegiatan MOS ini dikelola oleh OSIS dan pembinanya. Melalui MOS siswa akan diberikan pengetahuan tentang lingkungan dan moral. Dengan demikian terbentuknya siswa yang berkarakter.


" Saya berharap kegiatan MOS ini bisa diikuti oleh siswa dengan baik dan berjalan lancar," pungkasnya.(jun)


Wednesday, 12 July 2017

SMPN 4 Pekanbaru Gelar PLS

SuksesPos.com, Pekanbaru, - SMPN 4 Pekanbaru menggelar kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah(PLS) yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah(MOS).


Kegiatan yang diikuti 256 peserta didik baru dan 64 siswa SMPN Madani tersebut berlangsung selama dua hari sejak Rabu(12/7) hingga Kamis(12/7/2017).


Kepala SMPN 4 Pekanbaru H.Ridwan,S.Pd, M.Pd ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu(12/7/2017) pagi, membenarkan adanya kegiatan PLS bagi siswa baru.


Menurut Ridwan, tujuan dari kegiatan PLS adalah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru sehingga para siswa akan dapat dengan mudah menyesuaikan diri atau  beradaptasi dengan lingkungan sekolah.


Pengenalan lingkungan sekolah sangatlah penting bagi siswa baru agar mereka(siswa) tahu persis lingkungan sekolah secara keseluruhan ibarat rumahnya sendiri. Pengenalan tersebut mencakup kenal dengan para guru, tenaga kependidikan, fasilitas penunjang maupun cara belajar. Dengan demikian diharapkan siswa nantinya dapat mengikuti   pembelajaran dengan baik dan dapat mengembangkan potensi diri secara optimal sesuai dengan minat dan talenta yang dimiliki,   jelasnya


Disamping itu, para siswa juga diperkenalkan cara berorganisasi dan berbagai kegiatan ekstakurikuler seperti  OSIS, Pramuka, PMR dan Rohis.


Lebih jauh lagi, Ridwan menyebutkan, melalui kegiatan ini  siswa  dapat beradaptasi dengan lingkunagan sekolah. Sehingga  peserta didik merasa nyaman mengikuti proses  pembelajaran di sekolah.  Selain itu, PLS  juga dapat membentuk kepribadian dan karaktet siswa.


" Saya berharap kegiatan PLS ini bisa diikuti oleh siswa dengan baik dan berjalan lancar," pungkasnya.(jun).


Polisi Bongkar Pabrik Rumahan Pil Ekstasi di Pekanbaru

Tags

SukesPos.com, Pekanbaru,Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar industri pembuatan pil ekstasi rumahan (home industry), Selasa (11/7/2017) dinihari. Satu tersangka berinisial ITK (46) turut diamankan saat penggerebekan tersebut.

Terungkapnya pembuatan pil ekstasi rumahan itu, bermula dari informasi yang diperoleh pihak kepolisian, jika di salah satu rumah yang berada di Jalan Arjuna, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, diduga menjadi tempat pembuatan pil ekstasi.

Dari sana, sejumlah personel dari Satres Narkoba Polresta Pekanbaru dengan dipimpin langsung Kanit Opsnal Satres Narkoba Polresta Pekanbaru, Iptu Noki Loviko langsung melakukan penyelidikan ke rumah yang diduga menjadi pabrik pil ekstasi.

Benar saja, saat dilakukan penggerebekan, polisi menemukan puluhan butir pil ekstasi serta beberapa peralatan dan bahan untuk meracik dan mencetak pil setan tersebut.

Diantaranya, mangkuk, piring dan nampan yang masing-masing berisi bubuk bahan pencampur pil ekstasi, alat cetak, dua sendok, tepung tapioka, bubuk berwarna hijau dan putih, saringan teh, alkohol 70 persen, pewarna makanan berwarna hijau tua dan biru serta sebotol cairan kimia berwarna bening.

Kemudian juga ditemukan dua paket sabu berukuran sedang dan kecil yang digunakan sebagai bahan campuran pil ekstasi, puluhan plastik pembungkus, satu kaleng cat warna dan handphone milik tersangka, yang saat ini telah diamankan ke Polresta Pekanbaru.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino SH MH, Rabu (12/7/2017) menuturkan, saat ini tersangka bersama dengan seluruh barang bukti berupa perkusor (bahan pembuat ekstasi) telah diamankan di Satres Narkoba Polresta Pekanbaru.

"Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut terhadap tersangka," kata Kasubag saat dijumpai GoRiau.com (GoNews Grup) di Mapolresta Pekanbaru, Rabu siang.

"Sekarang masih didalami, sudah berapa lama pabrik pil ekstasi itu beroperasi di Kota Pekanbaru, termasuk mengungkap jaringannya," pungkasnya.


Kapolres Kampar Gelar Musyawarah Dengan Keluarga Almarhum Andri

Tags


SuksesPos.com, Kampar, Kapolres Kampar dan jajarannya Selasa 11 Juli 2017 pukul 20.45 wib, telah dilaksanakan mediasi terkait meninggalnya seorang tersangka atas nama Andri warga Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang dalam masa penahanan penyidik Polres Kampar.

Pertemuan mediasi ini diadakan dirumah salah satu keluarga almarhum yaitu sdri. Siti Khadijah yang berada di Jalan Muara Takus Bangkinang, yang dihadiri Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SiK, Waka Polres Kompol B.E Banjarnahor SiK, Kasat Intelkam AKP Edi Junaidi, Kasat Sabhara AKP Hermawan dan Paur Humas Iptu Deni Yusra.

Sementara dari pihak keluarga Almarhum hadir Datuk Yusri selaku Pucuk Adat, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri Sag yang juga salah satu keluarga besar almarhum, Datuk Lukman, Siti Khadijah, Jurnalis, Kamaruddin, Tarmizi, Diana, Azmi, Fadli dan beberapa kerabat dekat lainya.

Pertemuan ini diawali sambutan dari Datuk Yusri selaku Pucuk Adat yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Kampar dan Jajarannya, atas kehadirannya di rumah keluarga besar almarhum untuk bermusyawarah dan berdiskusi guna mencari penyelesaian terhadap permasalahan yang terjadi.

Lebih lanjut disampaikan Datuk Yusri bahwa kedatangan Kapolres Kampar bersama jajarannya ini, mencerminkan itikad baik untuk penyelesaian masalah dan menjadi setawar sedingin bagi keluarga besar almarhum, selain itu diharapkan agar pertemuan ini mencapai suatu kesepakatan yang terbaik bagi kedua belah pihak.

Selanjutnya sambutan dari Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri Sag yang menyampaikan bahwa kejadian ini sebenarnya tidak diinginkan oleh semua pihak, untuk itu jadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa dimasa yang akan datang.

Datuk Lukman selaku kerabat dekat lainnya juga menyambut baik pelaksanaan musyawarah dan diskusi ini, dan berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara baik dan bijak serta tetap menjunjung tinggi rasa keadilan.

Kapolres Kampar pada kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar almarhum atas peristiwa ini dan akan menjadikannya sebagai pembelajaran bagi jajarannya, selain itu Kapolres juga berharap agar silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik untuk selamanya.

Lebih lanjut disampaikan Kapolres terkait dugaan adanya pelanggaran yang dilakukan anggotanya dalam proses penyidikan, akan tetap ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku sehingga memenuhi rasa keadilan bagi semua.

Dalam pertemuan ini pihak keluarga pada umumnya menyampaikan bahwa telah dapat menerima kejadian ini dan mengikhlaskannya, namun untuk tindak lanjut terhadap adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota diminta untuk tetap diproses secara tuntas sesuai aturan yang berlaku.

Pihak keluarga berencana akan mencabut laporan yang telah dibuat di Reskrimum Polda Riau, namun untuk Laporan yang di Propam Polda Riau diminta tetap dilanjutkan proses hukumnya sampai selesai.

Kesepakatan yang telah dicapai dalam pertemuan malam ini, selanjutnya akan dituangkan dalam surat perjanjian yang akan dibuat setelah musyawarah ini atas persetujuan kedua belah pihak.

Pertemuan ini berakhir pada pukul 22.15 wib dan berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh keakraban.


Orang Tua Siswa Bersikeras Anaknya Diterima, Pembahansan PPDB di Siak

Tags

SuksesPos.com, Siak, - Pembahasan soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang terjadi di Tualang, Kabupaten Siak berjalan alot. Warga yang hadir pada kesempatan ini ngotot bagaimana ratusan anak-anak mereka terdaftar di sekolah yang sebelumnya tak bisa gagal masuk karena terhambat kuota bisa belajar. 

Hanya saja persoalannya, dari enam sekolah negeri yang ada di Kecamatan Tualang ini memiliki keterbatasan daya tampung ruang kelas. Para kepala sekolah yang hadir pada kesempatan ini menyatakan keterbatasan ruang kelas karena adanya keterbatasan kuota yang telah ditetapkan menjadi alasan. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rudyanto yang hadir pada pertemuan ini bersama enam kepala sekolah SMA Negeri Tualang ditambah satu kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tualang sempat bersepakat penambahan ruang kelas menjadi solusinya. 

Karena itu, sebelum hal itu diputuskan Rudyanto lalu meminta semua kepala sekolah memetakan seberapa jauh sekolah bisa menampung siswa yang belum tertampung sebanyak 322 tersebut. SMA Negeri 2 sebagai tuan rumah penyelenggara pertemuan itu sempat menyatakan kesiapannya menambah ruang kelas. 

Sempat dilakukan pemetaan dari sejumlah sekolah negeri yang ada di Kecamatan Tualang. Namun, forum musyawarah yang juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Siak yang diwakili Sekretarisnya Prapto, tokoh masyarakat, pihak kecamatan kembali mentah. 

Hal ini berawal saat Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tualang Yulita mengungkapkan keterbatasan jumlah guru yang mengajar sekolahnya sebanyak 10 guru. Menurutnya hal itu, juga patut menjadi pertimbangan agar tak menjadi persoalan ketika ruang kelas tambahan dibuka. 

Mendengar persoalan itu, Rudyanto langsung menyela dengan meminta ketegasan kepada Yulita, apakah SMA Negeri 2 yang menjadi salah tujuan sekolah paforit masyarakat Tualang bisa menambah kelas baru dengan keterbatasan guru tersebut. 

Yulita sempat berargumentasi alasan dirinya membahas kekurangan guru ditengah pembahasan menambah ruangan kelas tersebut agar tak menimbulkan persoalan. Tapi, Rudyanto tetap saja meminta ketegasan, jika memang sekolah tak mampu khususnya SMA Negeri 2 menambah kelas baru karena keterbatasan guru jangan dibuka. 

Beberapa persoalan juga bermunculan ketika peserta rapat musyawarah yang hadir memberikan saran diluar subtansi persoalan. Pada pertemuan ini masih ada diantara peserta yang hadir mempermasalahkan soal ruwetnya kewenangan yang sebelumnya dari kabupaten menjadi kewenangan provinsi.Namun saran-saran tersebut akhirnya.


Ketabrak Mobil di Parkiran Hotel Rian, Gadis ABG Tewas di Tempat

Tags

SuksesPos.com, PANGKALANKERINCI- -Seorang wanita muda cantik ditemukan tewas mengenaskan di depan Hotel Rian, Pangkalankerinci, Selasa (11/7/17) sore kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Saksi mata menyebutkan, wanita itu tewas setelah ditabrak sebuah mobil ketika keluar dari hotel.

Sebelumnya, lanjut saksi mata itu, wanita yang diperkirakan berusia belasan tahun itu tersebut sempat terlihat bertengkar dengan seorang pemuda di parkiran hotel itu. Usai bertengkar, wanita berkulit putih yang mengenakan celana pendek jeans dan kaos oblong itu berjalan terburu-buru keluar dari hotel.

Namun, begitu di depan pintu hotel muncul sebuah mobil dengan kecepatan tinggi datang dan langsung menabrak wanita itu. "Ditabrak dari arah belakang, tepat menghantam punggung," ujarnya.

Akibat benturan, tubuh wanita naas tersebut terpental sejauh lima meter dan terhempas di pekarangan rumah warga di seberang hotel. "Mobil yang dikendarai seorang pria langsung melarikan diri," terangnya.

Salah seorang warga memberanikan diri membalikan tubuh wanita itu. Terlihat luka lecet di wajahnya. Lalu, warga membawanya ke Rumah Sakit Amelia Medika di Pangkalan Kerinci.

Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, saat dikonfirmasi wartawan Rabu (12/7/17) membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih banyak.

Keterangan resmi akan disampaikan pada Rabu siang ini dalam pers rilis di mapolres. "Nanti siang kita konperensi pers di kantor ya. Saya sedang menuju Langgam hendak melayat ke rumah duka," beber Kapolres Kaswan. Saat disinggung terkait kabar adanya keterlibatan oknum anggota polisi dalam insiden itu, Kapolres Kaswadi tidak menampik ataupun membenarkan.

"Infonya juga ada keterlibatan anggota (polisi). Jadi nanti akan kita jelaskan semuanya," tandas Kaswandi.


Tuesday, 11 July 2017

SMPN 29 Pekanbaru Gelar MOS Bagi Peserta Didik Baru

Tags

SuksesPos.com, Pekanbaru, - SMPN 29 Pekanbaru menggelar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah(MOS).


Kegiatan yang diikuti 96 peserta didik baru tersebut berlangsung selama dua hari sejak Senin(10/7) hingga Selasa(11/7/2017).


Kepala SMPN 29 Pekanbaru Syafrida Ali,S.Pd ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa(11/7/2017) pagi, membenarkan adanya kegiatan MOS bagi siswa baru.


Menurut Syafrida Ali, tujuan dari kegiatan MOS adalah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru sehingga para siswa akan dapat dengan mudah menyesuaikan diri atau  beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Pengenalan lingkungan sekolah sangatlah penting bagi siswa baru agar mereka(siswa) mengenal lingkungan sekolah secara keseluruhan yakni para guru, tenaga kependidikan, fasilitas penunjang maupun cara belajar. Dengan demikian diharapkan siswa nantinya dapat mengikuti   pembelajaran dengan baik, jelasnya


Disamping itu, para siswa juga diperkenalkan cara berorganisasi dan berbagai kegiatan ekstakurikuler seperti  OSIS, Pramuka, PMR dan Rohis.


Lebih jauh lagi, Syafrida Ali menyebutkan, pihaknya juga mendatangkan personil kepolisian guna memberikan pengetahuan bari berbaris dan peningkatan kedisiplinan peserta didik serta menciptakan siswa yang berkarakter.


" Saya berharap kegiatan MOS ini bisa diikuti oleh siswa dengan baik dan berjalan lancar," pungkasnya.(jun).



126 Siswa Baru SMAN 16 Pekanbaru Mengikuti PLS


SuksesPos.com,-Pekanbaru, - SMAN 16 Pekanbaru menggelar kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah(PLS) yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah(MOS).


Kegiatan yang diikuti 126 peserta didik baru tersebut berlangsung selama tiga hari sejak Senin(10/7) hingga Rabu(12/7/2017) mendatang.


Kepala SMAN 16 Pekanbaru Suprapto, M.Pd ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa(11/7/2017) pagi, membenarkan adanya kegiatan PLS bagi siswa baru.


Menurut Suprapto, tujuan dari kegiatan PLS adalah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru sehingga para siswa akan dapat dengan mudah menyesuaikan diri atau  beradaptasi dengan lingkungan sekolah. 


Pengenalan lingkungan sekolah sangatlah penting bagi siswa baru agar mereka(siswa) mengenal lingkungan sekolah secara keseluruhan yakni para guru, tenaga kependidikan, fasilitas penunjang maupun cara belajar. Dengan demikian diharapkan siswa nantinya dapat mengikuti   pembelajaran dengan baik dan dapat pula mengembangkan potensi dirinya secara optimal sesuai dengan minat dan bakatnya, jelasnya.


Disamping itu, para siswa juga diperkenalkan cara berorganisasi dan berbagai kegiatan ekstakurikuler seperti  OSIS, Pramuka, PMR dan Rohis.


" Saya berharap kegiatan PLS ini bisa diikuti oleh siswa dengan baik dan berjalan lancar," pungkas Suprapto.(jun).


Paripurna Ranperda LPJ APBD 2016 Sepi Pejabat Pemko Pekanbaru

Tags


SuksesPos.com, Pekanbaru,- DPRD Kota Pekanbaru mengelar rapat paripurna ke-11 masa sidang II (dua) terkait laporan panitia khusus DPRD Kota Pekanbaru tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2016.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Wakil DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST, didampingi oleh Jhon Romi Sinaga, dan Walikota Pekanbaru diwakili oleh H. Azwan Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Pekanbaru dan para anggota DPRD Kota Pekanbaru yang hadir.

Sementara dari sekian banyak kursi tamu undangan yang ada, hanya sedikit kepala satuan kerja (Satker) Pemerintah Kota (Pemko) yang hadir.

Dalam sambutannya, Asisten I H.Azwan menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran walikota Pekanbaru Firdaus ST MT dikarenakan ada kegiatan di luar kota.

"Mewakili walikota Pekanbaru, saya menyampaikan permohonan maaf beliau atau ketidakhadirannya hari ini, karena sedang ada acara di Makassar dengan Bapak Presiden, sementara Pak Sekda ada tugas di Yokjakarta," kata H Azwan.

Hingga berita ini diturunkan, rapat paripurna Laporan Panitia Khusus pertanggungjawaban APBD 2016 masih berlangsung.


370 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru, Dua Meninggal Dunia

Tags

SuksesPos.com, Pekanbaru, - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru hingga minggu ke-26 tahun 2017 sudah mencapai 370 kasus. Bahkan sudah dua korban meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Helda S Munir saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua korban meninggal dunia. Untuk lokasi kejadian, menurutnya sudah dilakukan penanganan dalam hal in dilakukan fogging.

"Terjadi pada Mei dan pada minggu ke-26 tahun 2017 atas nama Nursabrina, umur 7 tahun. Alamat Jalan Setiabudi Gang Gemuruh No 10 Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh," kata Helda di Pekanbaru, Selasa (11/7/2017).

Untuk dua kasus yang meninggal, diakui Helda memang terlambat penanganan. Menurut Helda, Diskes juga sudah melakukan penyuluhan di sekitar lokasi tempat tinggal korban DBD.

"Kita sudah lakukan pencegahan untuk dua kasus itu. Kita berikan penyuluhan kepada masyarakat. Kita sudah kerjasama seluruh komponen, seperti masyarakat, lurah dan camat," jelasnya.

Disinggung soal fogging, Helda menyebut tetap dilakukan. Tapi melakukan fogging tetap sesuai standard operating procedure (SOP). Apabila ada kasus, Diskes akan melakukan penyelidikan etiomologi.

"Fogging tetap mengacu ke SOP. Kita sudah berusaha dengan semua komponen. Peran media juga diharapkan agar bisa mengubah pola hidup masyarakat," imbuhnya. 

Data DBD hingga minggu ke 26 tahun 2017 

Sukajadi 15 orang
Senapelan 28 orang
Pekanbaru Kota 17 orang
Rumbai Pesisir 17 orang
Rumbai  26 orang
Limapuluh 22 orang
Sail 3 orang
Bukit Raya 58 orang
Marpoyan Damai 49 orang
Tenayan Raya 45 orang
Tampan 49 orang
Payung Sekaki 41 orang

Total 370 orang


137 PTT Kemenkes di Inhil Menerima SK CPNS

Tags

SukssPos.com, Tembilahan,- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil Tahun Anggaran 2017 di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Senin (10/7/17). 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Inhil, Fauzar dalam penyampaian laporan kegiatan mengungkapkan, tujuan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil ini adalah untuk mengisi formasi kosong di Kementerian Kesehatan yang kemudian akan ditugaskan di daerah terpencil, terluar dan tertinggal di Kabupaten Inhil. 

"Terdapat 137 orang tenaga kesehatan yang menerima SK CPNS yang mengisi formasi Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Kesehatan ini terdiri dari 1 orang Dokter Umum, 6 orang Dokter Gigi dan 130 orang Bidan," ungkap Fauzar.

Sebenarnya, diungkapkan Fauzar, secara keseluruhan ada 139 orang tenaga kesehatan yang berkesempatan untuk menerima SK CPNS pada hari ini. Namun, lanjut Fauzar, 2 orang diantaranya mengundurkan diri. 

"Kedua orang ini masing - masing berasal dari Puskesmas Kecamatan Teluk Belengkong dan UPT Dinas Kesehatan Kecamatan Enok," katanya.

Bupati Kabupaten InhilH Muhammad Wardan mengatakan, memang sudah sepantasnya tenaga kesehatan, seperti Dokter dan Bidan mendapatkan sebuah penghargaan untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat dengan menjadi seorang PNS. Sebab, lanjut Bupati, Dokter dan Bidan merupakan suatu profesi yang mulia. 

"Kemuliaan ini dapat dilihat dari tugas seorang dokter maupun bidan yang senantiasa membantu orang kesusahan, membantu orang yang sedang sakit, menolong orang yang memang butuh pertolongan," jelas Bupati. 

Pengabdian yang dilakukan oleh Dokter dan Bidan di Kabupaten Inhil dengan status PTT sejak beberapa waktu lalu, dikatakan Bupati, pada hari ini telah membuahkan hasil dengan diterbitkannya SK CPNS oleh Pemerintah. Maka itu, Bupati berharap, agar tenaga kesehatan yang telah menerima SK CPNS tersebut dapat lebih meningkatkan pengabdian dalam wujud pemberian pelayanan kepada masyarakat. 

"Ini merupakan langkah awal bagi saudara untuk bertanya apakah menjadi calon PNS sudah benar dan tepat. Diluar sana ada ribuan bahkan lebih orang yang bercita - cita menjadi PNS, namun saudara adalah sebagian orang yang beruntung saat ini yang sebentar lagi akan berstatus sebagai PNS, menjadi Abdi Negara," pungkas Bupati Wardan. 

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyematan lambang Korpri secara simbolis kepada 2 orang perwakilan CPNS oleh Bupati H Muhammad Wardan sekaligus juga dilakukan penandatanganan Surat Pernyataan Tidak Pindah Tempat Tugas bagi para CPNS minimal selama 10 tahun sejak diterbitkannya SK PNS. 

Usai penyerahan SK CPNS, kegiatan dilanjutkan dengan dengan orientasi CPNS yang akan disampaikan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Inhil dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Inhil dengan diikuti oleh seluruh CPNS.


SMA 14 Pekanbaru Gelar PLS Bagi Peserta Didik Baru


SuksesPos.com, Pekanbaru, - SMAN 14 Pekanbaru menggelar kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah(PLS) yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah(MOS).


Kegiatan yang diikuti 224 peserta didik baru tersebut berlangsung selama tiga hari sejak Senin(10/7) hingga Rabu(12/7/2017) mendatang.


Kepala SMAN 14 Pekanbaru Selamet,S.Pd ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin(10/7/2017) pagi, membenarkan adanya kegiatan PLS bagi siswa baru.


Menurut Selamet, tujuan dari kegiatan PLS adalah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, sehingga para siswa akan dapat dengan mudah menyesuaikan diri atau  beradaptasi dengan lingkungan sekolah.


Pengenalan lingkungan sekolah sangatlah penting bagi siswa baru, agar mereka(siswa) mengenal lingkungan sekolah secara keseluruhan baik para guru, tenaga kependidikan, fasilitas penunjang maupun cara belajar. Dengan demikian diharapkan siswa nantinya dapat mengikuti   pembelajaran dengan baik di kelas, jelas Selamet.


Disamping itu, para siswa juga diperkenalkan cara berorganisasi dan berbagai kegiatan ekstakurikuler seperti  OSIS, Pramuka, PMR dan Rohis.


Lebih jauh lagi, Selamet menyebutkan, pihaknya juga mendatangkan personil Koramil guna memberikan pengetahuan baris berbaris(PBB) dan peningkatan kedisiplinan peserta didik.


" Saya berharap kegiatan PLS ini bisa diikuti oleh siswa dengan baik dan berjalan lancar," pungkas Selamet.(jun).


Friday, 7 July 2017

SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru Gelar PLSPDB


SuksesPos.com, Pekanbaru,- SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru yang bernaung dibawah Yayasan Universitas Riau menggelar  Pengenalan lingkungan Sekolah Peserta Didik Baru(PLSPDB).


Kepala SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru Syahrullah Jadid,S.Pd,M.Pd ketika dikonfirmasi, Kamis(6/7) melalui Ketua Panitia Pelaksana PLSPDB Sumetri Elona,S.Pd menyebutkan PLSPDB di laksanakan sejak Kamis(6/7) hingga Sabtu(8/7) Mendatang.   Kegiatan tersebut dimulai pukul 7.30 - 16. 00 Wib.


Adapun pesertanya tercatat  279 siswa dari   3 jurusan. Jurusan Farmasi sebanyak 202 siswa,   Tenaga Labor Medis(TLM) 51 siswa dan Kimia Industri(KI) sebanyak 27 peserta, jelas Elon.


Menurut Elon, tujuan dilaksanakan kegiatan PLSPDB yakni untuk memberikan pengenalan lingkungan sekolah, baik lingkungan fisik, tenaga pendidik maunpun tenaga kependidikan termasuk fasilitas penunjang pendidikan lainnya. Dengan demikian diharapkan seluruh siswa baru dapat mengikuti proses pembelajaran di sekolah dengan mudah nantinya.


Dikatakan, untuk narasumber selain dari internal sekolah, juga dari eksternal yakni  Erlangga dan Kepolisian.


Lebih jauh lagi, Elon menjelaskan, selama kegiatan ini berlansung, pihak sekolah masih menerima pendaftaran siswa baru. Targetnya 360 siswa. Untuk jurusan Farmasi sudah penuh sebanyak 5 kelas, jurusan TLM dan KI masih diterima. Untuk pendaftaran bisa secara menual dan bisa secara online. 


Elon berharap kegiatan PLSPDB ini dapat berjalan kondusif, tertib dan lancar, pungkasnya.(jun). 



Thursday, 6 July 2017

Siswa Kurang Mampu Menjadi Prioritas di SMAN 14 Pekanbaru

Tags


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Peserta Didik Baru(PPDB) SMAN  14 Pekanbaru H.Ishak, SH mengatakan anak miskin yang berada dilingkungan menjadi prioritas utama untuk diterima sebagai siswa baru di SMAN 14 Pekanbaru, kata Ishak kepada SuksesPos.com, diruang kerjanya,  Rabu(5/7/2017).


Menurut Ishak, siswa kurang mampu yang berada dilingkungan sekitar sekolah menjadi skal prioritas utama untuk diterima. Sampai setakat ini sudah mendaftar sebanyak 5 orang.


Siswa kurang mampu(miskin) tersebut masuk melalui jalur tempatan atau jalur lingkungan dengan kuota  40 persen dari daya tampung.


" Kita prioritaskan siswa kurang mampu ini agar adanya kesempatan dan pemerataan mendapatkan pendidikan bagi anak bangsa," tutur Ishak.

Aslindawati,S.Pd waka Sapras yang juga panitia PPDB menambahkan bahwa siswa kurang mampu memang harus diakomodir dan menjadi skala prioritas. Namun calon siswa baru tersebut harus menunjukan identitas dari keluarga kurang mampu seperti keterang miskin, KIP, PIP atau sejenisnya.


Dikatakan, data seluruh siswa baru ini, termasuk siswa  kurang mampu akan langsung masuk ke dapodik pusat. Sehingga kementrian pendidikan pusat secara otomatis telah mengetahui data siswa miskin tersebut, jelas Linda.


Sebelumnya, pada pembukaan OSN SMA  tingkat Nasional di Gelanggan Remaja Pekanbaru, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof.DR.Muhadjir Effendi meminta kepada pihak sekolah untuk mengakomodir siswa tempatan. Dengan  tujuan adanya pemerataan kesempatan mengenyam pendidikan bagi anak bangsa.  Jadi apa yang dilakukan SMAN 14 Pekanbaru sudah sesuai dengan petunjuk dan keinginan pemerintah pusat. Hal ini patut dan pantas mendapatkan aprisiasi.(jun).



Dua Puskesman Di Meranti Bersertifikat Akreditasi Dari Kementerian Kesehatan

Tags


SuksesPos.com, Selatpanjang,  - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tebingtinggi dan Alahair telah memiliki sertifikat akreditasi. Sertifikat tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi yang merupakan hasil evaluasi dan penilaian dari tim independen dari Kementerian Kesehatan RI.

Penyerahan sertifikat dilaksanakan di kantor Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Rabu (5/7/2017) kemarin. Puskemas Tebingtinggi meraih akreditasi madya dan Puskesmas Alahair mendapat akreditasi dasar.

Kepala Dinas Kesehatan Kepulaan Meranti, Irwan Suwandi mengatakan, penilaian kedua puskesmas tersebut meliputi dari aspek administrasi manajamen pelayanan, upaya pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan, dan upaya pelayanan kesehatan dengan melihat fasilitas dalam gedung.

"Kita (Dinas Kesehatan, red) telah melakukan pembinaan dan pendampingan selama 9 bulan hingga proses akreditasi dilakukan oleh tim Survei dari Kemenkes RI. Berkat kerja keras dan dukungan lintas sektor, akhirnya Puskesmas Tebingtinggi meraih akreditasi madya dan Puskemas Alahair meraih akreditasi dasar," ujarnya.

Sementara Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi mengapresiasi atas tempat pelayanan kesehatan di Kepulauan Meranti telah memiliki sertifikat langsung dari Kementerian Kesehatan RI. Namun, ia berharap akreditasi yang diraih saat ini dapat ditingkatkan hingga akreditasi paripurna.

Kemudian bagi Puskesmas yang belum meraih akreditasi, dia meminta segera mempersiapkan diri untuk proses survei selanjutnya agar seluruh Puskemas yang ada di Kepulauan Meranti mengantongi sertifikat akreditasi.

"Demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, tingkatkan terus kualitas menuju akreditasi paripurna, dan bagi yang belum segera persiapkan diri agar dapat meraih akreditasi," kata dia.

Diraihnya sertifikat akreditasi merupakan bukti bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas sudah semakin baik. Dengan begitu, peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang dilakukan Pemda Kepulauan Meranti dipusat pelayanan kesehatan telah menjawab tuntutan masyarakat akan kebutuhan pelayanan kesehatan yang prima.

Jika sebelumnya akibat keterbatasan fasilitas, banyak masyarakat yang dirujuk keluar daerah seperti ke Pekanbaru dan Tanjungbalai. Kini berkat fasilitas dan prestasi yang semakin baik, jumlah pasien yang dirujuk semakin menurun.

Begitu juga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) jalan Dorak, Kepulauan Meranti yang sebelumnya telah mengantongi akreditasi bintang. Jumlah pasien yang berobat hanya berkisar 40 hingga 50 per hari, tetapi kini sudah mencapai sebanyak 200 pasien. Hal ini karena ditunjang oleh ketersediaan dokter spesialis dan fasilitas sudah mulai normal.

"Kedepan saya ingin dokter spesialis tidak hanya di RSUD, tetapi juga di Puskesmas agar masyarakat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih baik," kata Bupati Irwan


SDN 138 Pekanbaru Terima 103 Peserta Didik Baru

Tags


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Pada tahun pelajaran 2017-2018, SDN 138 Pekanbaru  akan menerima sebanyak 103 peserta dididk baru. Daya tampung tersebut sesuai dengan Perwako nomor 130 tahun 2017 tentang PPDB.


Tahun ini kuota SDN 138 yang telah ditetapkan Pemko Pekanbaru sebanyak 3 rombel dengan total 103 siswa, kata kepala SDN 138 Pekanbaru Hasra Isnaldi,M.Pd ketika ditemui diruang kerjanya, Kamis(6/7/2017).


Dikataknya, untuk tahun ini siswa baru yang akan diterima sama dengan tahun lalu yakni 3 rombel.   Pada PPDB tahun ini yang menjadi prioritas utama yakni usia wajib belajar yakni anak usia 7 tahun. Andaikata kuotanya tidak  terpemuhi, lanjut Hasra, baru diambil anak  usia dibawah 7 tahun.

Menurut Hasra,  sekolah yang dipimpinnya tersebut tak ada belajar sore(double ship), hanya pagi saja.


Lebih jauh lagi, dijelaskan, bahwa calon siswa baru yang masuk  berasal dari anak lingkungan dan anak luar lungkungan. Namaun diutamakan anak lingkungan sekitar.


Pelaksanaan PPDB sudah dilakukan selama 3 hari,  sejak tanggal 5 sampai 7 Juli beasok dengan sistim menual.


"Alhamdulillah pelaksanaan PPDB berjalan kondusif, tertib dan lancar, tanpa ada kendala yang berarti," pungkas Hasra.(jun).



Bupati Kampar Hadiri Halal bi Hala Masyarakat Muaro Jalai

Tags

SuksesPos.com, Kampar, -Ramadhan telah berlalu begitu juga merayakan hari kemenangan usai Ramadhan bagi umat Islam dengan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Masyarakat Desa Muara Jalai Kecamatan Kampar Utara menggelar acara halal bi halal dan pulang basamo dimasjid masjid Al-Ikhlas yang baru dan sedang dalam pembangunan. 

Bersama masyarakat Muara Jalai yang dirantau dengan tokoh masyarakat dan masyarakat dikampung yang juga dihadiri Bupati Kampar H.Azis Zaenal, bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),Rabu (5/7/17). 

Pada kesempatan itu, Bupati Kampar H.Azis Zaenal,mengatakan pilkada sudah usai, untuk itu mari bersatu, bersama kita membangun dan memajukan daerah. 

"Terutama kepada Pimpinan OPD agar dapat melaksanakan kegiatan di Dinas masing-masing sesuia dan sejalan dengan program Bupati,"ujarnya. 

Kepada para tokoh masyarakat dan cerdik pandai, Bupati minta untuk dapat mengingatkan dan tunjuk ajarnya kalau ada kekurangan sehingga mampu "bejalan luwui dan bekato bonau" istilah Bupati yaitu berkata jujur dan dalam berbuat benar. 

"Karena tekad kami murni dan ikhlas dalam pilkada lalu yaitu untuk membangun Kampar yang lebih baik dan lebih maju,"ucapnya. 

Sebelumnya Alimunir Arsani tokoh masyarakat setempat menyampaikan, betapa pentingnya seorang pemimpin karena itu, dirinya berharap kepada Bupati Azis Zaenal dapat mengangkat harkat dan martabat daerah terutama masyararakat Kampar sampai keluar daerah. 

"Apalagi Azis Zaenal merupakan putra daerah kita sendiri,"katanya. 

Disamping itu Alimunir juga menyampaikan pentingnya sekolah atau SDM yang kreatif karena dengan memiliki SDM yang handal kita mampu membangun dan memajukan daerah secara bersama dengan Pemerintah daerah. 

"Jangan biasakan meminta,begitu juga kepada anak kita, didik mereka sejak sedini mungkin agar dapat diajar dan dibiasakan memberi karena dengan memberi itu lebih mulia begitu juga berpahala,"jelasnya. 

Sementara itu Tokoh Masyarakat yang juga anggota DPRD Provinsi Riau H.Ilyas, HU mengatakan, bagaimana untuk mendapatkan pimpinan dan pemerintahan yang baik itu tidak terlepas dari kerja sama antara lembaga pimpinan dari Yudikatif, Legislatif dan Eksekutif. 

Masyarakat yang mengawal lembaga tersebut tanpa ikut campur dalam urusan kerjanya, termasuk dalam memilih pemimpin dari instansi seperti Kepala Dinas, Kantor maupunĶabid masing- masing. 

"Namun kalau salah satu lembaga berjalan tidak bagus dan sesuai mekanisme, baru masyarakat mengingatkan dengan demo atau melalui media,"terangnya. 

Disamping itu Nasril Anggota DPRD Riau mengatakan dan mengajak bersama-sama majukan daerah dengan duduk bersama antara Bupati dari Eksekutif dan Legislatifnya. 

"Kami dari anggota DPRD Riau Dapil Kampar mencari dan mengupayakan pembangunan bagi desa di Ķecamatan Kampar Utara,"ungkapnya.