Monday, 5 November 2018

SDN 98 Pekanbaru Ciptakan Kawasan Sekolah Bebas Asap Rokok.

Tags



SuksesPos.com, Pekanbaru, SDN 98 Pekanbaru Ciptakan sekolah bebas dari asap rokok. Kita akan menwujudkan sekolah sebagai kawasan bebas asap rokok, ungkap kepala SDN 98 Pekanbaru Siti Arofah, S.Pd di ruang kerjanya, Senin(5/11/2018).


Menurut Siti Arofah program pemerintah ini akan kita terapkan disekolah. Berdasarkan UU kesehatan N0 36btqgun 2009 dan PP N0 109 tahun 2012 dan Perwako Pekanbaru N0 39 tahun 2014 tentang kawasan beba rokok. Dalam peraturan pemerintah tersebut, lanjut Siti Arofah, dinyatakan kawasan bebas asap rokok selain Perkantoran, juga sekolah termasuk kawasan bebas asap rokok.


Dikatakan, Kebiasaan merokok tidak lagi dimonopoli oleh orang dewasa. Kini, sudah banyak anak-anak di hampir seluruh pelosok negeri, termasuk anak-anak usia sekolah dasar (SD), juga menghisap rokok. Sungguh, kondisi yang memprihatinkan, di tengah upaya pemerintah memerangi bahaya rokok, jelas Siti.


Tentu, kondisi yang mengerikan itu tidak tercipta begitu saja. Lingkungan sekitar anak di rumah dan sekolah adalah termasuk faktor yang memengaruhi dan membentuk perilaku sang anak. Melihat orang tuanya merokok di rumah, bisa jadi memancing rasa ingin tahu anak. 


Tidak sekedar ingin tahu, lanjut Siti, anak juga tidak tertutup kemungkinan terdorong untuk meniru prilaku orang tuanya menghisap rokok. Awalnya memang coba-coba, namun lama-lama jadi terbiasa.


Tidak hanya di rumah, lingkungan sekolah juga sangat mempengaruhi perkembangan perilaku anak. Hingga kini, masih banyak dijumpai guru yang merokok di lingkungan sekolah, bahkan di dalam ruangan kelas ketika mengajar. 
Wajar saja kini banyak anak usia sekolah yang merokok. Mereka bebas merokok di warung, di kantin, bahkan di pinggir jalan ketika berangkat ke sekolah dengan seragam lengkap. Kondisi inilah  cukup memprihatinkan, tutur Siti.


Dalam mengkampayekan dan mensosialisasikan kepada peserta didik sudah dilakukan dengan memberikan penjelasan melalui berbagai kegiatan seperti dalam kegiatan ekstrakurikuler, pramuka, upacara dan ceramah agama. Selain disampaikan secara langsung, juga melalui poster, spanduk dan stiker yang dipajangkan dilingkungan sekolah, jelasnya.


Saat ini. warga sekolah, mulai dari guru, pegawai, Tu dan seluruh siswa berkomitmen untuk menciptakan suasana sekolah yang bebas asap rokok. Tentunya, stoke holder sekolah untuk tidak merokok dilingkungan sekolah.


" Saya yakin dengan komitmen bersama, apa yang kita inginkan kawasan sekolah yang bebas asap rokok akan terwujud," pungkasnya optimis(jun).



EmoticonEmoticon