Sebarkan Informasi Terupdate

UIR Wisuda 1.707 Mahasiswa, Surgawi Pertiwi Raih IPK Tertinggi 3,93


SuksesPos.com, Pekanbaru, Universitas Islam Riau (UIR) kembali mewisuda 1.707 magister, sarjana dan ahli madia. Wisuda Periode III Tahun 2019 ini berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka di GOR Indoor Volly Kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Sabtu (28/09/2019) pagi itu dipimpin Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL. Jumlah wisudawan ini lebih banyak dibanding Periode II bahkan terbanyak sepanjang sejarah wisuda di UIR.

Ikut hadir Kepala Lembaga Layanan DIKTI Wilayah X Prof Dr H Heri, SE, MBA,
Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau Dr H Nurman, Ketua Dewan Pembina Drs H Mukni dan Ketua Harian Zulfikar Ahmad, SH, MH,
Anggota Senat Universitas serta orangtua wisudawan.

Ke-1.707 wisudawan/ti itu berasal dari sembilan Fakultas dan pascasarjana. Terdiri dari FKIP 503 orang, Ekonomi 327, Teknik 230, FISIPOL 204, Hukum 139, Pascasarjana 109, Pertanian 88, FIKOM 52, Fakultas Agama Islam 32 dan Psikologi 23. Diantara wisudawan terdapat pula empat mahasiswa asal Thailand yang kuliah di Fakultas Agama Islam dan FKIP.

Nilai tertinggi wisudawan Periode III Tahun 2019 diraih Surga Pertiwi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ini meraih Indeks Prestasi 3,93. Menyusul kemudian Erlina Komalasari (Prodi D3 Administrasi Perkamtoran Fisipol, IPK 3,91, Roni Tri Saputra (Prodi Ilmu Pemerintahan Pascasarjana, IPK 3,90), Wan Shobran Ali (Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi, IPK 3,85), Inggit Piandari (Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian, IPK 3,85), Egy Primatama (Fakultas Hukum, IPK 3,78), Wan Nurhikmah (Fakultas Psikologi, IPK 3,76), Eka Surya Pratiwi (Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik, IPK 3,76), AG Maulana (Prodi Ekonomi Islam Fakultas Agama Islam, IPK 3,70) dan Derlina Br Tobing (Fakultas Ilmu Komunikasi, IPK 3,63).

Hingga Wisuda Periode III Universitas Islam Riau telah menghasilkan 53.852 alumni, terdiri dari 26.775 lelaki dan 27.077 perempuan. Jumlah mahasiswa UIR saat ini tercatat 27.210, mereka tersebar di 42 program studi. Dalam sambutannya di depan wisudawan dan keluarga wisuda, Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL menceritakan berbagai prestasi yang diraih UIR dalam beberapa bulan terakhir. Baik prestasi akademik maupun non akademik. Termasuk prestasi mahasiswa. Ia mengakui masih banyak lagi pekerjaan yang tertunda dan belum berhasil dilaksanakan.

''Mari kita terus melakukan introspeksi diri terhadap diri dan pribadi kita masing-masing. Dengan intropeksi itu kita dapat merencanakan dan berbuat mengatasi kendala di masa mendatang sehingga kendala tersebut dapat kita atasi dengan baik, arif dan bijaksana dalam rangka meraih sukses yang lebih besar lagi,'' kata Rektor.

UIR yang unggul, lanjutnya, merupakan mimpi kita semua yang harus kita wujudkan di tahun 2020. Dengan tagline “bersama kita bisa” insya Allah cita-cita atau visi UIR dapat kita wujudkan. 

''Saya mengajak semua Pimpinan UIR, Fakultas dan Program studi serta semua dosen dan  pegawai agar terus bekerja keras, bekerja dengan penuh semangat memajukan prodi masing-masing, memajukan Fakultas dan UIR. Mari kita junjung tinggi budaya anti korupsi sebagai wujud dari pelaksanaan misi kelima UIR, yakni melaksanakan manajemen universitas yang bersih dan transparan. UIR merupakan kampus pertama di Riau yang sudah bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi Riau dan memiliki penggiat serta relawan anti narkotika,'' ungkap Rektor.*

[]relis
Share:

Milad ke-57 UIR Dimeriahkan Beragam Lomba, Puncak Dies Diwarnai Penyerahan Penghargaan kepada Dosen dan Pegawai

 

SuksesPos.com,-Pekanbaru, -Milad atau Dies Natalis Universitas Islam Riau ke 57 tahun 2019 dimeriahkan berbagai lomba. Rencananya, Senin pagi (30/9), Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi, SH, MCL bersama Wakil Rektor I, II dan III serta Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau akan menghadiri acara puncak di Gedung PKM Kampus UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru.

Rangkaian acara milad telah dimulai sejak Ziarah Kubur Civitas Akademika UIR ke makam para pendiri pada 4 September lalu. Lalu berlanjut ke MTQ Tingkat Pelajar SMA/MA se Kota Pekanbaru, Bakti Sosial seperti kunjungan ke Panti Asuhan, Jum'at berbagi dan Donor Darah. Pertandingan badminton serta tenis. Di luar itu Family Gathering yang menampilkan lomba-lomba meriah. Pameran foto dan vlog bertema Universitas Islam Riau serta Bazar Ekonomi Kreatif.

Semua kegiatan yang dirancang panitia diikuti oleh civitas akademika. Beberapa diantaranya ada yang sudah selesai dilaksanakan ada pula yang belum. Menurut S Parman SH, MH, untuk pertandingan bulu tangkis dan tenis meja yang berlangsung di Gedung PKM dan Sport Science FKIP telah selesai. Grand final pertandingan kedua cabang ini dipusatkan di Gedung PKM pada Kamis malam (26/09 2019) dan ditutup Wakil Rektor III Rosyadi.

''Alhamdulillah animo peserta cukup tinggi baik di pertandingan bulu tangkis maupun badminton. Bahkan Ketua Umum YLPI Pak Nurman turut bermain di nomor ganda. Ini patut kita apresiasi karena kemunculan ketua umum menjadi peyemangat bagi kawan-kawan dosen ikut serta dalam pertandingan kedua cabang itu,'' ujar Parman seperti disampaikan Kabag Humas UIR Syafriadi melalui relis Jum'at malam (27/09 2019).

Untuk cabang bulu tangkis juara pertama direbut pasangan Mahyulis dan Reyzakhlis, juara kedua Abdul Gani/Amri, ketiga Taufik dan Syafrizal. Juara harapan duet Nurman dengan Dahmayulis. Sementara Tenis Meja, juara pertama tunggal putra dimenangkan Abdul Rahim, kedua Aldison. Tunggal putri, juara pertama Arimuliani, juara kedua Yusrawati. Ganda Putra direbut pasangan Nanang dan A Rahim, kedua oleh Andrius dan Hotami.

Wakil Rektor III Rosyadi mengapresiasi selesainya pertandingan badminton dan tenis meja. Didampingi sejumlah panitia seperti Muslim SKar, Faturrahman, Kasmanto Rinaldi dan Parman, Rosyadi menandaskan perlu disanambungkan kegiatan berolahraga di kalangan civitas akademika. Selain UIR memiliki fasilitas yang memadai untuk berolahraga, olahraga juga membentuk jiwa menjadi sehat. ''Kalau kita punya motto UIR Unggul saatnya motto tersebut kita tambah dengan UIR Sehat,'' tegas Rosyadi.

Ia mengakui ada hal-hal baru dari kegiatan yang dirancang panitia dalam milad tahun ini. Antara lain serapan pagi bersama Pimpinan UIR dengan PHL (Pegawai Harian Lepas). ''Ini perlu kita sokong karena dampak positif dari kegiatan tersebut sangat baik untuk perkembangan UIR ke depan termasuk Jum'at berbagi dan kunjungan ke panti asuhan,'' ujarnya.

Acara puncak dies pada Senin pagi, tambah Rosyadi, akan diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada pegawai dan dosen yang berprestasi. Termasuk peluncuran buku UIR dan Biografi Rawi Kunin.(rls).
Share:

Pasca Libur Akibat Kabut Asap,SDN 61 Pekanbaru Berikan Pelajaran Tambahan.


SuksesPos.com, Pekanbaru, Sudah Masuk pekan ke tiga, Sekolah diliburkan, akibat kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru. 

Pasca libur akibat kabut asap, bagi peserta didik sudah  banyak tertinggalnya pelajaran. Untuk mengejar ketertinggal tersebut, SDN 61 Pekanbaru berikan pelajaran tambahan kepada peserta didiknya.

Kepada peserta didik akan  diberikan pelajaran tambahan, rencanaya pekan depan sudah dimulai, ungkap Zulhasni,S.Pd kepala SDN 61 Pekanbaru diruang kerjanya, Jum'at(27/9/2019).

Menurut Zulhasni, selama libur terhitung 14 hari, siswa sudah banyak ketinggalan pelajaran. Untuk mengejar ketertinggalan itulah kita berikan pelajaran tambahan.

Kepada guru kelas kita minta materi apa saja yang masih kurang, agar dilengkapi dan diberikan pelajaran tambahan kepada siswanya.

Biasanya hari Sabtu dipergunakan untuk ekskul, ini bisa dipergunakan untuk memberikan tambahan pelajaran, jelas Zulhasni.

Khusus bagi kelas 6 diberikan tambahan pelajaran dan pembahsan kisi-kisi soal. Terutama materi Ujian Nasional. 

" Kita berusaha supaya ketertinggalan selama  dua  minggu ini bisa terkejar dan tercapai. Dengan demikian siswa lebih siap menguasai pelajaran, terutama materi yang di UNkan," pungkasnya.(jun).

Share:

Gubernur Riau Hadiri Pengukuhan Prof Thamrin dan Dies Natalis UIR ke-57


SuksesPos.com, -Pekanbaru, Memasuki usia ke-57 Universitas Islam Riau (UIR) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan agar lulusannya mampu berkompetisi di tingkat nasional dan international. Salah satunya melalui pengukuhan Prof Dr Thamrin S, SH, MHum sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Fakultas Hukum UIR. Pengukuhan yang dirangkai dengan Dies Natalis itu berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Universitas di Gedung Rektorat Kampus UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru, Kamis siang (26/09 2019).

Selain Gubernur Riau Drs H Syamsuar, MSi Pengukuhan dan Dies Natalis dihadiri pula Kepala Sub Direktorat Karier Pendidik Biro SDM Kemenristek Dikti RI Ir Muhammad Panji Pujasakti, MT, Sekretaris LLDIKTI Wilayah X H Yandri, SH, MH, Rektor Universitas Islam Bandung Prof Dr Edi Setiadi, Direktur Pascasarjana Unisba Prof Dr Day Revana dan Rektor Universitas Lancang Kuning Dr Hj Hasnati. Juga Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau Dr H Nurman, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau Brigjen Pol Drs Untung Subagyo, tokoh masyarakat H Azali Johan SH, Ketua Majelis Guru Besar UIR Prof Dr Yusri Munaf beserta Anggota Senat Universitas, dan Civitas Akademika Universitas Islam Riau.

Menurut Rektor UIR Syafrinaldi, masih terdapat enam dosen lagi yang sedang menunggu pengangkatan guru besar dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Ia berharap jelang tutup tahun 2019 dan datangnya tahun pencapaian Visi UIR 2020 menjadi Universitas Islam yang Unggul dan Terkemuka di Asia Tenggara beberapa diantara keenam orang yang diusulkan itu dapat ditetapkan menjadi guru besar.

Syafrinaldi mengaku sempat cemas atas pelaksanaan pengukuhan dan dies natalis. Pasalnya dalam beberapa pekan terakhir, Provinsi Riau diselimuti kabut asap. Bahkan gubernur sempat menetapkan Darurat Kabut Asap untuk Riau. ''Alhamdulillah berkat kerja keras Pemerintah Daerah, doa semua masyarakat cuaca di Riau sudah hampir kemnbali normal. Mudah-mudahan kabut asap tidak terjadi lagi di masa mendatang,'' harap Syafrinaldi.

Pengukuhan Thamrin sebagai guru besar ke-12 di UIR, tegas Syafrinaldi, sejalan dengan upaya UIR mempersiapkan diri menjadi universitas terakreditasi international. Saat ini ada 18 dari 42 program studi didaftarkan mengikuti akreditasi international ke lembaga ASIC yang berpusat di London. Secara khusus Syafrinaldi berterima kasih kepada Prof Edi Setiadi, Rektor Universitas Islam Bandung, yang menjadi motivator bagi UIR mengikuti akreditasi international. ''Mungkin kita universitas swasta pertama di Pulau Sumatera yang akan terakreditasi international,'' tandas Rektor.

Sekretaris LLDIKTI X Yandri memuji kebijakan Rektor UIR meraih akreditasi international. Tetapi ia juga berharap, universitas tertua ini dapat pula mengejar akreditasi A untuk institusi dari BAN PT. ''Tekad kami sampai akhir tahun 2019 harus ada satu universitas yang terakreditasi A. Mudah-mudahan UIR menjadi pioner dari tekad tersebut,'' ujar Yandri. Karenanya perlu kerja kerja seluruh civitas akademika UIR. Capaian guru besar di sebuah perguruan tinggi sangat didambakan oleh lembaga layanan pendidikan tinggi.

Gubernur Riau Syamsuar juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah strategis UIR menuju universitas Islam unggul di Asia Tenggara. Termasuk memperoleh akreditasi international. Pihaknya, ujar Syamsuar, telah memberi rekomendasi pembukaan pascasarjana program studi pendidikan seni dan kriminologi bagi UIR. Semoga langkah serupa diikuti oleh Fakultas Hukum dalam program doktoral.

UIR, ucap Syamsuar, merupakan universitas tertua di Provinsi Riau. Dies Natalis selalu dijadikan momentum merefleksikan diri atas apa yang sudah dan yang belum dicapai. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, UIR memegang peran penting dalam keberlangsungan peradaban bangsa. ''UIR tak semata berfungsi mencetak sarjana melainkan juga seorang guru besar. Guru besar merupakan seorang guru, pendidik sekaligus peneliti yang penelitian-penelitiannya ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Selamat dies natalis,'' ungkap Syamsuar.
(rls).
Share:

Pasca Libur Akibat Kabut Asap,SMKN 4 Pekanbaru Berikan Pelajaran Tambahan.


SuksesPos.com, Pekanbaru, Sudah Masuk pekan ke tiga, Sekolah diliburkan, akibat kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru. 

Pasca libur akibat kabut asap, bagi peserta didik sudah  banyak tertinggalnya pelajaran. Untuk mengejar ketertinggal tersebut, SMKN 4 Pekanbaru berikan pelajaran tambahan kepada peserta didiknya.

Kepada peserta didik akan  diberikan pelajaran tambahan, rencanaya pekan depan sudah dimulai, ungkap Zulfikar,S.Pd kepala SMKN 4 Pekanbaru diruang kerjanya,Kamis(26/9/2019).

Menurut Zulfikar, selama libur terhitung 14 hari, siswa sudah banyak ketinggalan pelajaran. Untuk mengejar ketertinggalan itulah kita berikan pelajaran tambahan.

Kepada guru bidang studi kita minta materi apa saja yang masih kurang, agar dilengkapi dan diberikan pelajaran tambahan kepada siswanya.

Biasanya waktu sore dipergunakan untuk ekskul, ini bisa dipergunakan untuk memberikan tambahan pelajaran, jelas Zulfikar.

Khusus bagi kelas 12 diberikan tambahan pelajaran teori dan prakteknya. Terutama materi Ujian Nasional. Baik materi umum maupun materi kejuruan. 

" Kita berusaha supaya ketertinggalan selama  dua  minggu ini bisa terkejar dan tercapai. Dengan demikian siswa lebih siap menguasai pelajaran, terutama materi yang di UNkan," pungkasnya.(jun).
Share:

SMPN 42 Pekanbaru Dapat Bantuan 6 RKB.


SuksesPos.com, Pekanbaru,-Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan bertanggung jawab dalam memberikan pendidikan yang layak, diantaranya melengkapi sarana prasarana sekolah dengan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), sebagai bentuk tanggungjawab tersebut Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru  saat ini memberikan bantuan Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) kepada SMPN 42 Pekanbaru sebanyak 6 kelas.
Kepala SMPN 42 Pekanbaru Hj.Misrawati,S.Pd,MM mengungkapkan, pada tahun 2019 ini sekolahnya mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Pekanbaru sebanyak 6 RKB.
" Alhamdulillah pada Tahun 2019 ini sekolah kita  mendapat bantuan 6 kelas RKB yang dibangun dua lantai, dimana setiap kelas memiliki luas 7x8 meter persegi, dilengkapai dengan toilet siswa. Bantuan tersebut didanai oleh APBD kota,” ungkap Misrawati di ruang kerjanya, Kamis (26/9/2019).
Menurut Misrawati, bantuan RKB ini, adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemko Pekanbaru bagi kemajuan pendidikan khususnya kemajuan pendidikan  SMPN 42 Pekanbaru. Untuk itu pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Walikota dan Kadisdik Pekanbaru yang telah memberikan bantuan RKB.
" Kami dari pihak sekolah mengucapkan terimakasih kepada Pemko Pekanbaru dalam hal ini Bapak Walikota dan Kadisdik Pekanbaru yang telah memberikan bantuan RKB. Semoga RKB ini dapat dipergunakan bagi peningkatan mutu pendidikan disekolah," ujarnya.
Dikatakan, sampai saat ini SMPN 42 Pekanbaru memiliki 16 rombongan Belajar, Banyaknya peserta didik yang bersekolah di SMPN 42 ini tidak terlepas dari tingginya minat warga sekitar yang ingin menyekolahkan anaknya.
“Di wilayah Furwodadi dan sekitarnya ini merupakan daerah pemukiman padat penduduk, banyaknya perumahan. Sehingga banyak warganya yang menyekolahkan putra-putrinya di sini. Selain itu sekolah kami makin dipercaya oleh masyarakat sekitar,” jelas Misrawati.
Setakat ini, lanjut Misrawati,  pembangunan gedung baru tersebut sedang berlangsung yang sudah dimulai pada awal Agustus 2019. Insya Allah pada Desember 2019 mendatang sudah tuntas. Sehingga pada Januari 2020 RKB sudah dapat dipergunakan bagi kelancaran proses belajar mengajar.
" Dengan adanya ruang kelas baru, pada tahun pelajaran 2020/2021, SMPN 42 bisa lebih banyak menerima peserta didik baru," pungkasnya.(jun).
Share:

Hebat, Dua Siswa SMAN 9 Pekanbaru Wakili Riau Lomba Duta Remaja Tingkat Nasional di Jambi.



SuksesPos.com,Pekanbaru, Hebat, inilah kata yang pantas dipersembahkan buat dua siswa SMAN 9 Pekanbaru yang telah menjadi wakil Riau diajang duta remaja tingkat nasional yang diselenggarakan di Provinsi Jambi.

" Alhamdulillah dua siswa kita mejadi wakil Riau pada lomba duta remaja tingkat nasional di Jambi," ungkap Dra.Hj.Zuraida kepala SMAN 9 Pekanbaru diruang kerjanya, Selasa(23/9/2019).

Menurut Zuraida kedua siswa tersebut yakni Ilham Ramadhani dan Zawiadah Alyaza Nazala. Keduanya akan mengikuti seleksi duta remaja tingkat nasional yang diselenggarakan pada tanggal 25 hingga 28 September 2019 di Jambi.

Sebelumnya, kedua siswa ini sudah sukses menjadi yang pasangan terbaik duta remaja di tingkat provinsi Riau. Sehingga dipercayakan untuk mewakili Riau ditingkat nasional, jelasnya.

Selain duta remaja, lanjut Zuraida, pihaknya  juga mengikutsertakan Putri kreatif dan Pavorit sebagai pendamping.

Zuraida menjelaskan, dalam lomba duta remaja tingkat nasional ini, para peserta selain dinilai penampilan fisik, juga dinilai tingkat kecerdasannya, pengetahuan, potensi daerah, ekonomi kreatif, adat istiadat seni dan budaya, potensi wisata maupun wawasan nusantara. 

" Targetnya, siswa kita ini menjadi juara 1. Sehingga dapat mengharumkan nama Riau dan sekolah dilevel nasional. Mudah-mudahan apa yang ditargetkan dapat tercapai, " harapnya optimis.(jun).

 
Share:

Kepsek SDN 114 Pekanbaru : Selama Libur, Siswa Tetap Belajar.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Akibat kabut asap yang melanda kota Pekanbaru, sekolah diliburkan sudah hampir tiga pekan.

Walaupun sekolah diliburkan, siswa tetap belajar dirumah. Karena selama libur peserta didik diberikan tugas oleh guru, ujar Bibit Santosa,M.Pd kepala SDN 114 Pekanbaru di sekolahnya, Senin(23/9/2019).

Menurut Bibit selama libur berlangsung, siswa sudah diberikan tugas oleh masing-masing guru kelas. 
Pemberian tugas tersebut bisa melalui WA graup kelas.

Untuk itu, diharapkan orang tua siswa dapat membimbing dan mengawasi anaknya dalam mengerjakan tugasnya selama belajar dirumah. Bagi siswa yang kurang mengerti, bisa berkonsultasi dengan menanyakan langsung kepada gurunya baik melalui telepon maupun WA group kelasnya masing-masing, jelas Bibit.

Bagi siswa kelas 6, lanjut Bibit, akan dicari stategi, adanya waktu penambahan pelajaran. Sehingga siswa tidak ketinggalan pelajaran. 

" Kita semua berharap kondisi kabut asap tidak berlarut-larut,  bisa secepatnya hilang. Sehingga aktivitas disekolah bisa berjalan normal kembali seperti biasanya," harap Bibit.(jun)

Share:

Kepsek SMAN 8 Pekanbaru : Sekolah Libur, Siswa Tetap Belajar.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Akibat kabut asap yang melanda kota Pekanbaru, sekolah diliburkan sudah hampir tiga pekan.

Walaupun sekolah diliburkan, siswa tetap belajar dirumah. Karena selama libur peserta didik diberikan tugas oleh guru, ujar H.Tavip Tria Candra,S.Pd kepala SMAN 8 Pekanbaru di sekolahnya, Senin(23/9/2019).

Menurut Tavip selam libur berlangsung, siswa sudah diberikan tugas oleh masing-masing guru bidang study. 
Pemberian tugas tersebut bisa melalui Email, ada learning dan WA graup kelas.

Bagi siswa yang mau melanjutkan kompetensi baru, maka siswa bersangkutan berkonsultasi dengan guru bidang studi masing-masing bila ditemui kendala. Artinya bila ada pelajaran yang tidak dimengerti, siswa bisa langsung menanyakan ke pada guru, jelas Tavip.

Bagi siswa kelas 12, lanjut Tavip, akan dicari stategi, waktu penambahan pelajaran. Jangan sampai ketinggalan pelajaran. 

" Kita semua berharap kondisi kabut asap bisa secepatnya hilang. Sehingga aktivitas  disekolah bisa berjalan normal kembali seperti biasanya," harap Tavip.(jun)
Share:

PS UIR Berpeluang Juara Group C Piala Menpora 2019



SuksesPos.com, Yogyakarta, Manager PS UIR Askarial mengakui, stamina skuadnya menurun sehingga permainan berujung 1-1 ketika menghadapi Universitas Syah Kuala Aceh pada Liga Berjenjang U-21 Piala Menpora RI 2019 di Lapangan Sepakbola Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Rabu (18/09 2019) sore. 

Penurunan stamina itu dipengaruhi timnya bermain dua kali satu hari. Pagi pukul 09.30 melawan Universitas Khairun (Maluku) di Stadion Dwi Windu Bantul, dan sorenya pukul 15.30. ''Anak-anak praktis beristirahat 90 menit untuk menghadapi Aceh. Walau demikian saya puas karena di tengah keletihan mereka mampu bermain baik menahan imbang Syah Kuala,'' kata Askarial di Yogyakarta usai pertandingan.

Dengan hasil kacamata melawan Aceh, PS UIR sukses memposisikan diri di urutan pertama Group C dengan nilai 4 poin. Disusul Universitas Syah Kuala Aceh dan Universitas Khairun. Askarial optimis, timnya lolos ke perdelapan final karena nilainya tertinggi kecuali bila Syah Kuala unggul 3-0 dengan Universitas Khairun. Pertandingan kedua tim berlangsung Kamis (19/09 2019) pukul 14.00 di Stadion Sultan Agung Bantul.

''Syah Kuala harus mampu memetik kemenangan tiga poin dari Khairun untuk bisa tampil sebagai juara group. Kita lihat hasil pertandingan kedua universitas besok. Mudah-mudahan dengan nilai 4 poin, mengantarkan PS UIR melaju ke babak berikutnya,'' tandas Askarial.

Pertandingan PS UIR dan Syah Kuala Aceh berlangsung imbang. Babak awal di sepuluh menit pertama, pasukan Askarial terlihat menguasai pertandingan. Beberapa peluang Suhendra dkk di mulut gawang Syah Kuala yang dijaga M. Ikbar gagal dieksekusi para pemain PS UIR. Sebaliknya Syah Kuala mampu membobol gawang PS UIR setelah Ivan Fadhilah gagal mengantisipasi tendangan jarak jauh Muh Rizal dari sudut kanan pada menit ke-20. PS UIR tertinggal 1-0.

Tertinggal 1-0 tak membuat PS UIR pasrah. Anak-anak asuhan pelatih Abrar ini terus melancarkan serangan. Mereka terus merumput dengan operan jarak pendek yang membuat kubu pertahanan Syah Kuala sedikit kelabakan. Beberapa menit jelang babak pertama berakhir, Elzi Rikardo sukses menyarangkan si kulit bundar ke gawang Syah Kuala setelah terjadi perebutan bola lambung dengan pemain belakang Syah Kuala di dalam kotak pinalti. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Hingga jelang babak kedua berakhir, saat wasit Akhmad Nur W meniup peluit panjang kedua kesebelasan tetap bermain dengan skor 1-1. Dalam pertandingan ini wasit menghadiahi empat kartu kuning, dua untuk PS UIR dan dua kartu kepada Universitas Syah Kuala.

Adapun susunan pemain kedua kesebelasan adalah PS UIR: Ivan Fadhilah (PG), Bryand Robbi, Bayu Saputra, M Reza Wibowo, Arya Mandala Putra, Elzi Rikardo, Tri Syah Putra, Dwi Permadi, Adhitama Bintang, Suhendra (C) dan Laren Sambadha. Cadangan: Khoirun Nasrun, Cahya Rifo, M Fikri Al Hafis, Rendy Rusyadi, Fikri Alfian, Jefri Adi Putradan Zainal. Universitas Syah Kuala: M Ikbar (PG), Mara Ikhsan (C), Bilal Birrabah, Amirul Fajar, M Zaky, Sultan Akbar, Dedek Almizan, Rizqy Alfaqy, Candra Rahmat, Nuril Bustanul dan Alkausar. Cadangan: Muh Rijal, Teuku Mirza, Muh Angkasah, Hafiz Maulidarma, Arid Munandar, Royani dan Muh Dhiaul Haqq.(rls).
Share:

SDN 140 Pekanbaru Masih Kekurangan Mobiler.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Keberhasilan pendidikan haruslah didukung oleh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan termasuk sarana dan prasarana yang cukup dan lengkap.

Kepala  SDN 140 Pekanbaru Muslim HS,S.Pd mengatakan sekolah yang dipimpinnya masih kekurangan Mobiler yakni kursi dan meja belajar.

" Sekolah kita masih kekurangan mobiler yakni kursi dan meja belajar, mobiler yang ada sebagiannya sudah tidak layak pakai," ujar Muslim diruang kerjanya,Kamis(19/9/2019).

Selain kekurangan mobiler, lanjut Muslim, juga kekurangan almari buku dan tidak ada rumah penjaga sekolah.

Sekolah yang beralamat dijalan Tuah Bersama kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya ini  memiliki 7 rombel dengan ruang kelas dan guru yang cukup.

Menurut Muslim, pihaknya telah melaporkan kondisi sekolahnya kepihak Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Insya Allah dalam tahun ini akan dibantu pembangunannya oleh Pemko Pekanbaru.

Dikatakan, hampir selama dua bulan dirinya bertugas, banyak yang harus dibenahi. Sekala prioritas kita melengkapi kekurangan mobiler siswa, karena ini sangat penting bagi proses pembelajaran disekolah, jelasnya.

" Kita berharap kepada pihak Dinas melalui bidang Sapras kekurangan mobiler dan rumah penjaga sekolah dapat  terealisasi pada tahun ini. Sehingga proses pembelajar dapat berjalan dengan lancar," harapnya.(jun).
Share:

Sekolah Libur Tidak Pengaruhi Sertifikasi Guru.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Sudah masuk dua pekan proses belajar mengajar disekolah diliburkan, akibat kabut asap pekat masih menyelimuti kota Pekanbaru. 

Walaupun sekolah libur, namun tidak berpengaruh kepada sertifikasi guru, ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru H.Muzailis,S.Pd,MM ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis(19/9/2019)

Menurut Muzailis, walaupun siswanya libur, kepala sekolah dan guru tetap hadir.

" Walaupun guru tak tatap muka dengan siswanya, para guru tetap hadir dengan absensi seperti biasanya. Mereka(guru) tetap melaksanakan tugasnya seperti mempersiapkan modul pelajaran, pengolahan nilai ulangan harian dan juga melaksanakan tugas yang diberikan oleh kepala sekolah. Jadi  guru janganlah khawatir. Libur ini karena bencana, tidak ada pengaruhnya dengan sertifikasi, " tegas Muzailis. 

Menanggapi liburnya sekolah akan mempengaruhi kelender pendidikan yang telah ditetapkan. Menurut Muzailis kalau liburnya masih 3 pekan tidak mempengaruhi, ketertingalan pelajaran masih bisa dikejar yakni diganti pada hari Sabtu. Kalaulah liburnya berbulan-bulan, barulah kita susun jadwal yang baru. 

" Kita berharap kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru semakin berkurang, bahkan hilang. Sehingga sekolah bisa berjalan efektif kembali," pungkasnya.(jun).
Share:

SDN 28 Pekanbaru Persiapkan Diri Menuju Adiwiyata.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Guna  meraih predikat sekolah berwawasan dan peduli lingkungan yang lebih dikenal sekolah Adiwiyata, SDN 28 Pekanbaru melakukan pembenahan diri dan berbagai persiapan.
Sekolah dibawah pimpinan Dra. Nevi Elya ini terus berupaya mewujudkan sekolah yang asri, sejuk dan nyaman. Setakat ini, pihak sekolah sedang melakukan pembenahan dan berbagai persiapan dengan menggalakan penghijauan guna menuju sekolah Adiwiyata kota.
"Sekarang Kami sedang mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah Adiwiyata, berbagai persiapan dan pembenahan Kami lakukan mulai dari pembuatan taman, penanaman bunga, penyediaan tong sampah, penghijauan serta berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan," tutur Nevi diruang kerjanya, Rabu(18/9/2019).
Dikatakannya,  setakat ini, pihkanya sedang membenahi lingkungan sekolah yang   ditata dengan baik. Penataan taman, bunga, pohon lindung, sayuran dan tanaman buah. Juga tanaman obat dan opotik hidup maupun hidroponik. Yang jelas lingkungan sekolah rimbun, hijau, sejuk dan asri.
Menurut Nevi tekat dan keinginannya menjadikan sekolah asri dan nyaman ini sudah mendapat dukungan dari seluruh stokeholder sekolah yakni guru, siswa, orang tua murid dan masyarakat sekitar.
" Walaupun sekolah kita kecil, kita juga ingin maju, seperti sekolah besar. Yang penting ada keinginan dan komitmen bersama warga sekolah untuk menciptakan sekolah yang asri dan nyaman. Sehingga peserta didik betah berlama-lama berada dan belajar disekolah," ujar Nevi.
Lebih jauh dijelaskan Nevi, sekolah yang dipimpinya ini letaknya sangat stratrgis dipinggir jalan.Utama berhadapan dengan Puskesmas Rejosari Tenayan Raya. Namun lokasi sekolah kurang luas, bangunan sekolahnyapun sudah lama. Pihaknya sudah mengajukan profosal ke pihak dinas untuk dirivitalisasi, sampai saat ini belum ada realisasinya.
" Saya berharap semoga kedepan bangunan sekolah dapat dibangun dengan dua lantai oleh pemerintah. Sehingga siswa lebih nyaman lagi belajar dengan ruang kelas yang baru dan bagus," harapnya.
Diakui Nevi, pihkanya tidak mentargetkan tahun ini meraih adiwiyata. Yang penting, kita ingin ciptakan sekolah yang rindang, hijau, sejuk dan nyaman bagi seluruh warga sekolah, jelasnya.
Nevi yakin, dengan usaha bersama para guru, siswa, orang tua siswa, komite dan masyarakat sekitar target meraih adiwiyata tingkat kota dua tahun mendatang akan dapat tercapai, pungkasnya optimis.(jun).

Share:

Rektor Syafrinaldi Janjikan Bonus ke PS UIR Bila Berhasil Bawa Piala Menpora ke Kampus



SuksesPos.com,Pekanbaru, Persatuan Sepakbola Universitas Islam Riau (PS UIR) kembali berlaga di Piala Menpora 2019 di Yogyakarta mulai 17 September 2019. Turnamen sepakbola bergengsi antarmahasiswa ini mempertandingkan tim-tim tangguh yang juara di zona masing-masing. Termasuk Universitas Islam.

Rektor Universitas Islam Riau Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL menjanjikan bonus kepada PS UIR bila berhasil membawa kembali Piala Menpora ke kampus UIR. Janji tersebut disampaikan Syafrinaldi kepada Manager, Pelatih, Official dan Pemain saat mengikuti acara pelepasan menuju Yogyakarta di Kantin Terapung Kampus UIR Pekanbaru, Senin siang (16/09 2019). Hadir Wakil Rektor I Dr H Syafhendry, Wakil Rektor II Ir H Asrol, Wakil Rektor III Ir Rosyadi yang sekaligus Ketua Umum PS UIR. Juga Manager Askarial.

Dikatakan Syafrinaldi, tahun 2017 PS UIR mencatat kisah sukses merumput di Piala Menpora. Keluar sebagai juara satu, tim kesayangan universitas ini menidurkan Piala Menpora selama satu tahun. Tapi kemudian, tropi itu gagal dipertahankan di tahun 2018. ''Saya janjikan bonus kepada tim apabila sukses merebut kembali Piala Menpora dan membawanya ke kampus,'' tandas Syafrinaldi.

PS UIR, tambah Rektor, nyaris tak pernah absen mewakili zona Riau ke Liga Berjenjang U21 Piala Menpora. Sama dengan universitas lain, lawan-lawan tangguh di Yogyakarta juga bermunculan. Karena itu jaga kekompakan. Jangan pernah anggap remeh lawan manapun. Jaga fisik dan kesehatan. ''Saya yakin tim mampu mengatasi kesulitan di lapangan sepanjang timwork berjalan baik, dan bermain atas instruksi pelatih,'' ujar Syafrinaldi yang di masa muda juga pernah bermain untuk PS UIR.

Manager PS UIR Askarial mengaku akan terus memompa semangat timnya untuk menampilkan permainan terbaik. Secara maksimal, Askarial berusaha mewujudkan keinginan Rektor Syafrinaldi memboyong lagi Piala Menpora ke PS UIR. ''Saya mohon doa dari civitas akademika agar tim diberi kekuatan, kesehatan dan bermain baik dalam Piala Menpora tahun 2019 dan pulang membawa piala,'' pinta Askarial.

Adapun perguruan tinggi yang menjadi peserta Piala Menpora tahun ini adalah STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, Universitas Pattimura Maluku, Universitas Tanjung Pura Kalimantan Barat, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas PGRI Adi Buana Jawa Timur, Universitas Udayana Bali, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Universitas Palangkaraya. 

Sekolah Tinggi Olahraga Metro Lampung Universitas Syahkuala Aceh, Universitas Islam Riau, Politeknik Negeri Batam, Universitas Khairun Maluku Utara, Universitas Panca Budi Sumatera Utara, Universitas Andalas Padang, Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Nusa Cendana Nusa Tenggara Timur, Universitas Negeri Makassar, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Papua Barat, Universitas Jambi, Universitas Sriwijaya Palembang dan Universitas Sulawesi Barat.(rls)
Share:

Luar Biasa, Raafi Akbar, Siswa SDN 112 Pekanbaru Raih Juara 1 Karate Tingkat Nasional Di Kupang.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Luar Biasa, inilah kata yang pantas dipersembahkan buat Raafi Akbar, siswa kelas V SDN 112 Pekanbaru yang telah berhasil menjadi juara 1 Karate tingkat nasional di Kupang.

" Alhamdulillah, siswa kita Raafi Akbar telah berhasil meraih juara 1 kejuaraan karate tingkat nasional di Kupang. Ini patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah," ujar Weyn Mardiani,S.Pd kepala SDN 112 Pekanbaru diruang kerjanya, Senin(16/9/2019).

Menurut Weyn, keberhasilan yang dicapai oleh Raafi menunjukan bahwa siswa SDN 112 Pekanbaru adalah  siswa berkualitas yang mampu mengukir prestasi terbaiknya dengan meraih juara 1 diajang yang cukup bergengsi tingkat nasional. Untuk itu, kami ucapkan terimaksih kepada Raafi yang telah mengharumkan nama sekolah dan provinsi Riau.

Prestasi yang telah diukir anak kita yang satu ini, hendaknya menjadi inspirasi dan motifasi pula bagi siswa lain untuk mengembangkan potensi diri agar bisa pula menorehkan prestasi terbaiknya, tutur Weyn.

Dikatakan, pihak sekolah senantiasa memberikan dukungan kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan talenta yang dimilikinya baik dibidang akademik maupun non akademik.

Kepada Raafi diingatkan, jangan pernah puas dengan apa yang diperoleh saat ini. Teruslah berlatih, tingkatkan kompetensi diri, banyak mengikuti kejuaraan agar lebih berpengalaman dan profesional. 

Melalui latihan yang intens, kami yakin, kedepannya, bukan saja mengukir prestasi di tingkat nasional, namun juga dilevel Internasional, harapnya optimis.(jun).
Share:

Menuju Adiwiyata, SDN 170 Pekanbaru Lakukan Berbagai Persiapan.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Guna  meraih predikat sekolah berwawasan dan peduli lingkungan yang lebih dikenal sekolah Adiwiyata, SDN 170 Pekanbaru melakukan pembenahan diri dan berbagai persiapan.
Sekolah dibawah pimpinan Eva Paswati,S.Pd terus berupaya mewujudkan sekolah yang asri, sejuk dan nyaman. Setakat ini, pihak sekolah sedang melakukan pembenahan dan berbagai persiapan dengan menggalakan penghijauan guna menuju sekolah Adiwiyata kota 2019.
"Sekarang Kami sedang mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah Adiwiyata, berbagai persiapan dan pembenahan Kami lakukan mulai dari pembuatan taman, kolam ikan, green house, rumah jamur, pembibitan, pembuatan kompos, hydroponik, lobang biopori, bank sampah, penghijauan serta berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan," tutur Eva diruang kerjanya, Senin(16/9/2019).
Dikatakannya,  tim adiwiyata sekolahnya telah mempersiapkan dokumen dan sekarang tinggal melengkapinya saja lagi. Sedangkan lingkungan sekolah sudah ditata dengan baik. Penataan taman, bunga, pohon lindung, sayuran dan tanaman buah. Juga tanaman obat dan opotik hidup maupun hidroponik. Yang jelas lingkungan sekolah rimbun, hijau, sejuk dan asri.
Eva yakin, dengan usaha bersama tim adiwiyata, para guru, siswa, orang tua siswa, komite dan masyarakat sekitar target meraih adiwiyata tingkat kota  akan dapat tercapai, harapnya optimis.(jun).

Share:

Dua Mahasiswa UIR Ukir Prestasi Nasional



SuksesPos.com, Pekanbaru, Dua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Riau, Puja Lestari dan Ryandi Anugerah Putra, sukses mengukir prestasi nasional. Puja dinobatkan sebagai Puteri Pariwisata 2019, sementara Ryandi terpilih menjadi Putera Indonesia 2019 dan Man of the Year Indonesia 2019. ''Saya bangga atas prestasi kedua mahasiswa itu. Ini akan menjadi  pemicu bagi mahasiswa lain mengikuti jejak Puja dan Ryan," kata Dekan Fakultas Hukum Dr Admiral, SH, MH di Kampus UIR Pekanbaru, Sabtu sore (14/09 2019).

Puja Lestari mengikuti kontes pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2019 mewakili Provinsi Sumatera Barat. Pemilihan ini merupakan kontes paling bergengsi yang dilaksanakan oleh Yayasan El John Indonesia, dan grand finalnya berlangsung Jum'at malam (6/9 2019) di Auditorium TVRI Jakarta. Tahun ini El John mengangkat tema The Young Milenials Generation Of Tourism pada kontes Putri Pariwisata Nusantara.

Puja tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Angkatan 2017. Ia mengaku bangga bisa menjadi salah satu finalis Putri Pariwisata Nusantara Tahun 2019. Menurutnya, banyak sekali pengalaman yang ia peroleh selama mengikuti kontes. Salah satunya dapat sharing dengan finalis lain dari seluruh Indonesia. 

''Saya bersyukur dan sangat senang bisa menjadi Putri Pariwisata Nusantara 2019. Sedikit pun tak menyangka kalau akhirnya saya yang terpilih menjuarai kontes ini. Terima kasih kepada teman-teman dan seluruh keluarga. Semoga kita semua sukses,” ujar Puja melalui whatshapp kepada Humas UIR Syafriadi Sabtu malam.

Mahasiswi yang lahir di Pekanbaru, 2 Desember 1998 itu menyebutkan, dirinya mewakili Sumatera Barat di kontes Putri Pariwisata Indonesia karena diambil dari jejak dan garis keturunan. ''Puja ada garis keturunan dari Sumbar Pak makanya bisa mewakili Sumatera Barat,'' katanya. Dalam kontes ini Puja sukses melewati semua tahapan yang ditentukan panitia termasuk di malam grand final yang menempatkan dirinya meraih nilai tertinggi dari dewan juri setelah gemilang menjawab semua pertanyaan pada sesi tanya jawab.

Sebelum Puja, Ryandi Anugerah Putera juga mengukir prestasi serupa. Mahasiswa Angkatan 2015 yang lahir di Pekanbaru 22 Agustus 1996 ini, tampil sebagai juara pertama Putera Indonesia 2019 dan terpilih pula menjadi Man of the Year 2019. Kini, Ryan sedang dikarantina di Myanmar berkompetisi dengan man of the years dari 12 negara. ''Doakan Ryan sukses dan juara yah Pak,'' ucap Lingga Makmur, SH, wanita yang paling dekat dengan Ryandi Anugerah Putera.

Ryan adalah Paskibraka Nasional 2013. Ia pernah terpilih jadi Duta Belia Indonesia-China 2013, dan juara Mr Teen Riau 2015. Pada kontes pemilihan Putera Indonesia yang diselenggarakan Raymond Djambek di Bandung 18 Agustus lalu, mahasiswa bertinggi badan 175 kg ini berhasil menyisihkan putera-putera terbaik lain dari berbagai provinsi.

''Alhamdulillah Pak. Ryan bersyukur terpilih menjadi Putera Indonesia dan Man of the Year. Sekarang Ryan sedang di Myanmar mengikuti kontes dunia. Keberhasilan ini juga berkat doa kawan-kawan dan keluarga. Termasuk Dosen-dosen Ryan di Fakultas Hukum. Doakan sukses yah Pak,'' pesan tertulis Ryan melalui whatshapp.(rls).
Share:

Kadiskominfo Riau Kukuhkan Pelopor Kelas Kominfo SMPN 13 Pekanbaru.


SuksesPos.com, Pekanbaru, - Kepala Dinas Komunikasi dan informasi Provinsi Riau Ir.H.Yogi Getri mengukukuhkan pelopor kelas kominfo SMPN 13 Pekanbaru. Pengukuhan kelas kominfo tersebut berlangsung di aula serbaguna sekolah, Kamis(12/9/2019).

Dalam arahannya Kadiskominfo Riau Yogi kelas Kominfo ini merupakan produk dari Kementrian Komunikasi dan Informasi. Tujuan dari kelas kominfo ini dibentuk agar mencegah siswa untuk mengurangi untuk bermain game online dengan menggunakan  android.

Menurut Yogi melalui kelas kominfo ini juga  dapat dilakukan sosialisasi Indonesia Game Rating System(IGRS) yakni merupakan kebijakan pemerintah melalui peraturan menteri Kominfo NO.11 tahun 2016 tentang kalsifikasi permaian interaktif elektronik, berdasarkan konten game dan kelompok usia penggunanya.

Diharapkan peserta didik dapat menggunakan waktunya dengan bijak, agar dapat mengurangi waktunya beraktifitas dengan game online. Sehingga waktunya lebih banyak dipergunakan untuk belajar dan beraktivitas fisik, harapnya.

Sementara itu kepala SMPN 13 Pekanbaru Zurdianto,M.Pd mengatakan, hari ini adaah acara puncak pengukuhan Pelopor kelas kominfo tingkat SMP kota Pekanbaru.  Ada 3 sekolah yang ditunjuk Diskominfo Riau yakni SMPN 3, SMPN 6 dan SMPN 13 Pekanbaru.

Memurut Zurdianto, pihaknya menyambut baik, sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas dikukuhnya pelopor kelas kominfo sekolah.

Dengan dikukuhnya pelopor kelas kominfo yang beranggotakan 30 siswa terpilih, diharapkan peserta didik dapat mengurangi aktivitas penggunaan konten game yang tidak bermanfaat bahkan dapat merusak karakter siswa. Dengan demikian siswa waktunya lebih banyak dipergunakan  fokus untuk belajar, tutur Zurdianto.


Dikatakan, sejauh ini pihak sekolah sudah  rutin melakukan razia kepada siswa yang membawa Hendpon android. 

" Ada peringatan 1, 2 dan 3. Jika tertangkap  akan dipanggil orang tuanya. Ini sudah kita lakukan," ujarnya.

Kepada orang tua wali murid, dihimbau agar menjaga dan mengontrol anak-anaknya dalam menggunakan gejet atau android. Demikian juga kepada peserta didik tidak larut dan dapat mengurangi waktunya untuk bermain game online, harap Zurdianto.(jun).



Share:

SDN 138 Pekanbaru Menabung Melalui Bank Sampah.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- SDN 138 Pekanbaru menabung melalui bank sampah.

Sebagai sekolah yang sudah meraih predikat adiwiyata nasional sudah sewajarnya melakukan berbgai aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan. 

Sekarang sekolah kita menabung melalui bank sampah, ungkap kepala SDN 138 Pekanbaru T.Rasyada,S.Pd,MM diruang kerjanya, Selasa(10/9/2019).

Menurut Rasyada, untuk menabung sampah an organik tersebut untuk menhasilkan uang, pihaknya bekerjasama dengan bank sampah TDB yang beralamat di jl. Arifin Ahmad Pekanbaru.

Dana nanti hasil menabung sampah tersebut dipergunakan untuk kegiatan anak- anak disekolah seperti pembuatan taman, pembibitan dan juga untuk memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi. 

Yang jelas, lanjut Rasyada, tujuannya untuk  menanamkan budaya karakter, hidup bersih dan sehat. 

" Menabung sampah ini banyak manfaatnya, menjaga kebersihan lingkungan. Sampah plastik, kertas, kardus, koran.yang anorganik masih dapat diolah menjadi suatu barang yang bernilai ekonomis," tuturnya.

Dikatakan, disetiap kelas sudah tersedia 3 tong sampah yakni untuk sampah plastik, kerta dan daun-daunan. Selanjutnya sebulan sekali sampah yang sudah terkumpul disekolah. Nanti diambil oleh pihak Bank sampah. 

" Saya berharap kerjasama dengan bank sampah ini dapat berjalan aman dan lancar sebagaimana yang diinginkan," harapnya optimis.(jun). 

Share:

Kadisdik Pekanbaru : Akibat Kabut Asap, Sekolah Diliburkan Selama Dua Hari.



SuksesPos.com, Pekanbaru, - Menyikapi semakin menebalnya kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru, dalam hal ini Walikota Pekanbaru bersama Sekretaris kota dan Dinas Pendidikan Kota mengintruksikan sekolah diliburkan selama dua hari yakni Selasa-Rabu(10-11/9/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru H.Abdul Jamal,M.Pd ketika dikonfirmasi diruang kerjanya Selasa(10/9/2019) mengakui bahwa sekolah diliburkan selama 2 hari.

" Intruksi Walikota ini sudah kita sampaikan kepada seluruh kepala sekolah disemua tingkatan agar meliburkan siswa selama dua hari yakni Selasa dan Rabu," ujar Jamal.

Dikatakan Jamal,  sementara itu dikaji, selama dua hari ini, kalau juga kabut tidak kurang, mungkin liburnya diperpanjang. Nanti akan kita informasikan kepada sekolah, jelasnya.

Jamal menghimbau dan berpesan kepada orang tua siswa supaya menjaga anaknya untuk tidak berkeliaran diluar rumah. 

" Kami titipkan anaknya supaya orang tuanya mengawasi atau mengontrol anak-anaknya  untuk tidak bermain maupun beraktivitas diluar rumah," pesan Jamal.(jun).

Share:

Kepsek SMPN 33 Pekanbaru : Siswa Libur Dua Hari, Guru Tetap Masuk.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Kepala SMPN 33 Pekanbaru Hj. Wijayanti Sriutari, S.Pd mengatakan siswa diliburkan selama dua hari yakni Selasa-Rabu(10-11/9/2019). Sedangkan guru mauapun tenaga kependidikan tetap masuk seperti biasa.

" Siswanya saja yang libur, guru dan tenaga adminitrasi tetap masuk seperti biasa," tuturnya.

Libur dua hari ini berdasarkan Intruksi Walikota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan. Setelah mendapatkan edaran intruksi Walikota yang melalui WA Dinas, Makanya hari ini Selasa(10/9)anak kita pulangkan lebih awal, yakni pukul 10. 00 Wib, jelas Wijayanti.

Menurut Wijayanti, pihaknya dan orang tua siswa menyambut baik diliburkannya sekolah. Karena melihat kondisi kabut asap semakin membayakan bagi kesehatan siswa.

Dikatakan, kita hanya menjalankan perintah Walikota Pekanbaru yang intinya siswa libur hanya dua hari. Berikutnya belum tau, kita hanya menunggu intruksi berikutnya, terang Wijayanti. 

Wijayanti berharap, selama libur anak bisa belajar dirumah, karena sudah diberi tugas oleh guru bidang studi. Ia meminta agar orang tua mengawasi anaknya untuk tidak bermain atau beraktifitas diluar rumah, harapnya.(jun).



Share:

Peringatan 1 Muharram di UIR, Inilah Tiga Golongan Orang yang Mempusakai Al Qur'an Menurut Mustafa Umar



SuksesPos.com,Pekanbaru,-Peringatan 1 Muharram 1441 H di Universitas Islam Riau berjalan khidmat. Ratusan dosen dan mahasiswa mendengar tausiah Muharram dari al Ustadz Dr H Mustafa Umar Lc, MA. Selain dihadiri Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam R(YLPI) Riau Dr H Nurman, SSos, MSi, kegiatan yang berlangsung Senin siang (09/09 2019) di Masjid Al Munawwarah Kampus UIR Pekanbaru ini juga diikuti Rektor Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL, Wakil Rektor I Dr Syafhendry, Wakil Rektor II Ir H Asrol, Wakil Rektor III Ir H Rosyadi, Ketua Dewan Guru Besar Prof Dr H Yusri Munaf, SH, MHum dan Dekan-dekan Fakultas di lingkungan UIR.

Mustafa Umar mengurai tiga golongan orang-orang yang mempusakai Al Qur'an. Ketiga golongan tersebut, menurut ulama ini, adalah pertama, zalimun binafsihi. Yakni orang yang menzalimi diri sendiri karena mengambil hak orang lain untuk dimiliki. Misalnya seseorang yang membeli sebidang tanah, dan tanah itu berbatasan dengan tanah orang lain. Dia tahu tanah sempadan tak pernah atau jarang dilihat pemiliknya. Lalu ketika ia membuat surat, pelan-pelan tanahnya digeser ke kiri atau ke kanan dengan menambah luas dengan cara mengambil tanah orang lain. Orang ini telah menzalimi diri sendiri serta menzalimi orang lain. 

Zalim yang paling besar adalah mengambil hak Allah. Mustafa mengambil contoh pada diri Fir'au. Ia mengambil hak Allah dengan mengakui kalau dirinya tuhan. Allah kemudian membenamkan Fir'aun ke dasar laut karena kekufurannya.

Kedua, muqtasid yaitu orang yang mengerjakan semua perintah Allah. Umpamanya riba. Dia tahu riba itu hukumnya haram karenanya dia tidak mau menyimpan uang di bank konvensional. Lalu ia pindahkan simpananya ke bank syariah. Ketiga, tsabikum bil khairat. Orang yang berlomba melakukan banyak kebaikan. Itu lantara ia mendapat kekuatan lebih. 

''Jangan anda beramal biasa-biasa saja. Beramalkan secara luar biasa. Orang yang bisa mengerahkan tenaganya untuk memenangkan perlombaan kepada Allah adalah mereka yang berusaha sekuat tenaga melakukan banyak kebaikan,'' ungkap Mustafa Umar.

Bersempena dengan 1 Muharram, Mustafa Umar mengajak setiap hamba Allah supaya loyal kepada Allah. Lakukan ibadah tanpa keterpaksaan. Kita hanya tunduk dan patuh semata kepada Allah, ikuti perintahnya dan tinggalkan larangannya. Jadikan moment hijrah, tambah Mustafa, sebagai momentum meningkatkan ketaqwaan kepada Allah. ''Mari kita pusakai Al Qur'an agar 1 Muharram membekas dalam diri kita dan kita jadikan peristiwa tersebut menuju kebaikan hidup tak hanya di dunia juga di akhirat,'' ajak Mustafa Umar.

Peringatan 1 Muharram 1441 H ini dilaksanakan oleh Lembaga Dakwah Islam Kampus (LDIK). Usai acara, Sekretaris LDIK Anton Afrizal Chandra, SAg, MSi mengajak civitas akademika mentauladani Rasulullah SAW, dan menjadikan tauladan itu meningkatkan iman dan taqwa. ''Tiga golongan orang-orang yang mempusakai Al Qur'an seperti di urai ustadz Mustafa Umar menurut saya menjadi jembatan bagi kita untuk hijrah. Mari sama-sama kita laksanakan agar kehidupan kita makin hari semakin membaik,'' ajak Anton Candra.*

[]relis
Share:

SDN 131 Pekanbaru Optimis Raih Nilai Akreditasi A.



SuksesPos.com, Pekanbaru, Tim asesor akreditasi tingkat SD dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Riau telah melakukan penilaian ke SDN 131 Pekanbaru. Kegiatan visitasi oleh tim akreditasi tersebut dilakukan selama dua hari yakni tanggal 9 dan 10 Agustus 2019.

Kepala SDN 131 Pekanbaru, Mislidar, SPd menyebutkan,  tim asesor yang terdiri dari Ibuk Kahirani dari Siak dan Ibuk Ardawati dari Kampar saat berkunjung ke sekolah menyampaikan, kepada guru dan para staf tentang maksud dan tujuan akreditasi yang dilakukan.

Menurut Mislidar, tim asesor mengecek seluruh ruangan belajar, ruang UKS, ruang BK, WC dan kantin. Kemudian juga mengecek lingkungan sekolah untuk melihat kondisi sarana dan prasarana dan fasilitas pendukung lainnya.

" Kemudian, mereka juga menilai 8 standarisasi nasional pendidikan, yakni standar pembiayaan, standar pengelolaan, standar penilaian, standar proses, standar sarpras, standar kompetensi lulusan, standar PTK, dan standar isi,"  tuturnya.

Dikatakan, Kegiatan visitasi ini adalah melihat secara langsung untuk memverifikasi dan validasi  apa yang telah dilaporkan oleh sekolah secara langsung kepada BAN S/M melalui daftar isian akreditasi.

Mislidar menyebutkan sebelumnya sekolah yang dipimpinnya itu memperoleh nilai B dengan angka 84. Dari hasil visitasi tersebut kita optimis mendapatkan nilai A dengan angka 96, tegasnya.

" Kita berharap dari hasil penilaian tim asesor, SDN 131 Pekanbaru  akan memperoleh nilai akreditasi yang lebih baik dari sebelumnya yakni A plus," harapnya optimis.(jun).

Share:

SDN 146 Pekanbaru Berbenah Diri Menuju Adiwiyata Kota.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Guna  meraih predikat sekolah berwawasan dan peduli lingkungan yang lebih dikenal sekolah Adiwiyata, SDN 146 Pekanbaru melakukan pembenahan dan berbagai persiapan.
Sekolah dibawah pimpinan Sardius,S.Pd terus berupaya mewujudkan sekolah yang asri, sejuk dan nyaman. Setakat ini, pihak sekolah sedang melakukan pembenahan dan berbagai persiapan dengan menggalakan penghijauan guna menuju sekolah Adiwiyata kota 2019.
"Sekarang Kami sedang mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah Adiwiyata, berbagai persiapan dan pembenahan Kami lakukan mulai dari pembuatan taman, kolam ikan, green house, rumah jamur, pembibitan, pembuatan kompos, hydroponik, lobang biopori, bank sampah, penghijauan serta berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan," tutur Sardius diruang kerjanya, Senin(9/9/2019).
Dikatakannya,  tim adiwiyata sekolahnya telah mempersiapkan dokumen dan sekarang tinggal melengkapinya saja lagi. Sedangkan lingkungan sekolah sudah ditata dengan baik. Penataan taman, bunga, pohon lindung dan buah. Juga tanaman obat dan opotik hidup maupun hidroponik. Yang jelas lingkungan sekolah rimbun, hijau, sejuk dan asri.
Menurut Sardius, sekolah yang dipimpinya sudah sejak tahun lalu menerapkan program sekolah tanpa tong sampah. Alhamdulillah program ini berjalan dengan baik dan sukses sampai saat ini. Artinya kita sudah menciptakan sekolah yang bersih yang merupakan bagian dari program sekolah  Adiwiyata.
" Saya inginkan sekolah kita ini menjadi satu-satunya di Pekanbaru percontohan sekolah tanpa tong sampah," tegasnya.
Sardius yakin, dengan usaha bersama tim adiwiyata, para guru, siswa, orang tua siswa, komite dan masyarakat sekitar target meraih adiwiyata tingkat kota  akan bisa tercapai.(jun).

Share:

Najwa Jianra Putri Zaini, Siswa SMPN 7 Pekanbaru Raih Mendali Emas Taewondo Tingkat Kota.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Najwa Jianra Putri Zaini, siswa SMPN 7 Pekanbaru berhasil menjadi juara 1 dengan meraih mendali emas pada kejuaraan Porkot Taekwondo 2019.

" Alhamdulillah, siswa kita Najwa Jianra Putri Zain telah berhasil meraih mendali emas dalam kejuaraan Porkot Taekwondo 2019. Ini patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah," ujar Hj.Erna Daharni,M.Pd kepala SMPN 7 Pekanbaru diruang kerjanya, Senin(9/9/2019).

Menurut Erna, keberhasilan yang dicapai oleh Najwa menunjukan bahwa siswa SMPN 7 Pekanbaru adalah  siswa berkualitas yang mampu mengukir prestasi terbaiknya dengan meraih mendali emas diajang yang cukup bergengsi. Untuk itu, kami ucapkan terimaksih kepada Najwa yang telah mengharumkan nama sekolah.

Prestasi yang telah diukir anak kita yang satu ini, hendaknya menjadi inspirasi dan motifasi pula bagi siswa lain untuk mengembangkan potensi diri agar bisa pula menorehkan prestasi terbaiknya, tutur Erna.

Dikatakan, pihak sekolah senantiasa memberikan dukungan kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan talentanya yang dimilikinya baik dibidang akademik maupun non akademik.

Kepada Najwa diingatkan, jangan pernah puas dengan apa yang diperoleh saat ini. Teruslah berlatih, tingkatkan kompetensi diri, banyak mengikuti kejuaraan agar lebih berpengalaman dan profesional. 

Melalui latihan yang intens, kami yakin, kedepannya, bukan saja mengukir prestasi di tingkat kota, juga suskes ditingkat provinsi, nasional, bahkan Internasional, harapnya optimis.(jun).

Share:

Siswa SDN 28 Pekanbaru Mendapatkan Imunisasi Rubella.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Siswa kelas 1 SDN 28 Pekanbaru mendapatkan imunisasi Measles Rubella (MR) dati Puskesmas Rejosari Kecamatan Tenayan Raya, Jum'at (6/9/2019) pagi.
 
Kepala SDN 28 Pekanbaru Dra. Nevi Elya menyambut baik program yang dilaksanakan pemerintah secara nasional ini. Menurutnya vaksinasi ini bagian dari mempersiapkan SDM Indonesia yang sehat dan kuat kedepan. "Kami menyambut baik imunisasi ini, karena generasi bangsa yang kuat dan cerdas itu harus sehat dulu," kata Nevi.
 
Nevi  menambahkan, sebelumnya  pihak sekolah menyampaikan informasi kepada orang tua siawa tentang sosialisasi imunisasi MR. Sosialisasi tersebut memaparkan tentang bahaya dan manfaat dari imunisasi MR ini.

Menurut Nevi, kegiatan imunisasi ini sangatlah penting, sebagai antisifasi dan pencegahan  terhadap penyakit capak bagi persenta didik.
 
Diakuinya, memang adanya beberapa siswa dan orang tua siswa yang melakukan penolakan imunisasi MR, kita tidak memaksakannya, jelasnya. 

Kegiatan imunisasi berjalan lancar yang dipimpin oleh Dr.Luis Santi yang dibantu perawatnya Wirdaningsih.
" Alhamdulillah kegiatan imunisasi rubella berjalan teetib dan lancar sebagian besar peserta didik berani dan senang di suntik, terang Nevi.
 
Selain kegiatan imunisasi, SDN 28 Pekanbaru sebelumnya, pada hari Kamis(5/9/2019) mendapat bantuan pengecatan sekolah yang merupakan bantuan bakti sosial dari Babinsa Rejosari bersama personil Koranil 05 Sail dan Kodim 0301 Pekanbaru bekerjasama dengan RT,RW, Pemuda dan Masyarakat sekitar.

Menurut Nevi pihaknya memberikan apresiasi, karaena bantuan tersebut sangatlah membantu pihak sekolah dalam mempercantik dan memperindah sekolah.

" Bantuan ini sangatlah berharga bagi sekolah. Kami ucapkan terimakasih kepada Babinsa dan anggota koramil yang telah bekerjasama denga  RT,RW, pemuda dan masyarakat mengecat sekolah dengan cara bergotong royong bersama saling bersinergi. Sehingga SDN 28 Pekanbaru terlihat lebih bersih, rapi dan indah.Dengan demikian diharapkan seluruh siswa betah, senang dan nyaman menimba ilmu disekolah," harap Nevi.(jun).

 

 
Share:

Blog Archive

Definition List

Unordered List

Support