Sebarkan Informasi Terupdate

Sempena Bulan Kesehatan Gigi Nasional, PDGI Cabang Pekanbaru Gelar Bakti Sosial di Tiga Sekolah.




SuksesPos.com, Pekanbaru, - Sempena Bulan Kesehatan Gigi Nasional(BKGN) 2019, Persatuan Dokter Gigi Indonesia(PDGI) cabang Pekanbaru gelar bakti sosial di tiga sekolah yakni SDN 29, SDN 66 dan SDN 67 Pekanbaru.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah yang diikuti ribuan siswa, Rabu(30/10/2019). 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Drs Muhammad Amin,M.Si dalam sambutannya mengatakan data yang diperoleh dari puskesmas dan klinik pratama dikota Pekanbaru baru cukup tingginya pasien yang bermasalah dengan gigi. Upaya yang dilakukan Pemko memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pemeliharaan kesehatan gigi dengan melakukan gosok gigi yang dimulai dari rumah.

Untuk mewujudkan visi kota Pekanbaru menjadikan kota Pekanbaru smart city madani. Diantaranya masyarakatnya haruslah  sehat, termasuk kesehatan gigi, jelas Amin.

Amin menyampaikan ucapan terimakasihnya dan apresiasinya kepada PDGI cabang kota Pekanbaru yang telah melaksanakan bakti sosial dengan melakukan penyuluhan dan sikat gigi masal disekolah-sekolah.

" Melalui kegiatan ini diharapkan, para siswa dapat menyikat gigi dengan benar dan mampu menjaga dan memelihara kesehatan giginya dengan baik. Kalau gigi tidak sehat, senyumnyapun tidak sehat. Senyum mereka tanggung jawab kita bersama," pungkas Amin

Masih ditenpat yang sama Ketua PDGI Cabang Pekanbaru drg. Agung Wijanarko mengatakan dari 243 cabang PDGI seluruh Indonesia, salah satunya PDGI cabang Pekanbaru ditunjuk dan dipercayakan untuk melaksanakan bakti sosial dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional(BKGN) tahun 2019.

Menurut Agung, bakti sosial yang dilakukan berupa sikat gigi massal, pemeriksaan dan edukasi kesehatan gigi dan mulut.

Bakti sosial ini melibatkan 71 dokter gigi yang diikuti oleh 1.238 pelajar. Disamping memberikan bimbingan tentang cara menyikat gigi, kita juga memeriksa kesehatan gigi dan mulut siswa, jelas Agung.

" Dengan memberikan penyuluhan dan bimbingan sejak dini cara menyikat gigi kepada pelajar diharapkan dapat memelihara kesehatan giginya dengan baik, pungkas Agung.(jun). 





Share:

Diskusi Generasi Milenial di UIR, "Pengguna Narkoba itu Harusnya Direhabilitasi Bukan Dipenjara"



SuksesPos.com, Pekanbaru, Bekerjasama dengan GM Fest, Universitas Islam Riau menggelar diskusi bertajuk, 'Generasi Milenial Tanpa Narkoba'. Sejumlah nara sumber penting hadir dalam diskusi yang dimoderatori Dr Rizaldi Putra, MBA. Mereka adalah Konjend (Purn) Dr H Anang Iskandar, SH, MH (Kepala Badan Narkotika Nasional 2012-2015), Dr Kasmanto Rinaldi (Kriminolog Universitas Islam Riau) dan Dr Zul Asdi SpB, MKes (Ketua Ikatan Doktor Indonesia Wilayah Riau).

Menurut Wakil Rektor III Universitas Islam Riau Rosyadi, diskusi ini sangat penting karena narkoba sudah menjalar kemana-mana termasuk ke perguruan tinggi. UIR, ujar Rosyadi, sangat selektif menerima mahasiswa baru. Setiap tahun pihaknya melakukan test urine kepada setiap mahasiswa. Mahasiswa yang terbukti mengkonsumsi narkoba tanpa ampun. Langsung dikeluarkan dari UIR.

''Tahun ini kami mencoret delapan mahasiswa baru yang terbukti mengkonsumsi narkoba. Kenapa? karena kami tidak ingin UIR tercemar narkoba. Kami ingin mendidik anak-anak kami dengan baik. Kalau dia terbukti mengkonsumsi narkoba, silakan direhabilitasi terlebih dahulu,'' kata Wakil Rektor dalam sambutannya di Gedung Rektorat UIR, Selasa (29/10 2010)

Rosyadi mengingatkan mahasiswa akan bahaya narkoba. Dikatakan, dalam rentang waktu 15 hingga 20 tahun ke depan kepemimpinan nasional berada di tangan mahasiswa yang sekarang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Kita tidak tahu, bagaimana jadinya bila negara ini dipimpin oleh mereka yang terlibat narkoba. Bisa hancur. 

''Narkoba itu penjajahan yang paling kejam. Karenanya tolong waktu-waktu kosong mahasiswa diisi dengan beragam kegiatan. Bisa olahraga, seni dan musik atau lain-lain, dan di UIR semua fasilitas untuk beraktivitas tersedia dalam jumlah memadai,'' imbuhnya.

Tentang bahaya narkoba juga diurai panjang lebar oleh Anang Iskandar, Kasmato Rinaldi dan Zul Asdi dalam perspektif yang berbeda. Tetapi ketiganya sepakat, pengguna narkoba harus direhebilitasi hingga sembuh. Bukan di penjara. Berebeda dengan pengedar. Mereka yang terbukti mengedarkan narkoba tempatnya memang penjara.

Diakui Anang, ada sedikit kekeliruan dalam penegakan hukum penanganan narkoba. Utamanya terhadap pengguna. Hukum positif kita masih mendahulukan konsep pemenjaraan daripada pemulihan. Dan, ini beresiko bagi pengguna. Ketika pengguna dipenjara mereka belum tentu sehat justru sebaliknya menjadi pintar dalam mensiasati narkoba. Penyakitnya menggunakan narkoba bisa kambuh lagi. Itu sebabnya, ujar Anang, pengguna narkoba dari tahun ke tahun terus bertambah jumlahnya. 

Para pengguna menjalarkan terus obat-obat terlarang itu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Mereka mencari pengguna baru melalui laskar-laskarnya. Dibujuk, dirayu, ditiupu, diperdaya bahkan dipaksa supaya mengkonsumsi narkoba. Masyarakat atau penegak hukum, tambah Anang, kadang juga tak bisa membedakan mana pengguna dan mana pengedar. Yang penting ditangkap dan ada barang bukti.

''Gambaran peredaran narkoba itu seperti peredaran gelap yang susah dipahami. Jadi hati-hati, adik-adik mahasiswa ingat masa depan anda, jangan hancurkan masa depan itu oleh narkoba,'' pesan Anang.

Pandangan serupa disampaikan Kasmanto Rinaldi. Berbicara banyak kasus tentang narkoba baik di luar maupun di dalam lembaga pemasyarakatan, Krimimolog ini menyatakan bahwa narkoba tidak mungkin bisa habis. Kita cuma dapat memperkecil ruang geraknya supaya korban tidak terus bertambah. Sistem hukum dan aparat penegak hukum, dinilai Kasmanto, tidak terlalu berdaya bila berhadapan dengan narkoba. Jaringannya tidak semata luas tetapi juga kuat.

''Ketika peredaran obat-obat terlarang itu ditertibkan beragam reaksi negatif akan muncul dari kelompok-kelompoknya. Tak sedikit pula yang memberontak. Sementara law enforcement kita tidak cukup kuat menghadapi fenomena-fenomena ini,'' tegas Kasmanto Rinaldi.

Sependapat dengan Anang, menurut Wakil Dekan III Fisipol ini, mereka yang terlibat narkoba tidak mutlak dikirim ke penjara. Tetapi harus direhabilitasi. Penjara dan rehabilitas merupakan dua hal yang berbeda. ''Saya tak sependapat pabila pengguna narkoba dikirim ke penjara. Ini bukan penyelesaian masalah, malah membuat masalah baru. Di dalam penjara mereka akan bertemu dengan para pemain. Lalu diimingi-imingi dengan rupiah. Penyakitnya kambuh lagi. Malah lebih parah,'' ungkap Kasmanto.*

[]relis
Share:

SDN 98 Pekanbaru Optimis Raih Nilai Akreditasi A.



SuksesPos.com, Pekanbaru, Tim asesor akreditasi tingkat SD dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Riau telah melakukan penilaian ke SDN 98 Pekanbaru. Kegiatan visitasi oleh tim akreditasi tersebut dilakukan selama dua hari yakni tanggal 26 dan 28 Oktober 2019.
 
Kepala SDN 98 Pekanbaru, Siti Arofah, SPd menyebutkan,  tim asesor akreditasi saat berkunjung ke sekolah menyampaikan, kepada guru dan para staf tentang maksud dan tujuan akreditasi yang dilakukan.
 
Menurut Siti, tim asesor mengecek seluruh ruangan belajar, ruang UKS, perpustakaan, WC dan kantin. Kemudian juga mengecek lingkungan sekolah untuk melihat kondisi sarana dan prasarana dan fasilitas pendukung lainnya.
 
" Kemudian, mereka juga menilai 8 standarisasi nasional pendidikan, yakni standar pembiayaan, standar pengelolaan, standar penilaian, standar proses, standar sarpras, standar kompetensi lulusan, standar PTK, dan standar isi,"  tuturnya.
 

Dikatakan, Kegiatan visitasi ini adalah melihat secara langsung untuk memverifikasi dan validasi  apa yang telah dilaporkan oleh sekolah secara langsung kepada BAN S/M melalui daftar isian akreditasi.

Siti menyebutkan sebelumnya sekolah yang dipimpinnya itu memperoleh nilai B. Dari hasil visitasi tersebut kita optimis mendapatkan nilai A, tegasnya.

" Kita berharap dari hasil penilaian tim asesor, SDN 98 Pekanbaru  akan memperoleh nilai akreditasi yang lebih baik dari sebelumnya yakni A plus," harapnya optimis.(jun).


Share:

Tabliq Akbar, LDIK UIR Kupas Mukjizat Al Qur'an Bersama Pensarah Malaysia


SuksesPos.com, Pekanbaru, Mukjizat al Qu'ran dalam Perspektif Ilmu Pengetahuan dibahas secara akademis oleh Lembaga Dakwah Islam Kampus Universitas Islam Riau (LDIK UIR). Kegiatan yang dirangkai bersempena dengan tabliq akbar ini berlangsung di Masjid al Munawwarah Kampus UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru, Senin pagi (27/10 2019).

Acara yang disambutani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr H Syafhendry ini menghadirkan Dr. Muhammad Hafidz bin Sholeh, Pensarah dari Faculty Pengajian Qur'an, University Sains Islam Malaysia. Turut hadir Ketua Dewan Pembina YLPI Drs H Mukni, Ketua Umum Dr Nurman, Wakil Rektor III Rosyadi, Dekan, dosen dan pegawai Universitas Islam Riau.

Di tempat terpisah Ketua dan Sekretaris LDIK Dr H Zulhelmi, SE, M.Si. Ak, CA dan Anton Afrizal Candra, S.Ag, MSi mengatakan, tajuk pengajian ini cukup menarik karena mengupas kisah-kisah di dalam al Qur'an dari sudut pandang ilmu pengetahuan. 

''Mari kita buka wawasan kita tentang keagungan al Qur'an yang dapat ditelaah dari perspektif ilmu pengetahuan. Misalnya kisah tentang Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqso, lalu naik ke Sidratul Muntaha. Demikian juga dengan kisah tongkat Nabi Musa membelah laut merah saat dikejar pasukan Fir'aun. Atau bagaimana asal mulu bumi terbentuk,'' kata Anton Afrizal Chandra.

Anton menyatakan, mukjizat al Qur'an merupakan peristiwa luar biasa yang hanya diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril yang diturunkan secara mutawatir. Banyak hal yang dapat kita temukan di dalamnya apabila kita mau mempelajari dan memahami isi dan kandungannya. ''Kita undang Dr. Muhammad Hafidz ke tabliq akbar UIR dalam upaya kita membedah mukjizat al Quran dari sudut pandang ilmu pengetahuan,'' ucap Anton.

Wakil Rektor I Syafhendry mengapresiasi inisiatif LDIK dalam menggelar tabliq akbar. Menurut Syafhendry, tabliq ini merupakan wujud dari pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi. Selain dari dharma di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat juga dakwah islamiyah. ''Tema yang dipilih LDIK bagi saya sangat luar biasa,'' imbuh Syafhendry.

Ia mengajak civitas akademika UIR untuk membumikan al Qur'an. Di samping mempelajari dan memahaminya juga mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Termasuk di kampus Univetrsitas Islam Riau.*

[]relis
Share:

Kominfo Riau Kunjungi SMPN 11 Pekanbaru.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Dinas Komunikasi dan informasi Provinsi Riau kunjungi SMPN 11 Pekanbaru dalam acara "Anjang sana anjang sini." Kegiatan yang berlangsung dihalaman sekolah tersebut diikuti oleh seluruh siswa, Senin(28/10/2019).

Kepala SMPN 11 Pekanbaru Edison Malau,S.Pd mengatakan, sekolahnya mendapat kunjungan dari kominf Riau. Dalam  kegiatan ini kominfo Riau memberikan informasi kepada peserta didik  tentang kesehatan, tentang forum anak dan gendre juga  dari farmasi dan dari BNN. 

Dari pantauan dilapangan, terlihat seluruh siswa antusias mendengarkan berbagia informasi dari tim kominfo Riau.

Terkait peringatan hari sumpah pemuda, Malau menyebutkan, pihak sekolah telah menggelar upacara bendera dan kemudian penampilan pentas seni(pensi).

Selain menampilkan tari-tarian dan lagu daerah dalam pentas seni,  siswa juga menampilkan pakaian adat nusantara, jelas Malau.

Tujuannya agar peserta didik lebih mengenal tarian dan lagu-lagu daearah dari 34 provinsi di Indonesia. Demikian pula dengan penampilan siswa memakai busana adat nusantara agar siswa mengetahui keanekaragaman budaya nusantara dan ikut melestarikannya, tutur Malau.

" Kita berharap dengan memperingati sumpah pemuda akan memacu semangat anak-anak untuk menjadi pemuda yang tangguh dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa," harapnya.(jun).

Share:

Sempena Sumpah Pemuda Ke-91, SDN 170 Pekanbaru Gelar Bazar dan Pentas Seni.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Sempena memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91, SDN 170 Pekanbaru menggelar bazar dan pentas seni (Pensi). Berbagai tarian dari nusantara di seluruh Indonesia ditampilkan. Pergelaran bazar dan pentas seni tersebut berlangsung  di halaman sekolah, Senin (28/10/2019).
 
Kepala SDN 170  Pekanbaru, Eva Paswati,S.Pd menyebutkan, sempena memperingati hari sumpah pemuda, pihak sekolah sengaja menggelar bazar dan pentas seni.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperlihatkan kemampuan dan kreatifitas siswa dibidang seni. Dengan demikian akan lebih memacu semangat serta memotivasi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan talentanya di bidang non akdemik.

Pergelaran bazar  dan pentas seni juga mendidik mental dan mengasah kompetensi siswa untuk mampu tampil dihadapan kelayak ramai. Ini merupakan aplikasi dari Kurikulum 2013(K 13) yakni membentuk karakter siswa yang inovatif, kreatif, trampil, jujur dan mandiri, jelas Eva.

Menurut Eva pada hari peringatan sumpah pemuda ke-91 tahun ini, para siswa memggunakan pakaian adat nusantara dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Tujuannya agar peserta didik lebih mengenal dan mencintai pakaian adat nusantara. Hal ini memperlihatkan adat istiadat daerah yang berbeda-beda, namun tetap bersatu di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).  " Walaupun berbeda-beda, namun tetap satu Indonesia," tegas Eva.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Mardalis,M.Pd, pengawas pembina, komite, majelis guru, orang tua walimurid dan seluruh siswa.

Terlihat para siswa antusias mengikuti pentas seni dengan penuh kemeriahan dalam suasana keakraban dan kekeluargaan.(jun).
 

 

Share:

SDN 80 Pekanbaru Optimis Raih Adiwiyata Nasional 2019.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Setelah sukses meraih adiwiyata tingkat kota dan tingkat provinsi Riau, SDN 80 Pekambaru terus bertekat maju adiwiyata tingkat nasional 2019.  Guna  meraih predikat sekolah berwawasan dan peduli lingkungan tingkat nasional tersebut, SDN 80 Pekanbaru melakukan pembenahan dan berbagai persiapan.
" Setakat ini persiapan yang dilakukan menuju adiwiyata nasional sudah cukup maksimal. Kami yakin SDN 80 sukses raih adiwiyata nasional 2019," ungkap Hj.Nurbaiti Yusuf,S.Pd,M.Pd kepala SDN 80 Pekanbaru diruang kerjanya, Senin(28/10/2019).
Sekolah dibawah pimpinan Nurbaiti Yusuf ini terus berupaya mewujudkan sekolah yang asri, sejuk dan nyaman. Setakat ini, pihak sekolah sudah melakukan pembenahan dan berbagai persiapan dengan menggalakan penghijauan guna menuju sekolah Adiwiyata Nasional 2019.
"Sekarang Kami sedang mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah Adiwiyata Nasional, berbagai persiapan dan pembenahan telah dilakukan. Kami sudah lakukan persiapan  mulai dari pembuatan taman, kolam ikan, green house, pembuatan kompos, hydroponik, lobang biopori, bank sampah, penghijauan serta berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan," tutur Nurbaiti.
Dikatakannya,   dokumen adiwiyata nasional sudah masuk, tinggal menunggu visitasinya lagi.  Sedangkan lingkungan sekolah sudah ditata dengan baik. Penataan taman, bunga, pohon lindung dan buah. Juga tanaman obat dan opotik hidup maupun hydroponik. Yang jelas lingkungan sekolah rimbun, hijau, sejuk dan asri.
Dari persiapan yang telah dilakukan, pada perinsifnya sekolah kita sudah siap untuk dinilai, tegas Nurbaiti.
Nurbaiti yakin, dengan usaha bersama tim adiwiyata, para guru, siswa, orang tua siswa, komite dan masyarakat sekitar target meraih adiwiyata tingkat nasional 2019 akan dapat tercapai. (jun).

Share:

Mahasiswa UIR Kuasai Beberapa Nomor di Kompetisi Entrepreunership Award III 2019 LLDikti X



SuksesPos.com, Batam,  Mahasiswa Universitas Islam Riau sukses mengukir prestasi pada Entrepreneurship Award (EA) III tahun 2019 yang dilaksanakan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X di Universitas Ibnu Sina Batam. Sejumlah nomor perlombaan secara gemilang dikuasai calon wirausahawan muda itu.

Dalam pengumuman Dewan Juri pada Jum'at malam (25/10 2019) di Ballrom Hotel Planet Batam, finalis UIR terpilih sebagai pemenang dalam kategori bisnis berjalan dan kategori bisnis yang direncanakan. Mereka adalah Dian Tirta yang tampil menjadi Juara II. Dian bersama Johan Ramadhan dan Rizal Putratama mengelola usaha A Plus Course. Di luar Dian, UIR juga menyebet juara harapan 5 melalui Siskia Dilla Annisa (Happy Crispy Snacks).

Untuk bisnis plan, Risha Fadhilla Azizah (Combie Coffee) terpilih menjadi harapan 1. Kemudian Salsa Afni Yudha (Bolpikju/harapan 3), Arif Rahman (Budidaya Kelinci Swaper/harapan 4) dan Rismauli (Tas Rajutan Homemade/harapan 12).

Rektor Universitas Islam Riau Prof Dr Syafrinaldi yang hadir di malam anugerah menyampaikan terima kasih kepada finalis UIR yang berhasil menguasai beberapa nomor di EA III. Diakui, terjadi peningkatan sangat signifikan dalam jumlah peserta antara EA III dengan EA I dan II. Lebih dari 600 calon entrepreuners muda ikut berpartisipasi. Sebanyak 25 orang diantaranya ditetapkan sebagai finalis.

''Ini bukan hal mudah. Dari 25 finalis, UIR terbanyak mengirimkan peserta dan alhamdulillah mereka mampu menguasai beberapa nomor di kedua kategori yang diperlombakan,'' kata Rektor.

Rektor berharap, hendaknya prestasi ini dapat ditingkatkan pada EA IV yang berlangsung di Jambi tahun depan. ''Kita akan siapkan anak-anak sejak dini. Sebab tingkat kompetisinya akan semakin berat baik dari segi jumlah peserta yang ikut maupun kualitas bisnis yang diperlombakan,'' ujar Syafrinaldi.

Kepala LLDikti Wilayah X Prof Dr H Heri, SE, MBA juga menyampaikan rasa bangga atas suksesnya penyelenggaraan EA III di UIB. Ia mengatakan,penganugerah ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa terjun ke dunia usaha atau setidaknya mereka memiliki pemahaman di bidang entrepreunership. Lalu secara perlahan terjun untuk berusaha di masa depan. Karena manfaatnya besar, kompetisi EA akan berlangsung setiap tahun secara bergiliran di wilayah kerja LLDIkti X. Tahun depan di Provinsi Jambi. 

''Kegiatan ini tak sekedar mnembentuk mahasiswa menjadi seorang usahawan melainkan lebih luas dari itu. Sebagai anak Indonesia, mereka diharapkan dapat mengelola resourches Indonesia yang kaya raya,'' tegas Heri.

Risert membuktikan, orang-orang yang tak memegang ijazah lebih banyak terjun ke dunia usaha dibandingkan dengan pemegang ijazah. Kenapa demikian? Menurut Prof Heri, karena para sarjana takut memulai. Takut gagal dan kuatir kalau-kalau usaha yang akan mereka rintis tidak berhasil. Padahal dalam berusaha jatuh bangun itu hal yang manusiawi. Sebab dari jatuh itu kemudian mereka bangun. Lalu menjadi berhasil

''Tak mungkin baru mulai berusaha langsung berhasil. Simaklah kisah orang-orang hebat bagaimana awal mereka membangun kerajaan bisnis. Tak sedikit hambatan dan rintangan yang mereka hadapi. Jadi badai dan gelombang itu tetap saja ada dalam dunia usaha,'' ungkap Heri.

Berikut adalah para pemenang Entrepreneurship Award III tahun 2019. Kategori Usaha Berjalan, Ardiansyah (Juara I/Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri Rengat), Dian Tirta (Juara 2/Universitas Islam Riau), Malik Diar Alpho (Juara III/Universitas Ibnu Sina Batam). Kategori Bisnis Plan: Fajri Muttaqien (Juara I/Politeknik Caltex), Nika Saputra (Juara II/Universitas Ekasakti) dan Rinda Dwi Utara (Juara III/Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang).

Juara Harapan, Kategori Usaha Berjalan: Yulia Dwi Abdrillah (Harapan 1/Universitas Batang Hari Jambi), Roro Mega Cahyaning (H2/UNiversitas International Batam), Zohrotun Nissa (H3/STISIP Persada Bunda), Nandang Lesmana (H4/Universitas Ibnu Sina Batam), Saskia Dilla Annisa (H5/Universitas Islam Riau), Ahlul Khibrah Almadaniy (H6/Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP) dan Yohana Angelina Claudia (H7/Universitas Adiwangsa Jambi).

Juara Harapan, Kategori Bisnis Plan: Risha Fadhilla Azzah (Harapan 1/Universitas Islam Riau), Fajar Faiz Akbar (H2/Universitas Lancang Kuning), Salsa Afni Yudha (H3/Universitas Islam Riau), Arif Rahman (H4/Universitas Islam Riau), Arey Oktaviana Ramadhana (H5/Universitas Muhammadiyah Jambi), Rini Ultrarahmawati (H6/Universitas Baiturrahmah Padang), Andre Wijaya (H7/Universitas Batanghari Jambi), Salsa Bila Haifah (H8/STIKES Mercubaktijaya Padang), Lisa Bila Sari (H9/Universitas Baiturrahmah Padang), Rosy Hamida (H10/Universitas Muhammadiyah Sumbar), Rika Putri Andri (H11/Universitas Muhammadiyah Riau) dan Rismauli (H12/Universitas Islam Riau)*

[]relis
Share:

Enam Finalis UIR Presentasikan Usaha di EA 2019 LLDIKTI X Sediakan Hadiah Rp 110 Juta


SuksePos.com, Pekanbaru, Universitas Islam Riau menempatkan enam finalisnya di lomba Enterpreneurship Award (EA) III Tahun 2019 yang berlangsung di STT Ibnu Sina Batam. EA yang melingkupi empat provinsi (Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri) diikuti 25 finalis yang terbagi ke dalam dua kategori. Yakni usaha sedang berjalan dan bisnis plan yang dikelola mahasiswa. Menurut Pengarah EA III Prof Dr Musliar Kasim, MS finalis ini adalah yang terbanyak dalam EA III.

Ke-18 mahasiswa tersebut adalah Seskia Dilla Annisa, Suci Asri Ramadhani, Aulia Furqan, Vadella Zumarlin, Nursantika Sari mengelola bisnis Happy Crispy Snacks. Dian Tirta, Johan Ramadhan, Rizal Putratama (A Plus Course), Melani Nur Indah Sari, Salsa Afni Yudha, Mala Kartika (Bolpikju), Rismauli, Yunita Nurul Khusna (Tas Rajutan Homemade), Cindy Debora, Tia Agnesa (Combie Coffee), Agnesia Yustika Siburian, Nurafifah Zahara dan Arif Rahman (Budidaya Kelinci Swaper). 

Entrepreneurship Award merupakan kompetisi kewirausahaan yang melewati serangkaian proses penilaian ide-ide bisnis dan usaha berjalan yang dimiliki mahasiswa. Kompetisi ini telah dimulai sejak Februari dan berakhir Oktober. Para pemenang akan memperoleh hadiah sebesar Rp 110.000.000 sebagai bantuan pembinaan kewirausahaan. 

Menurut Musliar Kasim, EA III tak jauh berbeda dengan EA I dan II. Cuma ada sedikit perbaikan untuk penyempurnaan pelaksanaan kegiatan. Tapi yang menggembirakan adalah jumlah peserta. EA I diikuti 76 peserta terdiri dari 45 orang untuk bisnis plan dan 31 bisnis berjalan. EA II yang berlangsung di Universitas Islam Riau diikuti 214 peserta (173 bisnis plan, 41 bisnis berjalan). Tahun 2019 terjadi kenaikan yang luar biasa, peserta yang ikut berpartisipasi mencapai 623 orang meliputi 545 bisnis plan dan 78 bisnis berjalan.

''Secara khusus saya memberi apresiasi kepada UIR yang cukup banyak mengirim mahasiswa ke EA dan terbanyak pula masuk ke final,'' kata Musliar Kasim di Batam, Jum'at siang (25/10 2019).

Musliar mengatakan, diantara penyebab meningkatkannya jumlah peserta pada EA III ialah karena kegiatan ini telah tersosialisasi secara baik. Bahkan sosialisasi dilakukan sejak EA II baik melalui media cetak, elektronik, online maupun dari mulut ke mulut di kampus. ''Saya amati mahasiswa mendapat pengalaman luar biasa dalam kompetisi ini. Baik pengalaman mempresentasikan bisnis yang mereka kelola maupun pembelajaran lain. Bagi mahasiswa yang belum pernah naik pesawat atau nginap di hotel mereka punya kebanggaan sendiri karena mendapat undangan LLDIKTI,'' ujar Musliar Kasim.

Teroisah, Wakil Rektor III Universitas Islam Riau Ir H Rosyadi juga mengapresiasi 18 mahasisweanya yang terpilih sebagai finalis. Ia menyatakan, pihaknya memang sudah lama mempersiapkan mahasiswa untuk berkompetisi secara maksimal di EA III. Ini bukan soal total hadiah yang menurut Rosyadi cukup besar melainkan mendorong mahasiswa supaya mereka berani tampil sebagai wirausaha muda. 

''Kita juga berupaya mengubah mindset mahasiswa agar setelah tamat kuliah orientasinya tidak lagi menjadi pegawai negeri tetapi menekuni usaha. Pegawai negeri atau pegawai swasta peluangnya sangat terbatas. Maka, kita dorong mereka menjadi entrepeneurs muda sehingga selesai kuliah mahasiswa bisa langsung berusaha,'' kata Rosyadi didampingi Karo Keuangan Azwirman, Karo BAAK Akmar Efendi dan Kepala BHE Ardiansyah di EA III Batam.*

[]relis
Share:

Tim UKS SMAN 4 Pekanbaru Bekerjasama Dengan Puskesmas Marpoyan Damai Lakukan Penjaringan Kesehatan Siswa.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Dalam rangka menjaga kesehatan siswa, UKS SMAN 4 Pekanbaru bekerjasama dengan puskesmas kecamatan Marpoyan Damai telah melakukan pemeriksaan kesehatan peserta didik, khususnya siswa baru yakni siswa kelas X. Pemeriksaan kesehatan ini juga sering disebut penjaringan kesehatan siswa disekolah. 

Kegiatan penjaringan kesehatan tersebut berlangsung, Kamis(24/10/2019) bertempat diruang UKS SMPN 4 Pekanbaru.

Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj.Yan Khoriana,M.Pd mengatakan, penjaringan kesehatan siswa, terutama siswa baru kelas X sangatlah penting dilakukan. Karena  merupakan dasar menditeksi masalah kesehatan peserta didik yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran dikelas, ujarnya.

" Melalui kerjasama UKS SMAN 4 Pekanbaru dengan pihak puskesmas setempat diharapkan akan membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta didik," tutur Khori.

Menurut khori, tim medis dari puskesmas sengaja memeriksa kesehatan siswa secara berkala. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan berupa cek tensi, pemeriksaan telinga, hidung, mata dan gigi.

" Saya berharap agar kegiatan penjaringan kesehatan yang dilakukan oleh UKS bekerjasama dengan puskesmas dapat terjalin dengan baik bagi terjaminnya kesehatan peserta didik," harap Khori.(jun).




Share:

Milad Ke-17 SMPN 29 Pekanbaru Dimeriahkan Penampilan Kreasi Seni Siswa.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Perayaan Milad ke-17 SMPN 29 Pekanbaru berlangsung meriah. Kemeriahan tersebut terlihat dari penampilan kreasi seni siswa dari masing-masing kelas. Acara peringatan HUT ke-17 tersebut bertempat  dilapangan sekolah, Kamis(24/10/2019).

Berbagai kreasi seni peserta didik ditampilkan. Mulai dari tari persembahan, tari tor-tor, tari rentak punyian, tar zapin dan reog ponorogo. 

Selain itu, perwakilan kelas juga menampilkan tarian dari korea, india bahkan tarian dari negeri Arab. Bukan hanya itu, para siswa SMPN 29 Pekanbaru menunjukan kebolehannya dalam bidang olahraga seperti sepak bola, basketball. Juga pementasan seni bela diri yakni taekwondo dan pencak silat. Penampilan pentas seni siswa tersebut disambut tepuk tangan gemuruh oleh seluruh warga sekolah dan para tamu undangan yang hadir.

Kepala SMPN 29 Pekanbaru Zamhuri,S.Pd disela-sela acara mengatakan sempena sumpah pemuda dan HUT ke-17 sekolah sengaja kita berikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkreatifitas dalam bidang seni.

" Untuk  memacu semangat dan kreatifitas serta memberikan motivasi kepada siswa, maka masing-masing kelas menampilkan kreasi seninya," ujar Zamhuri.

Diharapkan momentum peringatan milad ke-17 tahun 2019, SMPN 29 semakin jaya. Dengan meningkatkan prestasi belajar peserta didik  yang berahklak mulia, berkarakter, inovatif, kreatif menuju sekolah model madani, harapnya.

Terlihat tamu yang hadir pengawas pembina dari Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, camat, kapolsek,  Danramil, orang tua walimurid,  Komite sekolah majelis guru dan seluruh siswa. Acara ditutup dengan makan siang bersama.(jun).

Share:

Hebat, Siswa SMAN 2 Pekanbaru Raih Juara 1 Lomba Lagu Perjuangan Se-Provinsi Riau.




SuksesPos.com, Pekanbaru,- Hebat, inilah kata yang pantas dipersembahkan buat Ekklesia, siswa kelas X MIPA 4 SMAN 2 Pekanbaru yang telah sukses meraih juara 1 lomba lagu perjuangan se-Provinsi Riau yang ditaja oleh RRI Pekanbaru. Lomba yang diikuti oleh pelajar SMA/SMK se-Riau tersebut berlangsung tanggal 14-16 Oktober 2019.


" Alhamdulillah siswa kita Ekklesia telah sukses meraih juara 1 lomba lagu perjuangan yang digelar RRI Pekanbaru tingkat Provinsi Riau tahun 2019. Ini menjadi kebanggaan sekolah," ungkap Drs.Kasim kepala SMAN 2 Pekanbaru di ruang kerjanya, Kamis(24/10/2019).


Menurut Kasim, siswa kita yang satu ini, memang tidak diragukan lagi kemampuanya dalam bidang seni suara. Disamping suaranya bagus, Ia juga menguasai teknik bernyanyi  dengan baik.

" Keluarga besar SMAN 2 Pekanbaru merasa bangga dan mengucapkan terimaksih kepada anak kita Ekklesia yang telah mengharumkan nama sekolah. Semoga prestasi yang diukir hendaknya dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi dimasa mendatang," harap Kasim.

Selain itu, lanjut kasim, tim futsal puteri SMAN 2 Pekanbaru juga meraih juara 2 turnamen futsal diajang Platinum Arena Futsal(PAF) Riau Series 2019. Bahkan 
siswa kita Hanan Kamila sudah mengukir prestasi yang cukup membanggakan yakni menjadi pemain terbaik( The Best Palyer). 

Prestasi yang dicapai oleh peserta didik, menunjukan kualiatas siswa SMAN 2 Pekanbaru telah mampu menundukkan lawan-lawannya dari sekolah lain. Sehingga siswa kita lebih unggul, jelasnya.


Kesuksesan yang diraih  berkat latihan intenship dan kekompakan tim dalam berlaga. Kita sampaikan apresiasi kepada tim futsal puteri sekolah. Semoga pretasi yang diukir memacu semangat dan memotivasi siswa lainnya untuk dapat pula menoreh prestasi dibidang lainnya.


Dikatakan, pihak sekolah selalui mensupport peserta didik dalam mengembangkan bakat dan talentanya. Baik dibidang akdemik maupun non akademik. 


" Kita berharap kedepan tim futsal SMAN 2 Pekanbaru dan siswanya akan terus mengukir prestasi terbaiknya menjadi sang juara. Sehingga dapat mengharumkan nama sekolah, baik di level provinsi maupun nasional," harapnya optimis.

Kasim menambakan, saat ini sekolah yang dipimpinnya sudah menggunakan aplikasi online dalam memilih ketua OSIS. Yakni elektronik memilih ketua OSIS berbasis online.

" Saya menyambut baik dan mendukung sepenuhnya aplikasi ini. Karena sangat banyak sekali manfaatnya. Melalui aplikasi ini lebih akurat, hemat kertas dan perhitungannya cepat. Pemilihan ketua OSIS kedepan sudah menggunakan aplikasi online tersebut," pungkas Kasim.(jun).

Share:

SMPN 27 Pekanbaru Persiapkan Diri Menuju Adiwiyata Mandiri.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Setelah sukses meraih predikat sekolah adiwiyata nasional, SMPN 27 Pekanbaru bertekat maju menuju adiwiyata mandiri. Untuk mewujudkan Adiwiyata mandiri tersebut, SMPN 27 Pekanbaru melakukan pembenahan diri dan berbagai persiapan.
Sekolah dibawah pimpinan Hasrida Nengleli,M.Pd ini terus berupaya mewujudkan sekolah yang asri, sejuk dan nyaman. Setakat ini, pihak sekolah sedang melakukan pembenahan dan berbagai persiapan dengan menggalakan penghijauan guna menuju sekolah Adiwiyata Mandiri 2019.
"Sekarang Kami sedang mempersiapkan diri untuk menuju  Adiwiyata mandiri, berbagai persiapan dan pembenahan Kami lakukan mulai dari pembuatan taman, penanaman bunga, penyediaan tong sampah, penghijauan serta berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan," tutur Nengleli diruang kerjanya, Rabu(23/10/2019).
Dikatakannya,  setakat ini, pihkanya sedang membenahi lingkungan sekolah yang   ditata dengan baik. Penataan taman, bunga, pohon lindung, sayuran dan tanaman buah. Juga tanaman obat dan opotik hidup maupun hidroponik. Yang jelas lingkungan sekolah rimbun, hijau, sejuk dan asri.
Selain itu, kita juga mengolah jahe merah menjadi permen, pembuatan pembibitan cabe rawit, rumah jamur dan pemanfaatan air limbah wudu' untuk menyiram tanaman dan bunga. Kemudian membuat bunga dari botol aqua, jelasnya.
Bukan hanya itu, lajut Nengleli, pihak sekolah juga telah menanam pohon pelindung disepanjang jalan. Nelayan dan dilingkungan Masjid masyarakat sekitar.
Dikatakan, untuk menuju adiwiyata mandiri, pihaknya telah melakukan pembinaan dengan memberikan kompos dan bibit tanaman hasil karya siswa dibeberapa sekolah seperti di SMPN 28, SMPN 35 dan SMPN 37 Pekanbaru.
Setakat ini, lanjut Nengleli, sudah benar-benar siap untuk dinilai oleh tim penilai adiwiyata mandiri. Informasinya akan dinilai pada Nopember 2019 mendatang. " Yang jelas, kita siap untuk dinilai dan optimis raih adiwiyata mandiri, "tegasnya.
Menurut Nengleli tekat, keinginan dan komitmennya menjadikan sekolah berstatus sekolah adiwiyata mandiri  ini sudah mendapat dukungan dari seluruh stokeholder sekolah yakni guru, siswa, orang tua siswa dan masyarakat sekitar.
Nengleli yakin, dengan usaha bersama dan kerja keras tim adiwiyata sekolah, para guru, siswa, orang tua siswa, komite dan masyarakat sekitar target meraih adiwiyata mandiri 2019 akan dapat tercapai, pungkasnya optimis.(jun).

Share:

Pemerintah Punya Komitmen Besar Tingkatkan SDM, 74 Penerima Beasiswa Bidik Misi Ikuti Pembinaan

 

SuksesPs.com, Bukittinggi, Pemerintah khususnya Kemenristekdikti dan memiliki komitmen besar dalam meningkatkan sumberdaya manusia. Pemerintah tidak saja memberi fasilitas belajar kepada anak negeri tetapi juga memberi bantuan pembiayaan. Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan Universitas Islam Riau Dr Ir H Asrol dalam sambutannya pada Pembinaan Mutu Akademik Mahasiswa Penerima Bidikmisi Bhakti Negeri Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2018 di Bukittinggi, Senin-Selasa (20-21/10 2019). Pembinaan diikuti 74 peserta.

Hadir Wakil Rektor III Rosyadi, Kepala BAU&P Zakir Has, Kepala BAAK Akmar Efendi, Kepala Biro Keuangan Azwirman, Kepala dan Sekretaris BPPA Thamrin S dan Fahridar Hasibuan, Kepala dan Sekretaris LDIK Zulhelmy Hatta dan Anton Afrizal Chandra, Kepala dan Sekretaris BHE Ardiansyah dan Wira Atma Hajri, Kabag Humas dan Protokoler Syafriadi beserta Staff, Kabag Tata Usaha BAUP Tati Maharani.

Sama dengan Pemerintah (Pusat), Pemerintah Provinsi Riau, kata Asrol, juga memiliki komitmen yang sama dalam peningkatan SDM. Ini dibuktikan dengan diluncurkannya program beasiswa bidikmisi bhakti negeri kepada mahasiswa. Beasiswa ini diberikan kepada para mahasiswa yang belajar di Riau. Universitas Islam Riau cukup besar mendapat alokasi bidikmisi.

Asrol menjelaskan, tujuan akhir dari pemberian beasiawa adalah softskill dan karakter, yakni bagaimana penerima bidikmisi memiliki karakter yang baik dalam memikul visi dan misi pembangunan. Di luar softskill mereka juga diharapkan mempunyai pengetahuan serta keterampilan. Ketiganya, menurut Asrol, hendaknya dapat dimiliki dan dikembangkan oleh penerima bidikmisi untuk memajukan Indonesia.

Dalam kaitannya dengan bidikmisi, Asrol menegaskan perlu dilakukan pembinaan akademik. Akademik seorang penerima bidikmisi tak semata dilihat dari nilai yang mereka peroleh pada studi melainkan dipandang pula dari aspek moral. ''Jangan sampai penerima bidikmisi hanya memiliki indeks prestasi komulatif yang bagus tetapi moral dan etikanya sangat rendah,'' ungkap Asrol.

Disamping itu dia harus berintegritas tinggi. Asrol menjelaskan, softkill, pengetahuan dan integritas harus menyatu dalam diri seorang penerima bidikmisi. ''Apa guna memiliki softskill dan akhlak yang baik, pengetahuan yang luas kalau semua yang dipunyainya ia didedikasikan dengan bekerja di luar negeri,'' tegas Asrol.

Ia berharap, penerima beasiswa memanfaatkan pembinaan ini untuk bekal menjadi entrepreneurs yang kreatif, berpengetahuan dan berintegritas.

Ketua Panitia Pembinaan Akmar Efendi, kegiatan yang berlangsung setiap tahun anggaran ini bertujuan memberi pembinaan kepada peserta dalam bidang akademis, keagamaan dan entrepreneurship. ”Diharapkan usai menerima pembinaan, penerima bidik misi semakin terbuka dan bertambah pengetahuannya untuk belajar lebih tekun, memiliki pengetahuan yang luas dan punya keinginan kuat berwirausaha.

”Biaya kuliah mereka sampai tamat sudah ditanggung Pemerintah melalui bidik misi. Termasuk belanja bulanan. Jadi beban akademis finansial mereka berbeda dengan mahasiswa lain di luar penerima bidik misi,” kata Akmar dalam laporannya.

Dalam pembinaan ini, penerima bidikmisi memperoleh materi dari empat nara sumber. Yakni Wakil Rektor III Rosyadi yang menjelaskan tentang tugas dan tanggungjawab penerima bidik misi, Anton Afrizal Chandra, SAg, MSi soal Keagamaan, Khalid Arafah dan Rudwansyah. Dua pembicara terakhir merupakan pengusaha sukses di Sumatera Barat yang bergerak di usaha Tengkelek (Branding Baju Kaos) dan Sapi Perah.*

[]relis
Share:

Ratusan Siswa SMAN 9 Pekanbaru Ikuti Dialog Program Pentongan Tanggap Bencana RRI Pekanbaru.



SuksesPos.com, Pekanbaru, Ratusan siswa SMAN 9 Pekanbaru mengikuti dialog interaktif program pentongan tanggap bencana RRI Pekanbaru.

Kepala SMAN 9 Pekanbaru Dra.Hj.Zuraida ketika dikonfirmasi, Senin(21/10/2019) mengatakan, siswanya antusias mengikuti dialog interaktif tentang penanggulangan bencana terutama bencana kabut asap yang baru saja melanda Riau.

Program pentongan penangulangan bencana ini merupakan program RRI masuk sekolah dengan tujuan memberikan informasi dan edukasi kepada peserta didik tentang bagaimana penanggulangan  bencana secara dini, cepat dan tepat.

" Dengan masuknya program pentongan RRI ini kesekolah diharapkan akan dapat memberikan pengetahuan, wawasan serta informasi yang benar dan jelas. Sehingga  para siswa mengenali potensi bencana  yang dihadapi dan mampu bertindak cepat dan tepat saat terjadinya bencana," jelas Zuraida.

Selain RRI Pekanbaru, juga  dihadiri oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Selain mengelar dialog, RRI Pekanbaru juga memberikan bantuan satu unit alat penghisab asap agar satu ruangan khusus yang dibuat seteriil udaranya dari kabut asap, pungkasnya.(jun).
Share:

Kepala SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru Lantik Pengurus OSIS Baru Masa Bakti 2019-2020.



SuksesPos.com, Pekanbaru, - Pelantikan pengurus OSIS SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru priode 2019-2020 berlangsung khidmat. Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru Endria Erman,S.Si.

Acara pelantikan tersebut dilaksanakan usai upacara bendera Senin(21/10/2019) pagi di lapangan sekolah. Pelantikan disaksikan oleh majelis guru dan seluruh siswa. 

Kepala SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru Endria Erman, S.Si pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada ketua dan pengurus OSIS yang baru terpilih.

" Saya ucapkan selamat dan sukses kepada ketua OSIS dan pengurus terpilih masa bakti 2019-2020. Semoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik baiknya," ujar Endria.

Endria berpesan, agar pengurus OSIS yang baru dapat melaksanakan dan merealisasikan program OSIS dengan baik dan hendaklah bekerjasama dalam merealisasikan program yang telah dibuat sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

" Buatlah program yang bagus, laksanakan dengan baik dan saling kerjasama. Isya Allah hasilnya akan baik pula. Laksanakan dengan ikhlas.Jadikan tugas yang mulia ini sebagai amal ibadah. Pertahankan prestasi yang telah dicapai selama ini, bahkan dapat ditingkatkan lagi," pesan Endria.

Waka Kesiswaan Sumetri Elona,S.Pd menambahkan, pemilihan ketua OSIS telah dilaksanakan pada Sabtu(28/9/2019). Dimana sebelumnya telah dilakukan tahapan-tahapan mulai dari penjaringan kandidat, kemudian seleksi, debat kandidat, penyampain visi-misi dan proses pemilihan.

Menurut Elon, pelaksanan pemilihan ketua OSIS dilakukan seperti pemilu. Dengan maksud memberikan pendidikan demokrasi kepada peserta didik.

Dikatakan, pemilihan tersebut diikuti oleh guru, pegawai dan seluruh siswa. " Alhamdulillah kegiatan pemilihan berjalan tertib, aman dan lancar. Para siswa antusias mengikutinya. Dari hasil pemilihan tersebutlah, hari ini dilantik pengurus OSIS baru dengan 37 personil. Adapun ketua OSIS yang baru yakni Alif Abdul Aziz dengan dua orang wakilnya yakni Alvian Rajab dan Abdel Vandian Dinata," pungkas Elon.(jun). 


 
Share:

Hebat, Siswa SMPN 16 Pekanbaru Raih Pemain dan Suporter Terbaik Futsal PAF Riau Series 2019.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Hebat, inilah kata yang pantas dipersembahkan buat Dimas Gusti Andra, siswa SMPN 16 Pekanbaru yang telah sukses menjadi pemain terbaik(The Best Player) dan tim suporter terbaik(The Best Mascot) pada turnamen futsal PAF Riau Series 2019.

" Alhamdulillah siswa kita Dimas Gusti telah sukses meraih pemain terbaik. Juga tim suporter sekolah menjadi yang terbaik pada lomba futsal se-Riau tahun 2019. Ini menjadi kebanggaan sekolah," ungkap Arbaiyah, S.Pd kepala SMPN 16 Pekanbaru di ruang kerjanya, Senin(21/10/2019).


Menurut Arbaiyah, tim futsal sekolah yang dipimpinnya sudah menunjukan kemampuannya dalam bertanding, walaupun belum menjadi sang juara. Namun siswa kita sudah mengukir prestasi yang cukup membanggakan yakni menjadi pemain terbaik( The Best Palyer). Bukan hanya itu, tim sporter SMPN 16 Pekanbaru juga menjadi tim suporter terbaik( The Best Mascot) se-Riau.


Keberhasilan yang dicapai oleh para siswa, menjadi kebaggan seluruh warga sekolah. Kesuksesan ini juga berkat latihan intenship dan kekompakan tim dalam berlaga. Untuk lebih memotifasinya, lanjut, Arbaiyah, pihak sekolah memberikan reward kepada siswa yang telah mengharumkan nama sekolah.


Dikatakan, pihak sekolah selalui mensupport peserta didik dalam mengembangkan bakat dan talentanya. Baik dibidang akdemik maupun non akademik. 


" Kita berharap kedepan tim futsal SMPN 16 Pekanbaru dan siswanya akan terus menoreh prestasi terbaiknya menjadi sang juara. Sehingga dapat mengharumkan nama sekolah, baik di level provinsi maupun nasional," harapnya optimis.(jun).

Share:

Pramuka SMPN 20 Pekanbaru Raih Juara 1 Lomba Master Chef dan Juara 2 Cerdas Cermat Se- Riau 2019.



Suksespos.com, Pekanbaru, Hebat, inilah ucapan yang pantas dipersembahkan buat tim pramuka SMPN 20 Pekanbaru yang telah sukses mengukir prestasi di bidang kepramukaan.

Tim pramuka SMPN 20 telah mengutus regu putera yang diberi nama regu kancil dan regu puteri bernama aster telah mengikuti perlombaan pada perkemahan akbar penggalang ke VII tahun 2019 di SMAN Plus Provinsi Riau. Yang digelar pada tanggal 10-13 Oktober 2019.

" Alhamdulillah Tim pramuka SMPN 20 Pekanbaru telah berhasil meraih juara 1 lomba Master Chef dan juara 2 lomba cerdas cermat pada perkemahan akbar penggalang SMP sederajat se- Riau. Ini menjadi kebanggaan sekolah tentunya, " ungkap Syafrida Ali,S.Pd kepala SMPN 20 Pekanbaru disekolahnya, Sabtu(19/10/2019).

Menurut Syafrida, keberhasilan yang diraih menunjukan bahwa tim pramuka SMPN 20 Pekanbaru berkualitas. Terbukti lebih unggul dari sekolah lain.
 
Syafrida sangat mengapresiasi prestasi yang diraih tim Pramuka SMPN 20 Pekanbaru dan pencapaian prestasi ini merupakan bukti kerja keras dari peserta disik yang selama ini telah berlatih dalam mempersiapkan diri menghadapi perkemahan tersebut. 

Syfrida menyebutkan, pihak sekolah senantiasa mensupport kegiatan pramuka yang merupakan ekstrakurikuler wajib di sekolah. 

" Atas nama sekolah kita ucapkan selamat dan sukses kepada anak-anak kami yang tergabung dalam tim pramuka, dan ucapan terimakasih kepada ibuk Dra.Mahlinar Beti,MM yang telah membina tim pramuka sekolah. Sehingga tim pramuka telah sukses menoreh prestasi yang mengharumkan nama sekolah. Semoga keberhasilan ini dapat memacu semangat peserta didik lain untuk dapat pula mengukir prestasi terbaiknya, harapnya optimis.(jun).
 

Share:

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMPN 34 Pekanbaru Gelar Bimtek SPMI.



SuksesPos.com, Pekanbaru,-Guna meningkatkan mutu sekolah, SMPN 34 Pekanbaru menggelar Bimbingan Teknis(Bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Internal(SPMI).

Kegiatan bimtek  yang kelima ini diikuti oleh 30 guru SMPN 34 Pekanbaru. Acara berlangsung diaula sekolah, kemaren.

Kepala SMPN 34 Pekanbaru Hj.Elvi Devita,M.Pd menyebutkan, sebagai sekolah model SPMI yang ditunjuk LPMP Provinsi Riau, SMPN 34 Pekanbaru sudah harus menerapkannya  pada tahun pelajaran 2019/2020.

Tujuan dari program SPMI adalah  untuk meningkatkan budaya mutu disekolah guna mencapai Satandart Nasional Pendidikan(SNP). 

" SMPN 34 Pekanbaru sebagai salah satu sekolah model yang melaksanakan program SPMI. Disamping meningkatkan mutu sekolah secara madiri, juga memberikan binaan kepada sekolah imbas," ujar Elvi.

Menurut Elvi, SPMI yang disebut sebagai sistem penjaminan mutu pendidikan pada satuan pendidikan, mencakup seluruh aspek penyelenggara pendidikan dengan memanfaatkan segala sumber daya untuk mencapai SNP.

Dikatakan, satuan pendidikan menerapkan keseluruhan siklus dalam sistem penjaminan mutu secara mandiri dan berkesinambungan hingga terbangun budaya mutu di sekolah.

Lebih lanjut Elvi menjelaskan, ada 5 siklus SPMI yang harus dilakukan yakni membuat pemetaan sekolah, membuat perencanaan peningkatan mutu sekolah, pelaksanaan atau implementasi pemenuhan mutu, monitoring dan evaluasi dan strategi peningkatan mutu sekolah.

Untuk bimtek kali ini, peserta eibimbing dalam pembuatan perangkat dan penilaian( implementasi mutu pilihan). Dimana para guru dibagi kedalam empat standart nasional pendidikan, tambah Elvi.

" Melalui bimtek ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan budaya mutu baik SMPN 34 Pekanbaru sendiri maupun sekolah imbas," pungkasnya optimis.(jun).

Share:

Puluhan Kreator Seni dan Musik Unjuk Kebolehan di FKIP UIR


SuksesPos.com, Pekanbaru, Para kreator seni dan musik menampilkan beragam kreativitas di panggung kesenian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau (FKIP UIR). Kegiatan bertajuk 'Panggung Seni Kreatif' yang ditaja Dinas Pariwisata Provinsi Riau bekerjasama dengan Program Studi Sendratasik FKIP ini mendapat apresiasi dari Rektor UIR, Wakil-wakil Rektor dan mahasiswa.

Satu persatu kreativitas seni seperti musik, tari dan drama ditampilkan anak-anak muda di panggung kehormatan. Termasuk siswa SLTA dari beberapa sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari (Jum'at dan Sabtu 18-19/10 2019) dan dibuka dengan tabuhan gendang oleh Rektor Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL, Wakil Rektor III Rosyadi serta Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Riau Dandun Wibawa.

Rektor UIR Syafrinaldi menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi telah menjadikan kampus UIR tempat pertama pergelaran Panggung Seni Kreatif. Soal seni di Universitas Islam Riau, kata Rektor, tak perlu diragukan lagi. Sebab beberapa penampilan mahasiswa sendratasik terbukti mampu memukau banyak tetamu yang datang ke UIR. Bahkan tim seni Sendratasik Pimpinan Muslim SKar keluar sebagai juara umum di Kuala Lumpur bulan lalu. 

''Ini pertama UIR mengirim tim seni ke international, yakni ke Universitas Teknologi Petronas. Sekali tampil mereka menjadi juara umum dengan meraih empat kategori,'' kata Rektor.

Rektor juga menyebutkan, dalam kaitan dengan pencapaian Visi UIR 2020, pihaknya menetapkan tiga dari 42 program studi menjadi prodi unggulan. Yakni Teknik Perminyakan Fakultas Teknik, Fakultas Agama Islam dan Sendratasik FKIP. Ketiga diharapkan menjadi unggulan di Asia Tenggara.

''Panggung Seni Kreatif ini menjadi panggung ujicoba bagi sendratasik menyambut kedatangan Tim ASIC yang datang ke UIR melakukan akreditasi international di mediO November. Jadi tolong siapkan tim seni yang mampu memukau tamu dari Landon, Inggris. Mereka berada di UIR selama lima hari,'' tegas Rektor kepada Muslim S Kar, Wakil Dekan III FKIP.

Pentas Seni Kreatif pertama ini akan digilir pertujukannya ke kampus-kampus. Setelah UIR host berikutnya menyusul kampus lain seperti Universitas Lancang Kuning, Universitas Riau, UIN Susqa dan lain-lain. ''Saya senang bisa berada di Universitas Islam Riau. Di sini banyak kreator seni yang bertalenta asuhan Pak Muslim bersama dosen-dosen FKIP lain,'' ujar Dandum.

Dandum juga mengurai sejumlah agenda kesenian Dinas Pariwisata yang dilaksanakan pihaknya. Antara lain Ruang Kita Festival yang ditaja sebagai refleksi akhir tahun. Dalam festival ini, Dispar menampilkan beberapa pameran seperti pameran bongsai, foto, pertunjukan seni, seni populer, seni budaya dan lain-lain. 

''Kita mengundang para kreator seni dan musik di semua kabupaten dan kota serta provinsi tetangga. Termasuk dari Universitas Islam Riau,'' tegas Dandum.

Panggung Kreatif Seni selain dihadiri mahasiswa disaksikan pula Wakil Rektor I Dr H Syafhendry, Wakil Rektor II Dr Asrol, Wakil Rektor III Rosyadi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Muslim S Kar dan Dosen-dosen FKIP.*

[]relis
Share:

Blog Archive

Definition List

Unordered List

Support