Sebarkan Informasi Terupdate

UNISSA Brunei Gandeng UIR Kerjasama Buka Fakultas Pertanian

SuksesPos.com, Pekanbaru, Rektor Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam Dr Haji Norarfan bin Haji Zainal
meminta bantuan Universitas Islam Riau untuk membuka Fakultas Pertanian. Bantuan tersebut sekaligus merealisasikan kerjasama UIR-UNISSA yang diteken kedua Rektor dalam Majlis Penandatanganan Memorandum Persefahaman (MoU) di Kampus UNISSA Bandar Seri Begawan pada Juli 2019. 

Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL membenarkan kalau dirinya dikirimin pesan melalui whatshap oleh Rektor UNISSA terkait dengan rencana universiti itu membuka Fakultas Pertanian. Dalam pesan itu, kata Syafrinaldi, Rektor UNISSA menga barkan bahwa Sultan Brunei berkunjung ke kampusnya tanpa jadual pada Selasa (12/10 2020) kemaren.

''Antara lain yang dititahkan oleh Baginda Sultan kepada Rektor Norarfan adalah penubuhan Fakulti Pertanian di UNISSA. Dan, lalu rektor menyampaikan kepada saya kiranya ada teman-teman dari UIR yang bersedia membantu,'' ujar Rektor Syafrinaldi melalui pesan whatshapp kepada Kepala Bagian Humas Syafriadi pada Rabu malam (13/10 2020).

Syafrinaldi menyatakan, pihaknya dengan senang hati akan membantu UNISSA membuka Fakultas Pertanian. Ia bahkan menyebut, rencana pembukaan Fakultas Pertanian ini sudah disampaikan Rektor UNISSA kepada dirinya tahun lalu. Atau beberapa bulan setelah dirinya menanda-tangani MoU bersama Rektor Haji Norarfan bin Haji Zainal. ''Kita akan membantu UNISSA sesuai kebutuhan dan bantuan ini sekaligus merupakan realisasi dari kerjasama yang telah kita tabalkan tahun lalu,'' ucap Rektor.

Tentang bentuk bantuan yang akan diberikan, Syafrinaldi mengaku masih harus berkomunikasi lagi dengan rekannya Rektor Haji Norarfan. ''Saya kira penubuhan ini penting karena UNISSA termasuk salah satu universiti besar di Brunei Darussalam. Mereka memiliki bangunan kampus baru dengan lahan seluas 3.200 hektar,'' imbuh Syafrinaldi.*

[]relis
Share:

SMPN 13 Pekanbaru Optimis Siswanya Maju KSN Tingkat Provinsi.


SuksesPos.com, Pekanbaru,-   Siswa SMPN 13 Pekanbaru akan mengikuti  Kompetisi Sain Nasional(KSN) jenjang SMP/MTs tingkat kota Pekanbaru yang dulunya dikenal dengan Olimpiade Sain Nasional(OSN). Kompetisi  tersebut dilaksanakan secara online yang digelar pada 14-16 Oktober 2020 mendatang.

" Saya optimis siswa kita berhasil menang ditingkat kota dan maju ke KSN tingkat Provinsi Riau, ujar Zurdianto,M.Pd kepala SMPN 13 Pekanbaru diruang kerjanya, Selasa(13/10/2020).

Menurut Zurdianto, ada tiga siswanya yang akan mengikuti Kompetisi Sain Nasional tingkat kota Pekanbaru secara daring.

Ketiga siswa SMPN 13 Pekanbaru yang ikut KSN tersebut yakni Fachrurrahman Hakeem  siswa kelas IX bidang study Matematika, Kanaya Azzahra siswa kelas IX  untuk bidang study IPA dan  Arika Yuza siswa kelas IX bidang study IPS.

Dikatakan Zurdianto, sekolahnya mentargetkan siswanya menjadi yang terbaik yakni sang juara.

" Target kita, siswa SMPN 13 menjadi sang juara, meraih mendali emas dan akan menjadi duta kota Pekanbaru ditingkat Provinsi Riau nanti," tegasnya.

Ia mengatakan, ketiga siswanya tersebut sudah didaftarkan sebagai peserta. Ia yakin siswanya mampu bersaing dan bahkan lebih unggul dari peserta lainnya.

Dalam mengahadapi KSN tersebut,  lanjut Zurdianto, siswanya  sudah jauh- jauh hari mempersiapkan diri secara matang yang dibimbing langsung oleh guru bidang studinya masing-masing.

" Saat ini anak-anak kita sedang mempersiapkan diri yang  dibimbing oleh guru bidang studi melalui WhatsApp. Dengan bimbingan dan persiapan yang maksimal Saya yakin siswa kami bisa menang dan menjadi sang juara. Sehingga dapat menjadi duta Kota Pekanbaru pada KSN tingkat Provinsi Riau bahkan ke tingkat nasional," harap Zurdianto.(jun).




 
Share:

Guru dan Siswa SMPN 11 Pekanbaru Terima Paket Internet Dari Pemerintah.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Guna mensukseskan pembelajaran jarak jauh dengan sistem dalam jaringan(daring), Pemerintah melalui Kemendikbud memberikan bantuan kuota internet  kepada Guru dan siswa. Sebanyak 783 siswa SMPN 11 Pekanbaru sudah menerima paket internet tersebut.

" Semua guru dan siswa kita sudah terima bantuan paket  internet dari pemerintah pusat untuk pembelajaran daring, " ungkap Edison Malau,S.Pd kepala SMPN 11 Pekanbaru diruang kerjanya, Kamis(8/10/2020).

Menurut Malau, siswa dan gurunya sudah mendapat bantuan kuota internet dari pemerintah pusat. Dimana masing-masing guru mendapatkan 42 GB dan siswa mendapatkan 35 GB untuk 30 hari. Dimana sebanyak 30 GB khusus dipergunakan untuk pembelajaran, sedangkan 5 GB lagi untuk umum.

Dikatakannya, bantuan paket internet ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah dalam melaksanakan proses pembelajaran siswa secara daring. Paket internet ini sangat membantu guru dan orang tua siswa, jelasnya.

" Kami keluarga besar SMPN 11 Pekanbaru mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan kuota internet secara gratis kepada guru dan siswa. Semoga kuota internet ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya  oleh guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan sistim daring," terang Malau.

Malau menghimbau kepada peserta didik agar dapat menggunakan paket internet tersebut dengan sebaik mungkin untuk mengerjakan tugas, ulangan harian termasuk ujian tengah semester. Demikian juga diharapkan orang tua siswa dapat mendampingi dan membimbing anaknya dalam belajar secara online dari rumah.

Dengan adanya bantuan kuota internet dari pemerintah ini, diharapkan proses pembelajaran jarak jauh dengan sistim daring atau online dapat berjalan lancar, pungkas Malau.(jun).


Share:

Hebat, Alvin Suhendra Siswa SMAN 5 Pekanbaru Wakili Indonesia Pada IOAA 2020 Di Colombia.


SuksesPos.com, Pekanbaru,-Sungguh hebat, memang tidak diragukan lagi kemampuan siswa-siswi SMAN 5 Pekanbaru. Sudah berbagai prestasi yang diraihnya diberbagai ivent bergengsi. Kali ini siswa SMAN 5 Pekanbaru yakni Alvin Suhendra sukses menjadi duta Indonesia diajang International Olympiad on Astronomy and Astrophysics( IOAA) tahun 2020 di Bogota Colombia.

IOAA adalah sebuah kompetisi Astronomi dan Astrofisika tahunan tingkat dunia untuk pelajar sekolah menengah atas. Ivent ini merupakan olimpiade sains Internasional.

" Alhamdulillah Siswa kita Alvin Suhendra berhasil menjadi wakil negara untuk mengikuti kompetisi Astronomi dan Astrofisika tingkat internasional. Capaian ini sangat membanggakan sekolah, "ungkap Selamet,S.Pd kepala SMAN 5 Pekanbaru melalui WAnya, Sabtu(3/10/2020).

Diakui Selamet, siswanya yang satu ini memang cerdas dan memiliki kemampuan yang luar biasa. Banyak sudah prestasi yang  diraihnya dibidang sain. Kali ini Ia berhasil menjadi duta Indonesia pada IOAA tahun 2020.

" Saya berharap semoga siswa kita ini juga sukses mengharumkan nama negara dengan meraih mendali emas diajang yang sangat bergengsi ini," tutur Selamet.

Lebih lanjut Selamet mengatakan, selain Alvin Suhendra, siswanya  Haris Abdillah juga telah berhasil mewakili Provinsi Riau cabang lomba lagu solo putra pada FLS2N tingkat nasional.

Dikatakan, keberhasilan yang dicapai siswanya ini berkat kerja keras dengan belajar dan bimbingan para guru serta komunikasi yang baik antara sekolah dengan orang tua.

" Pihak sekolah selalu mendukung dan memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Baik dibidang akademik maupun non akademik. Keluarga besar SMAN 5 Pekanbaru menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada kedua anak kita ini. Semoga kedua anak kita ini dapat mengharumkan nama sekolah, nama Riau, maupun nama negara." harapnya optimis.(jun).



Share:

Dr Muzakkir Kupas Soal Pengingsutan Paradigma Kewenangan JaksaKajati UIR Uji Sahih RUU Kejaksaan Bersama Pascasarjana UIR

SuksesPos.com, Pekanbaru,  Kejaksaan Tinggi Riau bekerjasama dengan Program Pascasarjana Universitas Islam Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menguji sahih Rancangan Undang Undang Perubahan Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan. FGD yang berlangsung selama empat jam lebih pada Rabu (30/09 2020) dibuka oleh Direktur PPs Prof Dr H Yusri Munaf SH, MHum dan menghadirkan Dr Muzakkir SH, MHum (Dosen Fakultas Hukum UII) sebagai pembicara utama.

Turut dalam diskusi terbatas yang dipandu Dr Musa, SH, MH dan H Husnu Abadi, SH, MHum, PhD sejumlah dosen dan praktisi hukum. Antara lain Yusri Sabri SH, MH, Abdul Haris Rusli, SH, MH dan Toni Pribadi SH MH (Advokat/Peradi), Dr Zulkarnain Sanjaya, SH MH dan Dr Heni Susanto, SH, MH (Fakultas Hukum UIR), Dr Erdianto Effendi dan Dr Maxsasai Indra SH MH (Fak. Hukum Universitas Riau), Muhammad Darwis SH MH (UIN Susqa), Robert Libra SH MH (Fak. Hukum Unilak), Dr Irfan Ardiansyah SH MH (STIH Persada Bunda. Kajati Riau Dr Mia Amiati bersama Staf juga terlibat aktif menyimak jalannya FGD dari Kejaksaan Tinggi Riau di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Sementara Rektor Prof Dr Syafrinaldi dan Dekan Fakultas Hukum UIR Dr Admiral SH MH juga melakukan hal sama melalui saluran youtube yang ditayang on live. 

Dalam paparan bertajuk, 'Pengingsutan Paradigma Kewenangan Kejaksaan Dalam Ketentuan RUU Perubahan Kejaksaan RI' Muzakkir mengulas beberapa point terkait kewenangan jaksa. Seperti masalah independensi kejaksaan yang harus bebas dari pengaruh kekuasaan pemerintahan dan kekuasaan lainnya, domonus litis, kejaksaan sebagai badan peradilan, 
kejaksaan sebagai single prosecutors, kewenangan penyadapan dan pengawasan.

Dalam pandangan Muzakkir, tidak ada perubahan secara total atas kewenangan jaksa dalam RUU Kejaksaan. Namun ia mengaku memberi attensi atas rancangan undang-undang itu karena masalah revisi ini terkait juga dengan Rancangan Undang Undang KUHAP (Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana) dimana dirinya ikut serta dalam tim. ''RUU KUHAP mau tidak mau menggeser sejumlah kewenangan kejaksaan yang menjadi bagian dari RUU Kejaksaan,'' kata ahli pidana UII Yogyakarta itu.

Ia kemudian merujuk kepada Pasal 24 UUD 1945 terutama terkait dengan kewenangan kekuasaan kehakiman. Menurutnya, kekuasaan kehakiman pasca amandemen UUD 1945 diatasi oleh dua lembaga tinggi, yakni Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Jaksa merupakan supporting dari kekuasaan kehakiman yang separoh bodynya ada di kekuasaan kehakiman dan separoh lainnya berada di eksekutif. ''Ketika jaksa menjalankaan kekuasaan di peradilan maka itu berarti ia menjalani kekuasaan kehakiman dalam wilayah eksekutif,'' tukas Muzakkir.

Konsekuensinya jaksa harus menundukkan diri kepada Pasal 24 UUD 1945, yakni merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Merdeka dari kekuasaan manapun. Tanggung jawabnya adalah tanggung jawab dalam menjalankan kekuasaan kehakiman. Ia tidak tunduk kepada atasan dan harus bekerja secara profesional sebagai jaksa penuntut umum. Serta pro pada penegakan hukum.

Sebagai penuntut, Muzakkir menyatakan, Jaksa memiliki karakter sama seperti hakim dalam menjalankan kekuasaan kehakiman. Ia bertugas mensuplay material perkara kepada peradilan, dan mensandarkan tuntutannya kepada 'Demi Ketuhanan Yang Maha Esa'. ''Output dari tuntutan jaksa harus menjadi input bagi peradilan,'' ucap Muzakkir.

Muzakkir lalu mengulas sejumlah pergeseran kewenangan kejaksaan yang terdapat RUU. Hal senada disampaikan peserta FGD. Abdul Harris Rusli, misalnya, sependapat bila jaksa adalah penuntut tunggal. Tetapi ia tidak setuju dengan materi RUU yang juga memberi jasa hukum kepada jaksa. Ini berbeda dengan kewenangan jaksa sebagai pengacara negara. ''Soal penahanan, kami minta supaya kewenangannya diberikan kepada hakim. Bukan kepada jaksa. Sebab penahanan itu merupakan perampasan hak seseorang, dan hal tersebut hanya dapat diberikan kewenangannya kepada hakim,'' ucap Advokat Haris.

Begitupun Zulkarnain Sanjaya. Selain menyoroti masalah keadilan retributif yang telah bergeser ke keadilan restoratif, Dosen Fakultas Hukum UIR ini mengusulkan perlunya dipertimbangkan kembali pemberian kewenangan penyadapan kepada jaksa. Sebab masalah ini terkait dengan hak asasi manusia. ''Jaksa harus tetap profesional bertugas, jangan sampai pelaksanaan tugasnya melanggar hukum,'' imbuh Zulkarnain.

Direktur PPs UIR Prof Yusri Munaf mengatakan, semua pemikiran yang berkembang selama FGD akan menjadi masukan untuk pembahasan perubahan RUU Kejaksaan. ''Ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai akademisi dan penegak hukum dalam memberi pemikiran terbaik bagi bangsa dan negara,'' kata Yusri Munaf.*

[]relis













Share:

Gali Potensi Siswa, SMAN 4 Pekanbaru Ciptakan Selempang Motif Melayu Riau.

SuksesPos.com, Pekanbaru,  Bravo Smanfour Pekanbaru terus berkarya untuk Pendidikan yang lebih bermutu dengan menggali potensi siswanya menuju investasi sumber daya manusia. 

Melalui Mata Pelajaran Muatan lokal(mulok) yang diintegrasikan dengan budaya melayu ,maka potensi siswa dapat digali dengan menanamkan cinta budaya melayu. 

Dimana para siswa mampu berkarya menghasilkan selempang motif melayu Riau dengan berbagai kreasi dan ukuran.

Selempang motif melayu Riau buatan siswa SMAN 4 Pekanbaru sudah  teruji dan sudah diminati pihak luar dan sudah kerjasama dengan pihak UIN Susqa Riau untuk digunakan pada  acara-acara besar dikampus tersebut.
Pembuatan selempang tersebut dibimbing oleh gurunya yakni Bapak Efendi yang dilakukan secara tutorial melalui zoom dan meet google.

Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj.Yan Khoriana,M.Pd, Selasa(29/9/2020) menyebutkan, melalui karya selempang ini diharapkan akan dapat meningkatkan rasa cinta peserta didik terhadap budaya melayu.

" Siswa sangat menikmati pengerjaan selempang, yang dibuktikan dari hasil kreasi yang dibuat. Kita sangat terharu ketika melihat anak-anak mencintai dan menghargai nilai-nilai budaya dibumi melayu ini," tutup Khori mengakhiri perbincangannya.(jun).



Share:

Webinar FGDBI di UIR, Ratusan Profesor Rekomendasikan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Ilmiah International


SuksesPos.com, Pekanbaru, Sebanyak 164 profesor dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta merekomendasikan kepada Pemerintah untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah international. Rekomendasi itu menjadi salah satu butir dari beberapa point keputusan Webinar International yang ditaja Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI) di Universitas Islam Riau. Temu ilmiah yang berlangsung secara virtual live on youtube itu berakhir pada Jum'at sore (25/09 2020).

Webinar bertajuk, 'Maju Bersama Kita Berjaya' dibuka Kamis pagi (24/09 2020) oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia' yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Prof Dr R Agus Sartono MBA itu didukung 31 PTN dan PTS. Sejumlah pembicara berskala nasional dan international hadir menyampaikan kertas kerja dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Mereka adalah Prof Stefaan Koos dari Universitaet Der Bundeswehr Munchen Jerman, Prof Dr Maqdi Behman (Eastern Mennonite University Virginia, Amerika), Prof Dr Kamaruddin Mohd Said (Wakil Presiden, Majlis Profesor Negara Malaysia), Dr Haji Noorarfan Bin Haji Zainal (Rektor Universitas Islam Sultan Syarief Ali Brunai Darussalam) dan Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL (Rektor Universitas Islam Riau). 

Selain itu hadir pula sejumlah profesor dari dalam negeri yang berbicara dalam ruang klaster, seperti Klaster Sosial, Humaniora dan Hukum, Klaster Agrokompleks, Klaster Agama dan Filsafat, Klaster Pendidikan, Klaster Sains dan Teknologi, Klaster Kesehatan dan Kedokteran.

Ketua Panitia Penyelenggara Prof Dr H Yusri Munaf SH MHum menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru besar yang selama dua hari tidak meninggalkan tempat dan mengikuti kegiatan ini sampai selesai. ''Secara khusus apresiasi dan terima kasih saya sampaikan kepada Rektor UIR Prof Syafrinaldi dan Pengurus FGDBI dibawah pimpinan Prof Mursalim karena selama delapan bulan telah mendorong paniti bekerja mempersiapkan acara,'' ungkap Yusri Munaf.

Awalnya konferensi akan dilaksanakan secara off line pada April 2020. Tetapi karena dalam waktu bersamaan datang corona maka kegiatan digeser ke September secara virtual. ''Alhamdulillah semua berjalan baik,'' ujar Yusri yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIR.

Ditambahkan, webinar telah mereview 121 tulisan dari para guru besar untuk diterbitkan dalam bentuk jurnal terindeks scopus dan prociding. Tulisan-tulisan tersebut di kelompokkan ke dalam beberapa klaster. ''Inilah sumbangan pemikiran para profesor untuk bangsa dan negara,'' tambah Yusri Munaf.

Hal senada disampaikan Rektor UIR Prof Syafrinaldi. Ia menyatakan, kegiatan ini sangat berdampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Rektor mengaku bangga atas kinerja panitia yang dimasa pandemi sukses melaksanakan webinar international ini.

''Untuk UIR ini juga sebuah prestasi. Tidak hanya karena seluruh pesertanya terdiri dari guru besar melainkan rekomendasi yang dihasilkan sekaligus mencatatkan sejarah bahwa apabila perjuangan menjadikan bahasa Indonesia sebagai ilmiah international berhasil maka orang akan tahu kalau host nya adalah UIR,'' ucap Rektor.

Ia berharap, Pemerintah dapat menindak-lanjuti rekomendasi itu sesuai peraturan perundang-undangan.*

[]relis
Share:

Definition List

Unordered List

Support