Saturday, 21 July 2018

Komite SDN 149 Pekanbaru Bentuk Panitia 17 Agustus 2018.



SuksesPos.com, Pekanbaru, Guna mengahdapi peringatan HUT RI  17 Agustus 2018 mendatang, komite SDN 149 Pekanbaru bersama komite kelas membentuk panitia pelaksana, Sabtu(21/7/2018) pagi.


Pembentukan panitia 17 Agustus tersebut untuk memcirakan kegiatan lomba yang akan dilaksanakan nanti pada tgl 18 agustus 2018 mendatang, ucap kepala SDN 149 Pekanbaru Amir Hamzah,S.Pd usai mengikuti pertemuan tersebut.


Selain membicarakan kegiatan lomba, pada pertemuan tersebut juga mensosialisasi tentang pembuatan seragam sekolah bagi siswa kelas 1.


Dimana, lanjut Amir, untuk pembuatan pakai seragam siswa baru tersebut diserahkan kepada  komite kelas masing-masing.


" Bagi yang berminat membuat baju anaknya disekolah, silakan. Bagi yang ingin buat diluar sekolah atau sendiri silakan saja," tegas Amir.


Menurut orang nomor wahid siSDN 149 ini, ada   5 stel pakain baru yakni baju merah putih, malayu, pramuka, batik dan olahraga. 


Terkait PPDB, Amir menyebutkan, untuk tahun 2018 ini siswa baru mendapatkan kuota 28 siswa perkelas. Itupun hanya 2 kelas saja, tukasnya.


Harapannya, agenda yg di sudah dimusyawarahkan dapat terlaksana nantinya dengan baik, harapnya.(jun).


Mantap, Siswa SMA 5 Pekanbaru Sukses Kibarkan Bendera Pada PORNAS Special Olympic Indonesia.



SuksesPos.com, Pekanbaru, - Mantap, Inilah kata yang pantas dipersembahkan kepada anggota paskibra SMA 5 Pekanbaru yang sukses mengibarkan bendera merah putih pada pembukaan Pekan Olahraga Nasional(PORNAS) Special Olympics Indonesia(SOIna) 2018 yang dipusatkan di Kaharuddin Nasution Sport Center Rumbai Pekanbaru Riau, Jum'at(20/7/2018) tadi malam.


" Alhamdulillah pengibaran bendera dalam Olahraga Nasional Pornas special Olympic Indonesia SOIna tahun 2018 di Riau sukses," ucap Selamet, SPd kepala SMA 5 Pekanbaru melalui WAnya,Sabtu(21/7/2018).


Selamet menyebutkan pihaknya merasa senang dan sangat bersyukur karena siswa SMA Negeri 5 dipercayakan dan sukses dalam pengibaran bendera  diajang yang bergengsi tersebut.


Kedepan, lanjut Selamet, SMA 5   siap untuk melaksanakan agenda agenda yang dipercaya, bukan hanya pengibaran bendera tetapi juga hal-hal yang berkaitan dengan kreativitas siswa, dan kita juga telah berpartisipasi dalam mengirimkan olimpiade sain pada jenjang nasional walaupun kita belum berhasil memperoleh medali. Namun seiring perjalan waktu kita akan terus berbenah dan meningkatkan kompetensi sehingga akan sukses meraiah mendali kemenangan dimasa mendatang, jelasnya.


" Dengan dipercayakan SMA 5 mengibarkan bendera pada perhelatan akbar ini, akan memberikan kepercayaan diri dan motifasi tersendiri kepada peserta didik. Sehingga SMA 5 bisa pula mengambil peran dan ikut andil dalam ivent akbar lainnya dimasa mendatang, " pungkasnya optimis.(jun).


Siswa SMPN 12 Pekanbaru Mendapatkan Sosialisasi Campak Rubela



SuksesPos.com, Pekanbaru, Seluruh siswa SMPN 12 Pekanbaru, Sabtu(21/7/2018) pagi mendapatkan sosialisasi tentang bahaya penyebaran Virus campak Rubela. Sosialisasi tersebut berlangsung di sekolah yang diberikan oleh tim medis dari Puskesmas Kecamatan Senapelan Pekanbaru.


" Agar peserta didik lebih dini mendapatkan informasi tentang bahaya penularan  virus campak Rubela, maka pihak sekolah sengaja meminta kepada Puskesmas Senapelan untuk memberikan sosialisasi kepada siswa, ungkap Kepala SMPN 12 Pekanbaru Syafrida Ali,S.Pd di sela-sela kegiatan, Sabtu(21/7/2018).


Menurut Syafrida, sosialisasi ini sangat penting bagi siswa, agar peserta didik terhindar dari penularan virus yang menyebabkan cacat atau kemematian.   


" Melalui sosialisasi ini diharapkan siswa akan mengetahui tentang penularan virus Rubela dan dapat pula menginformasikan kepada keluarganya dirumah. Sehingga kita benar-benar dapat membentuk generasi emas, sehat, cerdas, riang dan gembira. Terbebas dari penyebaran dan penularan virus Rubela yang mematikan tersebut, harap Syafrida.


Sementara itu kepala Puskesmas Senapelan Drg.Maidi Handoko mengatakan penularan virus campak Rubela ini akan menimbulkan dampak yang sangat berbahaya yakni cacat, bahkan kematian.


Menurut Maidi, virus campak Rubela ini menyerang anak yang berumur dibawah 15 tahun. Kemudian kepada ibu hamil.

 

Hal inlah yang dikhawatirkan. Apabila anak usia sekolah ini tertular virus Rubela nanti bisa membawa kerumah dan bisa menularkan ke ibu hamil. Sehingga bayi dalam kandungan bisa tuli, buta, kepala kecil, tampa tengkorak kepala, gagal tumbuh, jelasnya. 


Dikatakan, sosialisasi dan imunisasi Rubela ini adalah program nasional yang dicanangkan 2017 lalau dipulau Jawa. Sekarang 2018 serentak diseluruh Indonesia. 


Pencanangan serimonialnya pada tanggal 1 Agustus 2018 mendatang. " Saya berharap sosialisasi dan imunisasi pencegahan penularan virus rubela ini dapat berjalan dengan sukses, "tutupnya.(jun)



Thursday, 19 July 2018

Kepsek SMP 16 Pekanbaru : Dengan Zonasi Terjadinya Persaingan Antar Sekolah.



SuksesPos.com, Pekanbaru,- Penerimaan Peserta Didik Baru(PPDB) mulai tahun pelajaran 2018-2019 dilaksanakan dengan sistim zonasi. Diberlakukannya sistim zonasi ini sudah dikaji terlebih dahulu oleh pemerintah keunggulan dan kelemahannya. Dengan dilakukan sisitim zonasi ini akan terjadinya persaingan antar sekolah, kata kepala SMP 16 Pekanbaru Erliaty,S.Pd ketika diminta tanggapannya tentang sistim zonasi yang baru dilaksanakan Kamis(19/7/2018) diruang kerjanya.


Menurut orang nomor satu di SMP 16 Pekanbaru ini, dengan diterapkan sistem zonasi sekolah akan mendapatkan input siswa yang cukup berpariasi. Dimana ada siswa yang memilki inteligen atau kecerdasan yang tinggi dan ada yang kecerdasannya rendah(lemah). Artinya ada pemerataan input siswa yang berpariasi. Dengan demikian tidak ada lagi sekolah favorit. Sehingga sekolah akan bersaing secara sehat untuk meningkatkan mutu sekolahnya masing-masing. Tentunya akan ditentukan bagaimana kepiawaian seorang kepala sekolah dalam memenegnya dengan menejerial yang baik. Kemudian didukung oleh seluruh stokeholder dimasing-masing sekolah serta partisifasi komite, orang tua dan masyarakat, urainya.


Lebih lanjut, Erliaty menyebutkan, sebenarnya masyarakat sudah mengerti. Bahwa sistim zonasi yang diterapkan pemerintah dalam penerimaan siswa baru sangat meguntungkan dan mempermudah masyarakat sekitar sekolah yakni memberikan  peluang besar bagi anak disekitar lingkungan sekolah. Namun sangat disayangkan, sekolah tidak bisa menampung secara keseluruhannya, karena terbatasnya kapasitas ruangan kelas. Disisi lain ada sekolah yang kekurangan siswanya.Hal ini juga nanti akan dievaluasi dan menjadi pertimbangan pemerintah untuk membangun unit sekolah baru didaerah yang memang jumlah penduduknya cukup padat.


Terkait penerimaan siswa baru di sekolah yang dipimpinnya, Erliaty mengatakan, tahun ini sekolahnya menerima 6 kelas.(jun)


SMA 16 Pekanbaru Dapat Bantuan RKB Dari Pemerintah Pusat.



SuksesPos.com, Pekanbaru, -SMA 16 Pekanbaru mendapatkan bantuan 3 Ruang Kelas Baru(RKB) dari pemerintahan pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbud) RI di Jakarta.Bantuan tersebut senilai  Rp.578 juta.


"  Alhamdulillah sekolah kita tahun 2018 ini mendapatkan bantuan 3 RKB dari Kemendikbud RI. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kemajuan pendidikan di sekolah kita, " ungkap kepala SMA 16 Pekanbaru Nurizal,S.Pd ketika dikonfirmasi melalui saluran selularnya, Kamis(19/7/2018).


Menurut Nurizal, pembangunan ruang kelas baru tersebut sudah dimulai sejak 25 April 2018 lalu. Targetnya tanggal 22 Juli 2018 sudah bisa dipergunakan.


Dikatakan, untuk tahun pelajaran 2018-2019, penerimaan siswa baru sebanyak 5 kelas. Tiga kelas sudah ada ruang belajarnya, sementara 2 kelas lagi masih memakai labor komputer dan ruang perpustakaan. Insya Allah dua hari lagi, yang dua kelas ini sudah bisa menggunakan ruang kelas yang baru, terang Nurizal.


" Saya  beserta  keluarga besar sekolah mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan bantuan pembangunan RKB. Bantuan semacam ini sangat dibutuhkan untuk kesukses dan kemajuan pendidikan di SMA 16 Pekanbaru," tukasnya.


Waka Sapras Meby Emilco, ST menambahkan, dana pembangunan RKB ini baru diglontorkan sebesar 30 persen. Sisanya sebanyak Rp.173 juta lagi belum turun. Kemungkinan dalam minggu ini, jelasnya.


Menurut Meco panggilan akrab Meby Emilco, untuk kelancaran pembangunan, pihak sekolah sekarang memberanikan diri untuk utang material ketoko bangunan. Sedangkan upah tukang ditalangi oleh pihak sekolah.


Meco menyebutkan profosal permohonan yang diajukan sebanyak 6 RKB, namun hanya 3 RKB saja yang dikabulkan. Semoga tahun depan ditambah lagi, harapnya.


Diakui Meco, sekolah yang tergolong baru ini, masih banyak kekurangan fasilitasnya. Selain kekurangan RKB, SMA 16 juga belum memiliki, labor Fisika dan Biologi.  Belum ada pagar keliling, juga belum dipaving blok. 


" Sebangai sekolah baru, masih banyak kekurangan sarana prasarananya. Masih kekurangan RKB, labor belum punya, pagar sekolah belum ada, paving blok juga belum ada. Untuk paving blok udah 6 kali diusulkan, namun sampai saat ini belum terealisasi. Untuk itu, kita mohon dengan sangat agar pemerintah pusat maupun Pemprov. Riau dapat melengkapi dan membangun fasilitas yang dibutuhkan sekolah ," pinta Meco.(jun).