Sebarkan Informasi Terupdate

New Normal di Webinar PPs UIR, Ekonomi Berputar Kesehatan Warga Tetap Dijaga


SuksesPos.com, Pekanbaru, -Kebiasaan baru (new normal) dalam masa Pandemi Covid-19 yang diberlakukan Pemerintah awal Juni, selain bertujuan menggerakkan roda perekonomian juga menjaga masyarakat dari wabah corona. Warga diminta patuh pada protokol kesehatan. Pakai masker bila bepergian, rajin cuci tangan dan ukur suhu tubuh.

Pesan itu disampaikan Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS pada Webinar Nasional bertajuk, 'Model dan Pola Pembangunan Daerah Era Adaptasi Kebiasaan Baru di Provinsi Riau' pada Kamis (13/08 2020)

Webinar yang ditaja Program Pascasarjana UIR itu ditayang melalui zoom, menghadirkan Dr Rozi Beni MH MSi (Kasubdit II Dit. Fasilitasi Perangkat Daerah, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri), Gubernur Riau dan Direktur Pascasarjana Prof Dr H Yusri Munaf SH MHum sebagai Pembicara Utama. 

Di luar itu tampil pula Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Walikota Dumai Drs H Zulkifli As, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH, Bupati Rokan Hilir H Suyatno dan Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir MSi. Pengantar webinar disampaikan Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH, MCL. Sementara Dr Rahyunir Rauf MSi dipercaya menjadi moderator.

Menurut Walikota Firdaus, Pemerintah Kota Pekanbaru sempat memberlakukan PSBB dalam dua kali untuk memutus mata rantai corona. Bahkan penanganannya mendapat apresiasi dari Pemerintah. ''Kita berhasil menurunkan status zona merah menjadi hijau,'' ujarnya.

Sekarang kita berada dalam new normal atau kebiasaan baru. Dua hal yang patut dipahami, dalam new normal ekonomi warga harus terus berputar sementara kesehatannya tetap terjaga. Diantara kebijakan yang diambil Pemerintah Kota, lanjut Firdaus, menerbitkan peraturan walikota yang mengharuskan warga mematuhi protokol kesehatan. ''Akan berlangsung operasi secara rutin terhadap warga yang tidak disiplin terutama menggunakan masker,'' imbuhnya.

Sama dengan Firdaus, Zulkifli As juga berpandangan sama. Ia menyebut, dalam new normal masyarakat diminta tetap produktif tapi aman dari Covid-19. Kemudian pihaknya tetap menjaga investasi yang masuk ke Dumai. Para pengusaha juga harus kita rawat jangan sampai investasi yang sudah mereka tanamkan bangkrut. Karena ini akan berdampak serius pada perekonomian daerah.

''Masyarakat harus tetap produktif, kesehatan terjaga dan pengusaha kita rawat supaya roda perekonomian daerah berjalan seperti biasa,'' ujar Zul As.

Di tempat terpisah, Bupati Kampar yang diwakili Asisten III Setda Kampar Ir H Syamsul Bahri MM mengungkapkan upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat yang terdampak Covid-19. Salah satunya melalui program OCU MAPAN, yakni sebuah program untuk menjaga ketahanan pangan. Di luar itu menggalakan sektor pariwisata.

“Pariwisata Kampar sedang berkembang pesat, pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat seiring peningkatan kunjungan wisatawan namun tetap dengan melaksanakan Protokol Kesehatan, sehingga perputaran ekonomi di bidang pariwisata dapat dijadikan salah satu Pendapat Asli Daerah (PAD),'' kata Syamsul Bahri.

Dr Rozi Beni MH MSi menghimbau Pemerintah Daerah agar dalam penanganan Covid-19, daerah-daerah yang berdekatan dapat saling berkoordinasi, sebab untuk memutus mata rantai corona perlu usaha dan kerja sama semua pihak.*

[]relis
Share:

Kepsek SMPN 11 Pekanbaru: Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Arahan Dinas.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Pekanbaru selama pandemi covid-19, tetap menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ) dengan sistem dalam jaringan(daring) atau online. Walaupun demikian pihak sekolah juga sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka apa bila sudah diperbolehkan oleh pemerintah.

Kepala SMPN 11 Pekanbaru Edison Malau,S.Pd menyebutkan, pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka seperti biasa. Pelaksanaanya tetap menunggu arahan dari Dinas Pendidikan kota Pekanbaru. 

 " Pihak sekolah sudah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran tatap muka. Namun penerapannya tetap menunggu arahan atau surat resmi dari Dinas Pendidikan. Yang penting kita sudah mempersiapkan diri. Apabila sudah ada perintah Dinas untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka kita sudah siap," ujar Malau, Kamis(13/8/2020).

Menurut Malau pembelajaran tatap muka tersebut bisa dilakukan apabila kota Pekanbaru berada di zona kuning atau hijau. Namun sekarang masih berada di zona merah, tentunya tidak dapat dilaksanakan.

Malau mengatakan di Indonesia baru 163 Kabupaten yang mendapat izin menerapkan pembelajaran tatap muka. Di Riau sendiri baru 7 Kabupaten yang melaksanakannya. 

Lebih jauh dijelaskannya, apabila dilakukan pembelajaran tatap muka. Tentunya harus menerapkan protokol kesehatan. Harus ada surat pernyataan dari orang tua siswa. Orang tua siswa juga menjemput anaknya harus tepat waktu.

Dikatakan, dimasa  pandemi covid -19, pembelajaran tetap dilakukan secara daring atau online.   

"  Pembelajaran secara daring sudah kita lakukan. Dimana sampai saat ini  prosesnya masih terus berjalan. Kendalanya pada koneksi jaringan internet dan masih ada siswa yang belum memiliki Android," terangnya. 

Ia menyebutkan, para guru  menyiapkan materi pembelajaran dan tugas yang disampaikan kepada siswa  melalui  WA group kelas dan WA bidang study masing-masing. 

Dijelaskan bahwa Ia tetap meminta guru-guru untuk datang ke sekolah sesuai jadwalnya guna mempersiapkan dan menyampaikan materi pembelajaran secara online. Namun ada juga yang memberikan materi pembelajarannya dari rumahnya masing-masing.

Menurutnya pembelajaran daring ini telah diterapkan setiap hari sesuai dengan jadwal yakni mulai pukul 8 pagi hingga pukul 12 siang. 

Disamping guru yang tetap hadir, pihak sekolah juga mempersiapkan fasilitas berupa perangkat dan jaringan internetnya. Begitu juga dengan peserta didik, sudah dikoordinasikan, secara umum sudah memiliki  handpone android. Namun bagi siswa yang belum mempunyai android dapat  datang ke sekolah menemui guru bidang studinya masing-masing atau bisa saja bergabung bersama teman yang berdekatan tempat tinggalnya.

" Saya berharap semoga pandemi corona ini segera berakhir. Sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran tatap muka seperti biasanya," harap Malau.(jun).


Share:

Pembelajaran Tatap Muka SMPN 20 Tunggu Intruksi Dinas.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Sekolah Menengah Pertama Negeri 20 Pekanbaru  telah melakukan persiapan untuk pembelajaran tatap muka. Dimana selama pandemi covid-19, sekolah tersebut menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ) dengan sistem dalam jaringan(daring) atau online. 

Kepala SMPN 20 Pekanbaru Syafrida Ali,S.Pd menyebutkan, pihaknya sedang mempersiapkan penerapan pembelajaran tatap muka seperti biasa. Pelaksanaanya tetap menunggu iktruksi dari Dinas Pendidikan kota Pekanbaru. 

 " Pihak sekolah sudah melakukan rapat bersama majelis guru untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran tatap muka. Namun penerapannya tetap menunggu arahan atau surat resmi dari Dinas Pendidikan. Yang penting kita sudah mempersiapkan diri. Apabila sudah ada perintah Dinas untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka kita sudah siap," ujar Syafrida Ali, Rabu(12/8/2020).

Menurut Ida panggilan akrabnya,  dimasa  pandemi covid -19, pembelajaran tetap dilakukan secara daring atau online.   

" Alhamdulilah penerapan pembelajaran secara daring sudah kita lakukan. Dimana sampai saat ini  prosesnya masih berjalan lancar," terangnya. 

Ida menyebutkan, para guru  menyiapkan materi pembelajaran dan tugas yang disampaikan kepada siswa  melalui  WA group kelas dan WA bidang study masing-masing. 

Dikatakan bahwa Ia tetap meminta guru-guru untuk datang ke sekolah sesuai jadwalnya guna mempersiapkan dan menyampaikan materi pembelajaran secara online. Namun ada juga yang memberikan materi pembelajarannya dari rumahnya masing-masing.

Menurutnya pembelajaran daring ini telah diterapkan setiap hari sesuai dengan jadwal yakni mulai pukul 8 pagi hingga pukul 12 siang. 

Disamping guru yang tetap hadir, pihak sekolah juga mempersiapkan fasilitas berupa perangkat dan jaringan internetnya. Begitu juga dengan peserta didik, sudah dikoordinasikan, secara umum sudah memiliki  handpone android. Namun bagi siswa yang belum mempunyai android dapat  datang ke sekolah menemui guru bidang studinya masing-masing atau bisa saja bergabung bersama teman yang berdekatan tempat tinggalnya, pungkas Ida.(jun).


Share:

8 Mahasiswa UIR Terima Beasiswa Cendekia dari Baznas Pusat

SuksesPos.com, PEKANBARU - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pusat menyerahkan bantuan beasiswa cendekia dan uang saku bulanan kepada empat mahasiswa Universitas Islam Riau. Penyerahan oleh Rektor UIR itu berlangsung Rabu siang di Gedung Rektorat Kampus Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Selasa siang (11/08 2020).

Beasiswa Cendekia merupakan bantuan tahun kedua diterima UIR. Tahun lalu, bantuan serupa juga diberikan kepada tujuh mahasiswa dalam jangka waktu dua tahun.

Menurut Sekretaris LDIK (Lembaga Dakwah Islam Kampus) Dr Anton Afrizal Chandra SAg MSi, tahun 2020 Baznas mengubah sistem dan pola pemberian bantuan. Tahun lalu beasiswa diberikan kepada tujuh orang untuk jangka dua tahun, sekarang empat orang setiap tahun. Tetap diberikan dua tahun buat delapan mahasiswa.

''Jadi ada penambahan satu orang dari tahun lalu,'' kata Anton.

Anton menyebutkan, beasiswa Cendekia merupakan bantuan Baznas sebagai realisasi kerjasama UIR-Baznas Pusat. Setiap penerima beasiswa dibantu uang kuliah dalam bentuk UKT. Akan tetapi karena pembayaran uang kuliah di UIR tidak menggunakan sistem UKT maka setiap mahasiswa memperoleh bantuan maksimal Rp 4 juta.

''Kalau kebutuhan mahasiswa di atas empat juta, kelebihannya ditalangi oleh mahasiswa,'' ujar Anton yang baru meraih gelar doktor di bidang zakat pada UIN Suska Pekanbaru.

Di luar SPP, Baznas juga memberi uang saku kepada setiap mahasiswa sebesar Rp 400 ribu perbulan selama satu tahun, dan kata Anton, dana tersebut langsung ditransfer ke rekening mahasiswa.

Tahun ini, tambah Anton, keempat penerima bantuan akan didampingi  seorang mentor. Mentor bertugas mendampingi mahasiswa sesuai pedoman yang sudah diberikan oleh Baznas. 

''Alhamdulillah tugas kita makin ringan Pak Wakil Rektor karena penerima beasiswa sudah dibekali pendamping,'' ucap Anton kepada Wakil Rektor I Dr H Syafhendry dan Wakil Rektor III Ir Rosyadi.

Rektor UIR melalui Wakil Rektor I Syafhendry dan Wakil Rektor III Rosyadi,
mengingatkan penerima beasiswa akan kewajiban yang telah disepekati di dalam akad. Terutama menyangkut konsekuensi yang mengakibatkan terjadinya pemutusan akad. 

''Atas nama Rektor saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Pusat yang telah memberi bantuan pendidikan kepada mahasiswa UIR termasuk uang bulanan,'' kata Syafhendry.

Beasiswa besar sekali manfaatnya  bagi UIR dan bagi penerima. ''Tim telah menseleksi secara ketat para penerima beasiswa. Mudah-mudahan kerjasama UIR dengan BAZNAS Pusat dapat ditingkatkan lagi di tahun depan,'' ujar Rektor.

Di Era Pandemi Covid-19, tambah Rosyadi, UIR menerima dan mengelola beragam beasiswa. Dari Pemerintah Pusat, kita mendapat alokasi beasiswa bidik misi terbanyak di wilayah kerja LLDIKTI X. Ada juga beasiswa dari Pemerintah Provinsi Riau. Kemudian dari Bank Rakyat Indonesia. Juga dari Pertamina dan lain-lain.

Ini, urai Rosyadi, menandakan bahwa Pemerintah dan Swasta sangat peduli dengan situasi ekonomi akibat terdampak viruscorana. ''Adik-adik mahasiswa jangan kuatir, banyak fasilitas yang dapat anda raih untuk meringankan beban orangtua di era Covid 19,'' tambah Rosyadi.*

[]relis
Share:

SDN 133 Pekanbaru Lakukan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka.


SuksesPos.com, Pekanbaru,- Sekolah Dasar Negeri 133 Pekanbaru  telah melakukan persiapan untuk pembelajaran tatap muka. Dimana selama pandemi covid-19, sekolah tersebut menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ) dengan sistem dalam jaringan(daring) atau online. 

Kepala SDN 133 Pekanbaru Hj.Nurhidayati,S.Pd menyebutkan, pihaknya sedang mempersiapkan penerapan pembelajaran tatap muka seperti biasa. Pelaksanaanya tetap menunggu iktruksi dari Dinas Pendidikan kota Pekanbaru. 

 " Pihak sekolah sudah melakukan rapat bersama majelis guru untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran tatap muka. Namun penerapannya tetap menunggu arahan atau surat resmi dari Dinas Pendidikan. Yang penting kita sudah mempersiapkan diri. Apabila sudah ada perintah Dinas untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka kita sudah siap," ujar Nurhidayati, Selasa(11/8/2020).

Menurut Ida panggilan akrabnya,  dimasa  pandemi covid -19, pembelajaran tetap dilakukan secara daring dan luring.   

" Alhamdulilah penerapan pembelajaran secara daring dan luring sudah kita lakukan. Dimana sampai saat ini  prosesnya masih berjalan lancar," terangnya. 

Ida menyebutkan, para guru  menyiapkan materi pembelajaran dan tugas yang disampaikan kepada siswa  melalui  WA group kelas masing-masing. 

Dikatakan bahwa Ia tetap meminta guru-guru untuk datang ke sekolah sesuai jadwalnya guna mempersiapkan dan menyampaikan materi pembelajaran secara online. Namun ada juga yang memberikan materi pembelajaran kepada siswa yang datang kesekolah.

Menurutnya pembelajaran daring maupun luring ini telah diterapkan setiap hari sesuai dengan jadwal yakni mulai pukul 8 pagi hingga pukul 12 siang. 

Disamping guru yang tetap hadir, pihak sekolah juga mempersiapkan fasilitas berupa perangkat dan jaringan internetnya. Begitu juga dengan peserta didik, sudah dikoordinasikan, secara umum sudah memiliki  handpone android. Namun bagi siswa yang belum mempunyai android dapat  datang ke sekolah menemui guru untuk mengambil materi dan tugas pembelajaran, pungkasnya.(jun).


Share:

Bupati Rohil Kirim 96 ASN Studi Lanjut ke PPs UIR


SuksesPos.com, Pekanbaru, Sebuah langkah maju dalam meningkatkan sumberdaya manusia di Kabupaten Rokan Hilir dilakukan Bupati Rohil H Suyatno. Usai meneken MoU dan MoA dengan Rektor dan Direktur Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Riau, Suyatno langsung mengirim 96 orang Aparatur Sipil Negera nya untuk studi lanjut di PPs UIR.

Ke-96 ASN itu akan kuliah S2 (Strata Dua) di sejumlah program studi. Seperti Magister Ilmu Hukum, Magister Ilmu Administrasi, Magister Ilmu Pemerintahan, Magister Teknik Sipil, Magister Agronomi dan Magister Manajemen Agribisnis.

Berkas pendaftaran calon mahasiswa baru PPs ASN Rohil itu Sabtu pagi hingga sore (08/08 2020) telah diverifikasi oleh Tim PPs yang diketuai Dr Moris Adidi Yogia dibantu Dr Rendi Prayuda dan Staf TU PPs. Moris, Rendi dan kawan-kawan bertolak ke Bagan Siapi-api setelah mendapat penugasan dari Direktur PPs untuk memproses pendaftaran ke-96 ASN. 

''Alhamdulillan pendaftaran ke-96 calon mahasiswa berjalan lancar sesuai tugas yang diberikan kepada kami,'' kata Rendi yang saat memproses pendaftaran ditemani Kepala Dinas Pendidikan Rohil H Muhammad Hidayat SH, MH.

Kadis Pendidikan Muhammad Hidayat mengakui, pengiriman 92 ASN ke PPs itu sebagai tindak lanjut kerjasama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dengan Universitas Islam Riau. Ia berharap, tingginya animo ASN Pemkab Rohil melanjutkan pendidikan dapat berdampak pada akselerasi pembangunan di negeri berjuluk 'Seribu Kubah' itu.

''Kita harapkan, ini juga berdampak pada percepatan pembangunan daerah,'' kata Kadis Muhammad Hidayat.

Direktur Pascasarjana UIR Prof Dr H Yusri Munaf SH MHum menyambut baik komitmen dan realisasi kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Utamanya di bidang peningkatan sumberdaya manusia. Ia menegaskan, PPs telah siap menerima calon mahasiswa baru yang dikirim Bupati Suyatno. Termasuk dari kabupaten lain baik yang sudah bekerjasama dengan PPs maupun yang belum dan akan menandatangani nota kesepahaman. 

''Semua program studi PPs telah terakreditasi BAN PT. Bahkan beberapa prodi seperti Ilmu Hukum, Ilmu Administrasi, Agronomi sudah memperoleh akreditasi A. Juga terakreditasi international,'' tambah Yusri Munaf.

Mudah-mudahan kebijakan Bupati Rohil Suyatno dapat pula diikuti oleh bupati-bupati lain di Provinsi Riau. 
''Tak cukup niru telapan tangan kami tadahkan. Kenapa? Karena sebagai perguruan tinggi kita terpanggil membantu Pemerintah Daerah meningkatkan sumberdaya aparatur untuk kepentingan daerah sendiri,'' ujar Yusri Munaf kepada Kabag Humas UIR di Pekanbaru Senin sore (10/08 2020).

[]relis
Share:

SMAN 2 Pekanbaru Optimis Raih Nilai Akreditasi Perpustakaan Terbaik.



SuksesPos.com, Pekanbaru, -Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan Nasional RI telah melakukan penilaian terhadap Perpustakaan SMAN 2 Pekanbaru. Penilaian tersebut  dilakukan secara daring pada Sabtu(6/8/2020).

Ketua tim akreditasi Perpustakaan SMAN 2 Pekanbaru Dra. Anggreta mengatakan perpustakaan SMAN 2 Pekanbaru sudah di nilai oleh tim asesor Akreditasi perpustakaan nasional RI.

" Kami optimis SMAN 2 Pekanbaru akan mendapat nilai akreditasi perpustakaan terbaik yakni dengan nilai A," ujar Anggreta.

Menurut Anggreta dari 11 sekolah di Riau, hanya 8 sekolah yang diakreditasi  termasuk  SMAN 2 Pekanbaru.

Dikatakan, syarat untuk ikut lomba pustaka, sekolah tersebut sudah harus terakreditasi.

Dalam penilaian akreditasi perpustakaan tersebut, lanjut Anggreta, ada 6  borang yang menjadi penilaian yakni koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan, tenaga perpustakaan dan komponen penguat.

Lebih jauh dijelaskannya, bahwa tim akreditasi yang dipimpinnya sudah sejak 13 Juli 2020 lalu melakukan berbagai persiapan. 

" Tim kita juga mendapat bimbingan dari tim pembinaan perpustakaan dan arsip Provinsi Riau. Kita tinggal menunggu hasilnya. Semoga penilaian tersebut  mendapatkan hasil yang  sangat memuaskan," harapnya.
Sementara itu kepala SMAN 2 Pekanbaru Drs.Kasim mengucapkan terimakasih kepada tim Akreditasi perpustakaan sekolah yang telah bekerja keras mempersiapkan dan mempersentasikannya secara daring. 

"  Saya ucapkan terimakasih kepada tim akreditasi perpustakaan sekolah, juga kepada tim pembinaan perpustakaan dan arsip Provinsi Riau. Kita juga mengucapkan terimakasih kepada  tim asesor perpustakaan nasional RI. Sehingga dapat terlaksananya akreditasi perpustakaan dengan baik," tuturnya.

Menurut Kasim, hasil akreditasi perpustakaan ini akan menunjang akreditasi sekolah tahun 2021 mendatang.

" Saya berharap  semoga hasil dari penilaian tersebut, perpustakaan SMAN 2 Pekanbaru meraih nilai akreditasi yang sangat memuaskan, " harapnya optimis.(jun).

 
Share:

Blog Archive

Definition List

Unordered List

Support