Monday, 27 February 2017

Raja Salman Akan Mendarat di Halim Perdana Kusuma Bekas Tentara Inggeris pada Perang Dunia II

Tags


SuksesPos.com, Jakarta, Kedatangan Raja Salman dalam kunjungan kenegaraan yang memilih mendarat di Lapangan terbang militer TNI Angkatan Udara Halim Pardana Kusuma, Jakarta, pada tanggal  2 Maret 2017, yang bertepatan dengan dengan hari Rabu mendatang.

Belum banyak yang tau  jikalau Halim Perdana Kusuma adalah berasal dari Madura, Propinsi Jawa Timur. Sekarang warga Madura banyak yang bermukim di Arab Saudi, utamanya di Kota Suci Madinah dan Mekah.

Halim Perdana Kusuma semasa hidupnya pernah menjadi penerbang tentara Inggris yang berbasis di India yang menjadi jajahan Inggris pada Perang Dunia II.

Pada perang Dunia II posisi Halim Perdana Kusuma sebagai penerbang pengebom pesawat militer sekutu di Eropa berperang menghadapi tentara Hitler, Jerman.

Berdirinya negara Arab Saudi dipercepat oleh kedatangan tentara Inggris yang berbasis di India saat beroperasi di Kuwait. Kuwait adalah daerah pemundurun Raja Abdul Aziz pendiri Arab Saudi modern sebelum mengalahkan kaum Rasyid.

Persekutuan Jerman - Turki yang akan membangun infra struktur jalan kereta api ke Teluk Persia untuk kepentingan mobilisasi militer dan minyak. Termasuk yang ikut memicu Abdul Aziz kembali ke Rijadh setelah tiga kali gagal melakukan revolusi rakyat bersama sama dengan pasukan Bedui guna merebut Rijadh ibukota Arab Saudi.

Abdul Aziz berhasil merebut Rijadh pada tahun 1908 saat Kota Rijadh kosong oleh tentara yang sedang berlibur.

Kesempatan ini tidak disia siakan oleh Abdul Aziz untuk merebut Rijadh kembali. Antara Raja Rasyid dan Raja Abdul Aziz sebenarnya sama sama punya tujuan membangun Arab Saudi yang baru.

Tapi ditengah proses pendirian negara Arab Saudi, dua keluarga ini saling berebut kuasa. Keluarga Raja Abdul Aziz ditendang dari Istana setelah mengalami konflik internal sehingga Raja Abdul Aziz tersingkir meninggakan Rijadh menuju Kuwait.

Walau Inggris memberi jalan saat pembentukan negara Arab Saudi. Arab Saudi tetap memilih menjadi negara yang independen dan non blok. Puncaknya Arab Saudi pernah mengusir Dubes Inggris dan menentang pengirimam senjata Amerika Serikat ke Israel. Meski menanggung beban berat Sang Raja Faisal harus dibunuh oleh raja muda atau pangeran.

Raja Salman yang akan berkunjung ke Jakarta atas undangan Presiden Joko Widodo adalah Kedatangan Raja Salman bin Abdul Aziz  bin Abdul Rahman bin Faisal bin Turki bin Abdullah bin Mohammad bin Saud.

Saud adalah penggagas berdirinya Negara Arab Saudi yang pertama kali, makanya, negaranya dikenal sebagai negara Arab Saudi yang ber Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan wahabi.  Erwin Kurai, (berbagai sumber ),    



EmoticonEmoticon