Wednesday, 19 July 2017

Gubernur Riau Paparkan Potensi Sagu di Jakarta

Tags


SuksesPos.com, Jakarta, - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Dirjen Penguatan Inovasi telah menetapkan lima provinsi terbaik masuk dalam nominasi Anugrah Iptek 2017 kategori Budhipura.

Kelima provinsi telah mempersentasekan keunggulan daerah masing-masing di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (19/7/17). Kelima provinsi tersebut antara lain Jawa Barat, Lampung, Riau, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman langsung hadir dan memaparkan keunggulan daerahnya, yakni sagu. Dipilihnya sagu, karena merupakan komunitas unggulan di Bumi Lancang Kuning.

"Kita mempersentasekan terkait sagu dan pengembangannya. Begitu juga dengan pembinaan bagi pelaku mulai dari petani hingga pengusaha sagu di kabupaten dan kota. Persentase sendiri langsung disampaikan Pak Gubernur (Arsyadjuliandi Rachman, red)," kata Kepala Badan Penelitiaan dan Pengembangan (Balitbang) Riau, Arbaini, mendampingi Gubri, di Gedung BPPT Kementerian Riset dan Perguruan Tinggi.

Masuknya Riau dalam nominasi tersebut, kata Arbaini, karena dinilai berhasil memanfaatkan dan mengembangkan teknologi serta mengaplikasikan sagu di tengah-tengah masyarakat.

"Konsistensi melaksanakan kerjasama dengan pebisnis dan para akedemi (kampus), bahkan yang lebih penting lagi, Gubernur selalu mempromosikan sagu di berbagai acara yang dia hadiri," sambung Arbaini.

Sagu, kata Arbaini, bisa menjadi pengganti makanan pokok. Produksi sagu terbesar di Riau berada di beberapa kabupaten seperti Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Bengkalis dan beberapa lainnya.

Selain itu juga, kata Arbaini, Gubernur Riau konsisten menjaga keseinambungan terhadap karya iptek dan inovasi serta pembinaan kabupaten dan kota.

"Pemenang Penghargaan Budhipura ini akan diumumkan pada 10 Agustus 2017 mendatang," ujar Arbaini.

Penghargaan Budhipura merupakan penghargaan tahunan dari Kemenristekdikti dan diberikan kepada pemerintah Provinsi yang secara signifikan memberikan perhatian serius kepada pengembangan kelembagaan, sumberdaya dan jaringan iptek. Sehingga menjadi lokomotif pembangunan di daerahnya.

Penghargaan ini dimulai sejak tahun 2012 dan merupakan instrumen kebijakan dari adanya peraturan bersama Menristek dan Mendagri RI tentang penguatan sistem inovasi daerah yang ditandatangani pada April 2012..



EmoticonEmoticon