Monday, 24 September 2018

Sukseskan Program SPMI, SMA 2 Pekanbaru Gelar Workshop Model Pembelajaran

Tags




SuksesPos.com, Pekanbaru,-Sebagai Sekolah Penjamin Mutu Internal(SPMI) yang ditunjuk oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan(LPMP) Provinsi Riau, SMA 2 Pekanbaru harus meningkatkan mutu sekolah secara mandiri.


Guna mensukseskan program SPMI tersebut seluruh stokholder harus mendukungnya, yakni guru, tenaga kependidikan maupun siswanya. Untuk meningkatkan mutu sekolah inilah seluruh guru diberikan pelatihan atau workshop model pembelajaran, kata kepala SMA 2 Pekanbaru Drs. Kasim, diruang kerjanya, Senin(24/9/2018).


Menurut Kasim, sebagai sekolah menerapkan sistem SPMI, SMA 2 Pekanbaru harus sebagai sekolah model yang menjadi pencontohan atau acuan sekolah lainnya yakni sekolah imbas. Untuk SMA 2 Pekanbaru ada 5 sekolah imbas. Sekolah imbas  inilah yang menjadi binaan SMA 2 Pekanbaru, terang Kasim.


Dikatakan, program SPMI ini udah tahun kedua dilakukan. " Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan SPMI sudah dilaksanakan dengan baik. Semoga para guru dapat menyerap dan mengaplikasikan ilmu yang didapat dari narasumber untuk meningkatkan mutu pendidikan, khusus di SMA 2 Pekanbaru. Sehingga kedepan sekolah ini benar-benar menjadi sekolah model dan rujukan nasional," harap Kasim.


Sementara itu waka kurikulum Dra.Hj.Angreta menambahkan bahwa program Sekolah Penjamin Mutu Internal ini adalah program dari LPMP untuk mempersiapkan sekolah model menuju sekolah rujukan nasional.  Berdasarkan analisis raport PMP( rapor sekolah) maka  pemerintah menunjuk  SMA 2 melaksanakan progtan SPMI.


Hari ini Senin(24/9) telah melaksanakan kegiatan pelatihan model pembelajaran yang diikuti oleh seluruh guru. Dengan narasumber dari wiraswara Dinas Pendidikan Provinsi Riau yakni Bapak Marwan,M.Pd. Tujuannya agar para guru mampu meningkatkan kompetensinya dengan menguasai model atau metoda pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dengan demikian akan dapat menghadapi pendidikan pada abad ke 21, jelas Angreta.


Sebelumnya, lanjut Angreta, pihak sekolah juga sudah melaksanakan  dua kegiatan yakni Validasi dan singkronisasi SPMI dengan RKAS dan RKS yang digelar pada tanggal 7 Agustus 2018. Kemudian pada tanggal 21 Agustus 2018 dilaksanakan pula kegiatan Integrasi PPK dan Literasi dalam penerapan SPMI di SMA 2 Pekanbaru.


" Alhamdulillah seluruh kegiatan SPMI sudah tuntas dilaksanakan. Semoga program ini dapat meningkatkan mutu pendidikan dan kedepannya  SMA 2 Pekanbaru menjadi sekolah model yang bermuara kepada sekolah rujukan nasional," pungkasnya optimis.(jun).





EmoticonEmoticon