Thursday, 3 January 2019

Luar Biasa, SMPN 27 Pekanbaru Mendapat Penghargaan Adiwiyata Nasional 2018 Dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Tags



SuksesPos.com, Pekanbaru, - Sungguh luar biasa, SMPN 27 Pekanbaru menerima penghargaan Adiwiyata nasional tahun 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jum’at(21/12/2018) pagi di Jakarta. Kepala SMPN 27 Pekanbaru Elvi Devita,M.Pd menerima piagam penghargaan tersebut bersama 279 sekolah secara nasional. 


Menteri Libgkungan Hidup dan Kehutanan(LHK) RI Dr.Ir. Siti Nurbaya, M.Sc dalam sambutannya menyebutkan Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional tahun 2018 ini telah memasuki pelaksanaan yang ke 13 kalinya, sejak tahun 2006 yang lalu. Tahun ini, 279 sekolah telah memenuhi kriteria dan berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Sedangkan untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri, sebanyak 117 sekolah berhasil mendapat predikat sekolah Adiwiyata Mandiri.


Siti Nurbaya mengharapkan agar Adiwiyata ini menjadi gerakan nasional yang dapat membangkitkan sekolah dan madrasah di Indonesia.


“Kedepan, kita kembangkan bersama-sama dan bertekad agar Adiwiyata ini kita jadikan gerakan nasional.”, ujarnya.


Menurut  Menteri, program Adiwiyata bertujuan untuk menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui Adiwiyata, diharapkan dapat mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.


Penghargaan tahun 2018 ini menjadikan jumlah sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata menjadi 3.871 sekolah, yaitu 727 sekolah Adiwiyata Mandiri dan 3.144 Sekolah Adiwiyata Nasional. Dengan demikian terdapat puluhan atau bahkan ratusan ribu orang yang terlibat dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan baik guru, murid, maupun warga sekolah lain dan masyarakat sekitar.


Adiwiyata sendiri memiliki makna, tempat yang ideal bagi seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam kehidupan sosial, khususnya di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.


Terdapat empat komponen dalam program Adiwiyata, yaitu kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum sekolah berbasis lingkungan, kegiatan sekolah berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana dan prasarana pendukung ramah lingkungan.


Pada tahun 2018, KLHK mendapatkan usulan 875 sekolah yang terdiri atas 784 sekolah negeri dan 91 sekolah swasta dari Dinas Lingkungan Hidup, di 273 Kota/Kabupaten dari 32 Provinsi untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional.


Sedangkan untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri, 314 sekolah yang terdiri atas 290 sekolah negeri dan 24 sekolah swasta dari 134 kota/kabupaten di 27 propinsi yang diusulkan untuk mendapat predikat sekolah Adiwiyata Mandiri.


Kepala SMPN 27 Pekanbaru Elvi Devita, M.Pd ketika diKonfirmasi di sekolahnya Rabu(2/1/2019) mengatakan sekolah yang dipimpinnya telah suskes meraih adiwiyata nasional tahun 2018 dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI.


 " Kemaren saya baru saja kembali dari Jakarta untuk menerima penghargaan Adiwiyata Nasional 2018 dari Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan RI," tegasnya.


Dikatakan, prestasi yang diraih tersebut merupakan komitmen bersama dan menjadi kebanggaan dari seluruh keluarga besar SMPN 27 Pekanbaru.  


 ‘’Alhamdulillah sekolah kami dari 279 sekolah se-Indonesia, termasuklah SMPN 27 Pekanbaru  yang berhasil meraih predikat sekolah adiwiyata nasional, ’’ ujar Elvi.


Menurut orang nomor wahid dijajaran SMPN 27 Pekanbaru ini, bahwa komitmen,  persiapan dan kerja keras yang dilakukan selama ini telah membuahkan hasil, yakni meraih penghargaan adiwiyata tingkat nasional.


‘’Kita sangat bersyukur akhirnya mendapatkan hasil yang diinginkan  bersama, yakni sukses  meraih penghargaan Adiwiyata Nasional. Keberhasilan atas prestasi ini, tak lain dari komitmen dan kerja sama seluruh guru, wali murid dan siswa. Kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Pekanbaru, DR. H Firdaus MT, Kadisdik H.Abdul Jamal,M.Pd yang telah memberikan bimbingan dan arahan. Termasuk dukungan dan partisifasi komite sekolah, tim adiwiyata sekolah, orang tua murid, siswa, masyarakat sekitar dan seluruh stokeholder  yang telah membantu. Sehingga sekolah kecil ini dapat menoreh keberhasilan yang besar,’’ tutur Elvi.


Elvi menambahkan, insya Allah kedepan, sekolah yang dipimpinnya ini,  akan terus meningkatkan prestasi yang dicapai, dengan membina sepuluh sekolah yang ada di kota Pekanbaru dan membuat inovasi-inovasi baru dalam mempersiapkan diri menuju sekolah Adiwiyata Mandiri, pungkasnya.(jun).












EmoticonEmoticon