Sebarkan Informasi Terupdate

Thursday, 19 May 2022

Eintracht Frankfurt akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Rangers di final.

| Thursday, 19 May 2022

 Frankfurt yang tampil menawan di Liga Europa musim ini pada akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Rangers di final.

















Eintracht Frankfurt merayakan gelar Eropa pertamanya setelah 42 tahun seusai mengalahkan Rangers lewat drama adu penalti di final, Kamis (19/5) dini hari WIB tadi.

Di pertandingan yang digelar di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan semalam, Rangers mampu unggul terlebih dahulu melalui gol Joe Aribo di menit ke-57, namun Frankfurt bisa menyamakannya berkat Rafael Borre 12 menit berselang.

Kedudukan sama kuat 1-1 berlanjut hingga babak tambahan sebelum partai ini harus ditentukan via adu penalti, di mana Rangers pada akhirnya takluk setelah Aaron Ramsey menjadi satu-satunya algojo yang gagal sebagaimana semua pemain Frankfurt menuntaskan tugasnya.

Catatan Menarik Dari Pertandingan

Pada 2008, Allan McGregor melewatkan partai Rangers di final Piala UEFA melawan Zenit karena cedera. Dan selang 14 tahun kemudian, dia melakukan penyelamatan lebih banyak ketimbang kiper lain di Liga Europa 2021/22.

Tak berhenti di situ, kiper veteran Rangers McGregor juga menjadi sosok 40 tahun pertama yang bermain di final Liga Europa.

Aribo mencetak gol pembuka Rangers di pertandingan ini, dan itu adalah lesakan pertamanya di kompetisi kasta kedua Eropa. Ia pun menjadi pemain Nigeria kedua yang mampu mengoyak gawang lawan di final kompetisi Eropa setelah Alex Iwobi vs Chelsea pada 2019.

Menyusul gol penyamanya, Rafael Borre sekarang telah terlibat dalam terciptanya gol Frankfurt di empat penampilan terakhirnya di Eropa; dengan rincian satu gol vs Barcelona (leg kedua perempat-final), assist vs West Ham (leg pertama semi-final), gol vs West Ham (leg kedua semi-final) dan gol vs Rangers (final).

Frankfurt menjadi juara Liga Europa/Piala UEFA untuk kali pertama setelah 42 tahun. Terakhir kali mereka meraih trofi ini adalah pada gelaran 1979/80 silam.


Waktu itu, Frankfurt keluar sebagai juara setelah mengalahkan sesama klub Jerman Borussia Monchengladbach berkat aturan gol tandang.

Di musim ini, anak asuh Oliver Glasner memang layak menjadi pemenang lantaran mereka tidak terkalahkan sampai final, bahkan menumbangkan raksasa Spanyol Barcelona.

Related Posts

No comments:

Post a Comment